Jumat, 12 Maret 2021

Vaksin Novavax 96 Persen Efektif Tangkal Corona, 86 Persen Lawan B117

  Vaksin COVID-19 yang dikembangkan perusahaan Novavax terbukti 86 persen efektif mengatasi varian baru virus Corona Inggris. Tak hanya itu, vaksin ini juga 96 persen efektif mencegah infeksi yang disebabkan varian virus Corona yang asli.

Hasil tersebut diketahui dalam uji klinis tahap akhir yang dilakukan di Inggris.


Dikutip dari Reuters, dari data gabungan orang yang terinfeksi kedua varian virus Corona mengungkap, vaksin Novavax ini secara keseluruhan 90 persen efektif.


Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa tidak ada penyakit parah atau kasus kematian pada relawan yang menerima suntikan vaksin Novavax. Relawan yang ikut serta dalam uji coba di Inggris tersebut mencapai lebih dari 15 ribu orang, yang terdiri dari usia 18-84 tahun.


Sementara itu, dalam uji coba yang skalanya lebih kecil di Afrika Selatan, efikasi vaksin Novavax ini hanya mencapai 55 persen. Tetapi, angka tersebut masih memenuhi syarat untuk mencegah penyebaran penyakit dan kematian akibat COVID-19.


Namun, efektivitas Novavax dalam uji coba di Afrika Selatan ini menurun menjadi sekitar 49 persen, saat hasil analisis menyertakan data dari relawan yang terpapar COVID-19 dan dinyatakan positif HIV.


Dengan data efikasi ini, vaksin Novavax akan mengajukan otorisasi izin penggunaan darurat di berbagai negara. Tetapi, mungkin bisa membutuhkan waktu yang lebih lama jika regulator meminta data uji coba yang sedang berlangsung di Amerika Serikat (AS), yang kemungkinan baru bisa didapat awal bulan April.


"Pada akhirnya, mereka harus memutuskan apakah data yang dapat kami bawa ke meja sudah memadai atau apakah mereka memilih menunggu data dari studi kami di Amerika Serikat," kata Kepala Petugas Medis Novavax Filip Dubovsky.

https://indomovie28.net/movies/a-perfect-day-4/


Tak Percaya Corona, Pria Ini Tertular-Divonis Butuh Bantuan Oksigen Seumur Hidup


Tak percaya COVID-19 nyata, pria ini berakhir dirawat di rumah sakit dan divonis dokter akan membutuhkan bantuan oksigen seumur hidupnya. Adalah Paul Russell yang percaya COVID-19 hanyalah akal-akalan politik dan akan segera hilang usai pemilu di AS berakhir.

Bak kena batunya, sejak November lalu ia menghabiskan masa-masa perawatan di rumah sakit. Pria yang bekerja sebagai pengemudi truk itu kini hanya bisa berbaring di ranjang RS dan menerima kondisinya tak akan benar-benar kembali pulih.


"Saya akan menggunakan oksigen selama sisa hidup saya, menurut dokter saya," curhatnya, dikutip dari Daily Star.


Ia pun menyesal sempat begitu konyol, berpikir COVID-19 akan hilang sehari setelah pemilu AS berlangsung.


"Sebelum saya terjangkit virus, saya adalah salah satu orang bodoh yang mengira virus itu akan hilang sehari setelah pemilihan (pemilu AS). Saya adalah salah satu ahli teori konspirasi itu," sebut Paul.


Semua pikiran Paul soal COVID-19 berubah usai dirinya terinfeksi di November lalu dalam perjalanan ke Florida.


"Awalnya saya tidak tahu apakah saya terinfeksi COVID-19 atau apa. Namun, teman saya mengatakan kepada saya bahwa kondisi saya tidak terlihat sangat baik sama sekali," bebernya.


Saat menjalani perawatan intensif di rumah sakit, dirinya mengaku sempat putus asa dan berpikir tak akan selamat melawan COVID-19. Di malam masa kritisnya, ia sampai bermimpi sudah dijemput ayahnya, yang meninggal dunia tiga tahun lalu.


"Itu adalah malam saya mendapat kunjungan dari ayah saya," tambahnya.


Mengeluhkan gejala COVID-19 tak biasa

Pemindaian paru-paru Paul menunjukkan jaringan parut yang parah. Paulus menceritakan dirinya juga mengalami rasa sakit yang terus-menerus di beberapa bagian tubuhnya yang berbeda.


Ia pun kerap pusing dan jantungnya berdebar kencang ketika bangun untuk melakukan apapun.


Bahkan, saat mandi, detak jantungnya meningkat menjadi 128 detak per menit, detak jantung seperti olahraga berat pada orang sehat berusia 63 tahun.


Dirinya juga mengeluhkan gejala COVID-19 toes. "Bagian bawah kakiku pecah-pecah, dan rasanya seperti berjalan di atas jarum."

https://indomovie28.net/movies/a-perfect-day-3/

Vaksin Pfizer Diklaim Efektif 94 Persen Cegah OTG, Bisa Lawan Corona B117

 - Vaksin Corona Pfizer diklaim efektif 94 persen mencegah kasus COVID-19 tanpa gejala. Berdasarkan analisis terbaru di Israel, vaksin ini juga disebut 97 persen efektif mencegah simptomatik, gejala COVID-19 parah, hingga kematian akibat COVID-19.

Laporan baru yang dicatat sejalan dengan data uji klinis tahap akhir Desember lalu, saat Pfizer menunjukkan efikasi 95 persen. Analisis baru ini juga menjawab efektivitas vaksin pada Corona B117 yang belakangan dikhawatirkan.


Lebih dari 80 persen spesimen yang diuji saat analisis dilakukan adalah varian Corona B117. Namun, hanya ada sedikit kasus varian Corona Afrika Selatan B1351 di Israel, sehingga para peneliti tak bisa mengevaluasi efektivitas vaksin terhadap 'varian raja' ini.


Israel menjadi salah satu negara yang terdepan dalam melakukan program vaksinasi, terlebih jumlah populasi mereka cukup tinggi. Hingga Rabu pekan ini, sekitar 55 persen dari 9 juta penduduk Israel sudah menerima dosis pertama vaksin Corona Pfizer-BioNTech.


Sementara 43 persen di antaranya telah menerima kedua dosis vaksin tersebut.


Hasil vaksinasi

"Sejak puncak pertengahan Januari, kasus kematian Corona di Israel telah mengalami penyusutan hingga 71 persen, kasus COVID-19 menurun 55 persen, pasien kritis menurun 45 persen," jelas Eran Segal, seorang ilmuwan data di Institut Sains Weizmann, dikutip dari Reuters.


Pada hari Rabu, 2.802 warga Israel dinyatakan positif Corona, atau 2,9 persen dari hampir 99.000 tes yang dilakukan.


Menurut analisis, orang yang tidak divaksinasi 44 kali lebih mungkin mengembangkan gejala COVID-19 dan 29 kali lebih mungkin meninggal akibat COVID-19 daripada mereka yang telah menerima vaksin.


Demikian data yang dikumpulkan dari 17 Januari hingga 6 Maret tetapi belum peer reviewed.


Kementerian Kesehatan Israel sebelumnya menemukan bahwa vaksin Corona Pfizer yang dikembangkan dengan perusahaan BioNTech Jerman mampu mengurangi kasus COVID-19, termasuk dalam kasus tanpa gejala hingga 89,4 persen, dan efektif mencegah gejala COVID-19 sebesar 93,7 persen, tercantum dalam data yang dikumpulkan dari 17 Januari hingga 6 Februari.


Namun, Pfizer tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang analisisnya terhadap infeksi tanpa gejala.

https://indomovie28.net/movies/a-perfect-day-2/


Vaksin Novavax 96 Persen Efektif Tangkal Corona, 86 Persen Lawan B117


 Vaksin COVID-19 yang dikembangkan perusahaan Novavax terbukti 86 persen efektif mengatasi varian baru virus Corona Inggris. Tak hanya itu, vaksin ini juga 96 persen efektif mencegah infeksi yang disebabkan varian virus Corona yang asli.

Hasil tersebut diketahui dalam uji klinis tahap akhir yang dilakukan di Inggris.


Dikutip dari Reuters, dari data gabungan orang yang terinfeksi kedua varian virus Corona mengungkap, vaksin Novavax ini secara keseluruhan 90 persen efektif.


Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa tidak ada penyakit parah atau kasus kematian pada relawan yang menerima suntikan vaksin Novavax. Relawan yang ikut serta dalam uji coba di Inggris tersebut mencapai lebih dari 15 ribu orang, yang terdiri dari usia 18-84 tahun.


Sementara itu, dalam uji coba yang skalanya lebih kecil di Afrika Selatan, efikasi vaksin Novavax ini hanya mencapai 55 persen. Tetapi, angka tersebut masih memenuhi syarat untuk mencegah penyebaran penyakit dan kematian akibat COVID-19.


Namun, efektivitas Novavax dalam uji coba di Afrika Selatan ini menurun menjadi sekitar 49 persen, saat hasil analisis menyertakan data dari relawan yang terpapar COVID-19 dan dinyatakan positif HIV.


Dengan data efikasi ini, vaksin Novavax akan mengajukan otorisasi izin penggunaan darurat di berbagai negara. Tetapi, mungkin bisa membutuhkan waktu yang lebih lama jika regulator meminta data uji coba yang sedang berlangsung di Amerika Serikat (AS), yang kemungkinan baru bisa didapat awal bulan April.


"Pada akhirnya, mereka harus memutuskan apakah data yang dapat kami bawa ke meja sudah memadai atau apakah mereka memilih menunggu data dari studi kami di Amerika Serikat," kata Kepala Petugas Medis Novavax Filip Dubovsky.

https://indomovie28.net/movies/a-perfect-day/