Kamis, 18 Februari 2021

Sejarah Cheetos hingga Lays yang Sebentar Lagi Hilang di Pasaran

 PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk baru saja memborong seluruh saham PT Indofood Fritolay Makmur (IFL) yang awalnya dimiliki Fritolay Netherland Holding B.V., afiliasi dari PepsiCo Inc. Alhasil, beberapa merek snack akan hilang di pasaran.

Dengan begitu, baik Frito-Lay, PepsiCo maupun pihak afiliasi lainnya dilarang memproduksi, mengemas, menjual, memasarkan atau mendistribusikan produk makanan ringan apapun di Indonesia. Beberapa produk makanan ringan yang biasa diproduksi afiliasi Fritolay dan PepsiCo di Indonesia terdiri dari Lays, Doritos, dan Cheetos. Ketiga merek ini tidak hanya terkenal di Indonesia tapi nyaris di seluruh pasar dunia.


Lalu, bagaimana sih sejarah ketiga merek itu hingga akhirnya bisa mendunia seperti sekarang?


Lays


Keripik kentang Lays sudah ada sejak sekitar 75 tahun lalu. Dikutip dari Insider, Kamis (18/2/2021), Lays pertama kali dipasarkan oleh Herman W. Lay pada sekitar tahun 1930-an. Saat itu, Herman yang berprofesi sebagai salesman, menjual Lays berkeliling menggunakan mobilnya di sekitaran wilayah Nashville, Tennessee, AS.


Beberapa tahun kemudian, Herman membangun perusahaan keripiknya. Namun, di saat yang bersamaan, muncul pesaing Lays yang kemudian dikenal sebagai Fritos. Setelah bersaing hampir 30 tahun, Lays dan Fritos bergabung membentuk Frito-Lay tepatnya pada tahun 1961.


Empat tahun kemudian, perusahaan gabungan itu bergabung dengan Pepsi-Cola dan membentuk PepsiCo.


Lays lalu hadir dengan 8 rasa khas Amerika. Lalu, perlahan merek camilan ini meluas ke berbagai negara. Rasa-rasanya pun semakin beragam. Di India misalnya ada Lays rasa Magic Masala dan di Thailand ada rasa Ayam Kemangi dan Kari Kepiting. Bila ditotal, Lays punya 200 pilihan rasa di seluruh dunia.


Doritos


Sama-sama produksi Frito-Lay, tapi Doritos yang merupakan keripik tortilla ini baru dipasarkan secara komersial sekitar tahun 1964.


Dikutip dari Huffpost, Doritos dengan cepat menjadi populer di California Selatan dan pada tahun 1966 tersedia di seluruh California.

https://movieon28.com/movies/hidden-wrath/


Pada 1967, Doritos hadir dengan rasa baru yaitu rasa bumbu taco dan pada 1972 muncul lagi rasa baru yaitu rasa keju nacho yang paling populer sepanjang masa.


Ada desas-desus yang menyebut bahwa Doritos pertama kali muncul di Disneyland pada awal 1960-an, di bekas restoran bernama Casa de Fritos. Frito-Lay memang pemilik tempat itu, tetapi makanannya dipasok oleh makanan Meksiko setempat.


Di restoran itu, para pekerja dan pemasok lokalnya mendapat ide untuk memanfaatkan tortila yang tak terpakai. Mereka menggoreng tortilla yang biasanya dibuang itu jadi keripik dan menjualnya kepada tamu. Kripik itu menjadi hits di sana. Eksekutif Frito-Lay pun langsung mencatat resep itu yang kemudian dikenal menjadi Doritos.


Namun, desas-desus itu tidak bisa dipastikan kebenarannya. Bahkan Frito-Lay sendiri pun tak yakin dengan cerita itu.


Kini, Doritos punya sekitar 17 pilihan rasa. Di Indonesia, Doritos hanya tersedia 3 rasa saja yakni Doritos Barbeque, Nacho Cheese, dan Roasted Corn.


Cheetos


Cheetos ditemukan pada tahun 1948 oleh pendiri Fritos yakni Charles Elmer Doolin di Dallas, Texas. Doolin akhirnya bermitra dengan Herman W.Lay (pencetus merek Lays) untuk memproduksi Cheetos secara nasional serta produk kentang lainnya bernama Fritatos.


Cheetos terbukti sangat sukses diterima di masyarakat, akhirnya Doolin dan Herman Lay menggabungkan dua perusahaan mereka dan membentuk Frito-Lay Inc.


Seluruh makanan ringan Frito-Lay Inc itu akhirnya dimiliki oleh PepsiCo.


Produk Cheetos pertama yang dirilis adalah Crunchy Cheetos. Kemudian, pada tahun 1971 barulah muncul produk Cheetos lainnya yakni Cheetos Puffs.


Dari berbagai varian rasa yang dikeluarkan Cheetos, beberapa di antaranya jadi begitu populer. Salah satunya rasa Flamin Hot Cheetos yang sukses besar sejak pertama kali dirilis pada awal 1990-an lalu.


Kini, Cheetos punya sekitar 35 pilihan rasa. Di Indonesia, hanya ada 5 varian rasa yaitu Cheetos Net BBQ Flavor, Grilled Chicken Flavor, Roast Corn Flavor, Cheetos Puffs Cheddar Cheese Flavor, dan Cheetos Puffs BBQ Steak Flavor.

https://movieon28.com/movies/my-girlfriend-2/

Sebaran 9.039 Kasus Baru COVID-19: Jabar Tertinggi, DKI 373 Kasus

 Pemerintah melaporkan penambahan 9.039 kasus baru COVID-19 yang terkonfirmasi pada hari Kamis (18/2/2021). Total pasien terkonfirmasi saat ini 1.252.685 kasus COVID-19.

Jawa Barat menjadi provinsi dengan penambahan kasus COVID-19 tertinggi yakni 4.420, disusul Jawa Tengah dengan 676 kasus, dan Jawa Timur sebanyak 559 kasus.


Detail perkembangan virus Corona Kamis (18/2/2021), adalah sebagai berikut:


Kasus positif bertambah 9.039 menjadi 1.252.685

Pasien sembuh bertambah 10.546 menjadi 1.058.222

Pasien meninggal bertambah 181 menjadi 33.969.

Tercatat sebanyak 24.248 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 82.444.


Sebaran 9.039 kasus baru Corona di Indonesia pada Kamis (18/2/2021).


Jawa Barat: 4.420 kasus

Jawa Tengah: 676 kasus

Jawa Timur: 559 kasus

Kalimantan Timur: 518 kasus

DKI Jakarta: 373 kasus

Bali: 306 kasus

Sulawesi Selatan: 273 kasus

DI Yogyakarta: 255 kasus

Nusa Tenggara Timur: 224 kasus

Bangka Belitung: 127 kasus

Kalimantan Selatan: 120 kasus

Kalimantan Utara: 120 kasus

Sumatera Barat: 112 kasus

Riau: 109 kasus

Sumatera Utara: 99 kasus

Sulawesi Tengah: 93 kasus

Banten: 86 kasus

Kalimantan Tengah: 86 kasus

Lampung: 75 kasus

Jambi: 55 kasus

Sumatera Selatan: 44 kasus

Nusa Tenggara Barat: 38 kasus

Papua: 33 kasus

Aceh: 32 kasus

Kalimantan Barat: 32 kasus

Sulawesi Barat: 31 kasus

Sulawesi Tenggara: 28 kasus

Sulawesi Utara: 27 kasus

Kepulauan Riau: 25 kasus

Papua Barat: 25 kasus

Maluku: 19 kasus

Gorontalo: 10 kasus

Bengkulu: 5 kasus

Maluku Utara: 4 kasus.

https://movieon28.com/movies/training-a-snob/


Sejarah Cheetos hingga Lays yang Sebentar Lagi Hilang di Pasaran


 PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk baru saja memborong seluruh saham PT Indofood Fritolay Makmur (IFL) yang awalnya dimiliki Fritolay Netherland Holding B.V., afiliasi dari PepsiCo Inc. Alhasil, beberapa merek snack akan hilang di pasaran.

Dengan begitu, baik Frito-Lay, PepsiCo maupun pihak afiliasi lainnya dilarang memproduksi, mengemas, menjual, memasarkan atau mendistribusikan produk makanan ringan apapun di Indonesia. Beberapa produk makanan ringan yang biasa diproduksi afiliasi Fritolay dan PepsiCo di Indonesia terdiri dari Lays, Doritos, dan Cheetos. Ketiga merek ini tidak hanya terkenal di Indonesia tapi nyaris di seluruh pasar dunia.


Lalu, bagaimana sih sejarah ketiga merek itu hingga akhirnya bisa mendunia seperti sekarang?


Lays


Keripik kentang Lays sudah ada sejak sekitar 75 tahun lalu. Dikutip dari Insider, Kamis (18/2/2021), Lays pertama kali dipasarkan oleh Herman W. Lay pada sekitar tahun 1930-an. Saat itu, Herman yang berprofesi sebagai salesman, menjual Lays berkeliling menggunakan mobilnya di sekitaran wilayah Nashville, Tennessee, AS.


Beberapa tahun kemudian, Herman membangun perusahaan keripiknya. Namun, di saat yang bersamaan, muncul pesaing Lays yang kemudian dikenal sebagai Fritos. Setelah bersaing hampir 30 tahun, Lays dan Fritos bergabung membentuk Frito-Lay tepatnya pada tahun 1961.


Empat tahun kemudian, perusahaan gabungan itu bergabung dengan Pepsi-Cola dan membentuk PepsiCo.


Lays lalu hadir dengan 8 rasa khas Amerika. Lalu, perlahan merek camilan ini meluas ke berbagai negara. Rasa-rasanya pun semakin beragam. Di India misalnya ada Lays rasa Magic Masala dan di Thailand ada rasa Ayam Kemangi dan Kari Kepiting. Bila ditotal, Lays punya 200 pilihan rasa di seluruh dunia.

https://movieon28.com/movies/free-state-of-jones/