Selasa, 16 Februari 2021

Google Akhirnya Update Aplikasi di iOS

 Sejak Desember 2020 lalu Google belum memperbarui aplikasi utamanya di iOS, dan kini akhirnya mereka merilis pembaruan untuk aplikasi YouTube di iOS yang berisi perbaikan bug.

Spekulasi yang beredar menyebutkan kalau Google tak memperbarui aplikasi di iOS terkait aturan privasi baru yang diterapkan Apple. Meski Google sudah menepis tudingan ini, namun mereka baru kali ini memperbarui aplikasinya di iOS sejak Desember 2020 lalu.


Google pun sempat memposting tulisan lewat blognya, yang menyebut mereka akan memberikan label privasi pada aplikasinya saat mereka merilis pembaruan untuk aplikasi seperti Gmail, Docs, Search, Photos, dan sebagainya.


"Saat nanti aplikasi Google di iOS diperbarui dengan fitur baru atau perbaikan bug, anda akan melihat pembaruan pada laman aplikasi kami yang dilengkapi App Privacy Details yang baru," tulis Google.


"Label ini akan merepresentasikan kategori data maksimal yang akan dikumpulkan, artinya jika anda menggunakan semua fitur dan layanan yang ada di aplikasi tersebut. Data yang anda berikan ke Google akan memberikan layanan yang berguna untuk anda, dan anda bisa selalu mengontrol privasi anda dengan mengunjungi Google Account atau melihat dalam aplikasi di iOS," tambah Google.


Seperti diketahui, Apple mewajibkan pembuat aplikasi untuk memberikan label privasi pada aplikasi buatannya. Aturan baru ini diterapkan pada 14 Desember lalu, sebelum Google sempat memperbarui aplikasi iOS-nya.


Dalam aturan tersebut Apple juga mewajibkan pembuat aplikasi untuk mengungkap seberapa banyak data pengguna yang dikumpulkan, dan bagaimana mereka mengatur data tersebut.


Namun untuk aplikasi Google lain seperti Stadia, Authenticator, Translate, dan Classroom saat ini sudah mendapat pembaruan di iOS, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Senin (15/2/2021).


Namun untuk aplikasi utamanya memang belum ada pembaruan sama sekali. Bahkan sejumlah pengguna iOS sudah mendapat notifikasi yang menyebut aplikasi mereka sudah ketinggalan karena tak mendapat pembaruan dalam dua bulan terakhir.


Pesan tersebut memang saat ini sudah dihapus oleh Google, namun mereka tetap belum memberikan pembaruan aplikasinya. Jika dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, tidak adanya pembaruan ini memang terlihat seperti sebuah anomali.


Aplikasi Gmail misalnya, pada periode yang sama tahun sebelumnya sudah diperbarui lima kali. Sementara untuk tahun ini belum ada pembaruan sama sekali, dan aplikasi tersebut sudah diperbarui empat kali di Android.


Hal serupa juga ditemukan di aplikasi lain seperti Google Maps, Search, Chrome, Drive, Docs, Sheets, Photos, Keep, Duo, dan Home.

https://maymovie98.com/movies/el-camino-a-breaking-bad-movie/


Elon Musk Ajak Ngobrol Vladimir Putin di Clubhouse


 Elon Musk mengundang Presiden Rusia Vladimir Putin untuk ngobrol melalui aplikasi Clubhouse. Ajakan CEO Tesla dan Space X itu disampaikan lewat postingan di Twitternya.

"Apakah Anda ingin bergabung dengan saya untuk percakapan di Clubhouse?" tulisnya.


Dalam tweet lanjutan, orang terkaya di dunia itu menuliskan dalam bahasa Rusia: "Merupakan kehormatan besar untuk berbicara dengan Anda."


Hingga kini, tidak ada jawaban atas permintaan Musk dari akun resmi kepresidenan Kremlin. Tidak jelas apakah Putin tertarik untuk berbicara dengan miliarder teknologi tersebut.


Musk telah menjadi salah satu pendukung aplikasi media sosial berbasis audio-chat ini. Bulan lalu dia mengadakan perbincangan di Clubhouse tentang fenomena Gamestop dengan CEO aplikasi investasi Robinhood, Vladimir Tenev.


Berkat Musk, popularitas Clubhouse langsung melesat di seluruh dunia. Padahal aplikasi ini sudah hadir sejak Maret 2020.


Lantaran itu pula, Facebook tidak mau tinggal diam. Mereka dilaporkan tengah menyiapkan pesaing Clubhouse.


Namun hal tersebut tidaklah mengejutkan. Perusahaan besutanMark Zuckerberginidikenal tidak segan-segan membuat tiruan dari aplikasi lain yang populer. Atauterkadanglangsung membeli perusahaan lain seperti WhatsApp, Instagram dan Oculus.


Ingin mengetahui Clubhouse lebih jauh? Simak obrilan di Podcast Obat Gaptek berikut ini:

https://maymovie98.com/movies/duka-sedalam-cinta/


Pembelaan Penimbun PS5: Kami Cuma Perantara

 Calon pembeli PlayStation 5 (PS5) yang selalu kehabisan stok konsol baru Sony tersebut mungkin saat ini punya satu musuh besar, yaitu penimbun PS5 yang menjual kembali konsol tersebut dengan harga tinggi.

Namun mereka, atau setidaknya salah seorang dari mereka, ternyata tidak merasa bersalah karena menimbun PS5, dan menganggap praktik penimbunan tersebut adalah industri yang sangat berharga.


Dilansir Forbes, Senin (15/2/2021), seorang penimbun PS5 bernama Jordan menyuarakan kekecewaannya itu, yaitu kenapa 'profesi' mereka selalu dijelek-jelekkan.


Jordan adalah pendiri sebuah komunitas di Inggris yang memberikan akses pada bot untuk anggotanya yang membayar. Bot ini bisa dipakai untuk membeli produk secara online, dalam hal ini tentu produk yang langka dan cepat habis stoknya. Tujuannya apalagi selain bisa menjual kembali produk tersebut dengan harga yang sangat tinggi.


Ia pun merasa apa yang dilakukannya ini hanyalah menjadi seorang perantara untuk produk yang jumlahnya terbatas.


"Sangat banyak pemberitaan buruk terhadap industri yang sangat berharga ini, dan saya tidak merasa ini sebuah justifikasi, karena yang kami lakukan ini hanya menjadi perantara untuk produk yang kuantitasnya terbatas," ungkap Jordan.


Jordan mengaku bisa membeli 25 PS5 selama Januari dengan menggunakan bot tersebut, dan menjualnya kembali dengan harga 700 poundsterling per unit, alias keuntungannya mencapai 250 poundsterling per unit (harga PS5 di inggris adalah 450 poundsterling).


Praktik penimbunan ini menurut Jordan tak ada bedanya dengan peternak yang menjual susu ke supermarket. Dan menurutnya hampir di setiap bisnis selalu ada perantara.


"Misalnya Tesco (jaringan supermarket) membeli susu dari peternak seharga 26 pence per liter dan menjualnya kembali dengan harga 70 pence per liter. Tak ada yang mengkomplain hal itu," tambahnya.


Meski mungkin itu adalah perbandingan yang (terlihat) pas, ada satu hal penting yang dilupakan Jordan. Pasukan bot Jordan memborong habis semua stok konsol PS5 yang ada di toko online, alhasil tak ada pembeli biasa yang bisa membeli PS5 dari toko tersebut.

https://maymovie98.com/movies/black-christmas/


Google Akhirnya Update Aplikasi di iOS


Sejak Desember 2020 lalu Google belum memperbarui aplikasi utamanya di iOS, dan kini akhirnya mereka merilis pembaruan untuk aplikasi YouTube di iOS yang berisi perbaikan bug.

Spekulasi yang beredar menyebutkan kalau Google tak memperbarui aplikasi di iOS terkait aturan privasi baru yang diterapkan Apple. Meski Google sudah menepis tudingan ini, namun mereka baru kali ini memperbarui aplikasinya di iOS sejak Desember 2020 lalu.


Google pun sempat memposting tulisan lewat blognya, yang menyebut mereka akan memberikan label privasi pada aplikasinya saat mereka merilis pembaruan untuk aplikasi seperti Gmail, Docs, Search, Photos, dan sebagainya.


"Saat nanti aplikasi Google di iOS diperbarui dengan fitur baru atau perbaikan bug, anda akan melihat pembaruan pada laman aplikasi kami yang dilengkapi App Privacy Details yang baru," tulis Google.


"Label ini akan merepresentasikan kategori data maksimal yang akan dikumpulkan, artinya jika anda menggunakan semua fitur dan layanan yang ada di aplikasi tersebut. Data yang anda berikan ke Google akan memberikan layanan yang berguna untuk anda, dan anda bisa selalu mengontrol privasi anda dengan mengunjungi Google Account atau melihat dalam aplikasi di iOS," tambah Google.


Seperti diketahui, Apple mewajibkan pembuat aplikasi untuk memberikan label privasi pada aplikasi buatannya. Aturan baru ini diterapkan pada 14 Desember lalu, sebelum Google sempat memperbarui aplikasi iOS-nya.


Dalam aturan tersebut Apple juga mewajibkan pembuat aplikasi untuk mengungkap seberapa banyak data pengguna yang dikumpulkan, dan bagaimana mereka mengatur data tersebut.


Namun untuk aplikasi Google lain seperti Stadia, Authenticator, Translate, dan Classroom saat ini sudah mendapat pembaruan di iOS, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Senin (15/2/2021).

https://maymovie98.com/movies/the-left-ear/