Selasa, 26 Januari 2021

Jangan Dekatkan iPhone 12 dengan Alat Pacu Jantung, Pokoknya Jangan!

 Sejak diluncurkan pada Oktober tahun lalu, Apple sudah mengetahui bahwa lini iPhone 12 dan aksesoris MagSafe bisa mengganggu fungsi peralatan medis seperti alat pacu jantung dan defribillator. Kini Apple memberikan informasi tambahan tentang hal tersebut.

Dalam dokumen dukungan terbaru, Apple menjelaskan bahwa iPhone 12 memiliki magnet serta komponen dan radio yang memancarkan medan elektromagnetik. Semua aksesoris MagSafe juga memiliki magnet, dan charger wireless MagSafe dan MagSafe Duo juga memiliki radio.


Menurut Apple, magnet dan medan elektromagnetik tersebut bisa mengganggu peralatan medis yang dipasang di dalam tubuh. Karena itu, Apple menyarankan pengguna untuk menjauhkan iPhone 12 mereka dari peralatan tersebut.


"Peralatan medis seperti alat pacu jantung dan defribillator yang dipasang mungkin mengandung sensor yang merespon terhadap magnet dan radio dalam kontak dekat," tulis Apple dalam dokumen tersebut, seperti dikutip dari Gizmodo, Senin (25/1/2021).


"Untuk menghindari kemungkinan interaksi dengan perangkat ini, jaga jarak aman iPhone dan MagSafe dari peralatan Anda (lebih dari 6 inch/15 cm atau lebih dari 12 inch/30 cm jika sedang mengisi daya secara wireless)," sambungnya.


Apple juga meminta pengguna iPhone 12 untuk berkonsultasi dengan dokter dan pembuat alat medis tentang informasi seputar alat tersebut. Pengguna juga harus bertanya apakah mereka harus menjaga jarak antara alat medisnya dengan iPhone atau aksesoris MagSafe.


Defribillator adalah alat yang bisa memulihkan detak jantung seseorang agar kembali normal dengan mengirimkan denyut atau sengatan listrik ke jantung. Alat ini juga bisa membantu jantung berdetak lagi jika tiba-tiba berhenti.


Sedangkan alat pacu jantung atau pacemaker menggunakan denyut listrik untuk membantu jantung berdetak dengan kecepatan dan ritme yang normal, serta membantu bilik jantung berdetak secara sinkron agar bisa memompa darah secara efisien.


iPhone 12 yang memiliki lingkaran magnet di bagian belakangnya memang diakui Apple mempunyai lebih banyak magnet dibandingkan iPhone sebelumnya. Tapi magnet ini tidak diperkirakan bisa menimbulkan risiko gangguan yang lebih besar terhadap peralatan medis daripada model sebelumnya.


Isu gangguan yang ditimbulkan iPhone 12 dan aksesoris MagSafe terhadap peralatan medis pertama kali dibahas oleh studi yang diterbitkan di Heart Rhythm Journal. Studi yang dilakukan Henry Ford Heart dan Vascular Institute tersebut menemukan bukti bahwa iPhone 12 bisa mengganggu fungsi defribillator cardioverter implan (ICD).


Riset tersebut mengatakan bahwa saat iPhone 12 ditaruh di dekat perangkat medis yang dekat dengan jantung pasien, perangkat tersebut akan langsung berhenti berfungsi.


Tapi ICD memang bisa dengan mudah dimatikan dan diaktifkan dengan perangkat lain yang memancarkan medan magnet, termasuk jam tangan pintar Fitbit atau vape.

https://trimay98.com/movies/open-sisters/


Chip 3nm Samsung Bakal Dibuat di AS?


 Samsung tengah mempertimbangkan untuk menggelontorkan dana sebesar USD 10 miliar untuk membangun pabrik chip di Austin, Texas, Amerika Serikat.

Di pabrik tersebut nantinya bakal diproduksi prosesor 3nm, dan bakal menjadi pabrik ketiga Samsung yang bisa memproduksi chip dengan teknologi extreme ultraviolet lithography.


Jika lancar, pembangunan pabriknya bisa dimulai pada tahun ini, dan mulai beroperasi setidaknya pada 2023, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Senin (25/1/2021).


Sebuah pabrik canggih di AS bakal memberikan Samsung posisi lebih baik untuk mendapatkan kontrak dari perusahaan asal AS, terutama di tengah tensi perdagangan yang masih tinggi antara AS dan China.


Tak cuma itu, pabrik ini bakal memberikan posisi lebih baik bagi Samsung untuk berkompetisi dengan TSMC, yang saat ini mendapat kontrak pembuatan chip dari Apple.

https://trimay98.com/movies/the-exclusive-beat-the-devils-tattoo/


Penerus Exynos 2100 Bakal Pakai GPU AMD

 Setelah beberapa waktu lalu diberitakan bakal menggandeng AMD, kini Samsung memastikan kalau mereka bakal menggunakan GPU dari AMD di produk flagship selanjutnya.

Hal ini dipastikan Presiden System LSI Business Samsung Inyup Kang saat peluncuran Exynos 2100, yang memastikan kalau produk flagship selanjutnya bakal menggunakan GPU dari AMD.


Sayangnya ia tak memastikan apakah GPU AMD itu bakal dipakai di ponsel flagship selanjutnya atau bakal terintegrasi di system on a chip (SoC) flagship Samsung yang selanjutnya. Ia pun tak memastikan kapan tanggal pasti kehadiran GPU AMD itu.


Namun kini muncul bocoran dari Ice Universe yang sejalan dengan pernyataan Kang tersebut. Menurut bocoran ini kolaborasi antara Samsung dan AMD itu akan terjadi pada Q2 atau Q2 2021.


GPU AMD itu juga disebutnya bakal terintegrasi di SoC Exynos 2xxx dan Exynos 1xxx, demikian dikutip detikINET dari Phone Arena, Senin (25/1/2021).


"Kita akan melihat Samsung meluncurkan Samsung x AMD GPU di kuartal kedua atau ketiga 2021, yang bakal dipakai di Exynos 2xxx selanjutnya dan Exynos 1xxx selanjutnya, Samsung mungkin mengubah waktu peluncuran prosesor baru ini," ujar @IceUniverse di akun Twitter-nya.


Jika benar, maka peluncuran ini lebih cepat dibanding rumor sebelumnya yang menyebut GPU custom itu baru akan dirilis pada 2022. Meski tak terlalu spesifik, bisa diasumsikan kalau chip tersebut bakal dipakai di ponsel flagship Samsung selanjutnya, mungkin Galaxy Z Fold 3.


Sebelumnya diberitakan, Samsung disebut bakal berkolaborasi dengan AMD dan ARM untuk membuat CPU custom untuk lini prosesor Exynos-nya. Bantuan ini diharapkan bisa membantu Exynos bersaing dengan Qualcomm.


Untuk sisi CPU, Exynos 2100 sendiri di atas kertas punya spesifikasi lebih tinggi dibanding Snapdragon 888. SoC ini punya satu core ARM Cortex X1 dengan kecepatan mencapai 2,9GHz, dan tiga core Cortex-A78 serta empat core Cortex A-55.


Snapdragon 888 besutan Qualcomm sebenarnya punya arsitektur yang serupa namun dengan kecepatan yang lebih rendah. Namun dari sisi GPU, Snapdragon 888 mempunyai Adreno 660 yang lebih kencang dibanding Mali G78 yang dipakai di Exynos 2100.

https://trimay98.com/movies/the-guest/


Jangan Dekatkan iPhone 12 dengan Alat Pacu Jantung, Pokoknya Jangan!


Sejak diluncurkan pada Oktober tahun lalu, Apple sudah mengetahui bahwa lini iPhone 12 dan aksesoris MagSafe bisa mengganggu fungsi peralatan medis seperti alat pacu jantung dan defribillator. Kini Apple memberikan informasi tambahan tentang hal tersebut.

Dalam dokumen dukungan terbaru, Apple menjelaskan bahwa iPhone 12 memiliki magnet serta komponen dan radio yang memancarkan medan elektromagnetik. Semua aksesoris MagSafe juga memiliki magnet, dan charger wireless MagSafe dan MagSafe Duo juga memiliki radio.


Menurut Apple, magnet dan medan elektromagnetik tersebut bisa mengganggu peralatan medis yang dipasang di dalam tubuh. Karena itu, Apple menyarankan pengguna untuk menjauhkan iPhone 12 mereka dari peralatan tersebut.


"Peralatan medis seperti alat pacu jantung dan defribillator yang dipasang mungkin mengandung sensor yang merespon terhadap magnet dan radio dalam kontak dekat," tulis Apple dalam dokumen tersebut, seperti dikutip dari Gizmodo, Senin (25/1/2021).


"Untuk menghindari kemungkinan interaksi dengan perangkat ini, jaga jarak aman iPhone dan MagSafe dari peralatan Anda (lebih dari 6 inch/15 cm atau lebih dari 12 inch/30 cm jika sedang mengisi daya secara wireless)," sambungnya.


Apple juga meminta pengguna iPhone 12 untuk berkonsultasi dengan dokter dan pembuat alat medis tentang informasi seputar alat tersebut. Pengguna juga harus bertanya apakah mereka harus menjaga jarak antara alat medisnya dengan iPhone atau aksesoris MagSafe.


Defribillator adalah alat yang bisa memulihkan detak jantung seseorang agar kembali normal dengan mengirimkan denyut atau sengatan listrik ke jantung. Alat ini juga bisa membantu jantung berdetak lagi jika tiba-tiba berhenti.

https://trimay98.com/movies/three-delicious-sisters-2/