Minggu, 17 Januari 2021

Pengakuan Guru Besar USU Prof Henuk Lamar Jabatan Menteri Jokowi via Surat

 Guru Besar Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Yusuf Leonard Henuk mengakui telah mengirim curriculum vitae (CV) hingga surat lamaran jabatan menteri kepada Presiden Joko Widodo. Ia berharap Jokowi mempertimbangkan CV dan surat lamaran yang dikirimnya itu.

"Waktu itu saya hanya kirim ke dia, bahwa baca ini CV saya kemudian jabatan apa yang menurut bapak ya terserahlah. Itu dilihat tolong dipertimbangkan CV saya kalau misal ini saya siap untuk dipanggil wawancara kan itu. Intinya perkenalan diri, intinya itu ini lihat CV saya pak," kata Yusuf Leonard Henuk saat dihubungi, Minggu (17/1/2021).


Ia menyebut surat lamaran jabatan menteri yang dikirimkan ke Jokowi itu hal yang biasa. Ia mengaku mengirim surat lamaran itu bertepatan ketika ada dua menteri Jokowi yang ditangkap KPK.


"Saya memang kirim itu kan dulu ada dua jabatan kosong itukan, maka dari itu saya kirim itu saya perkenalkan diri saya di CV. Kan perkenalkan dirikan biasa, tidak salah kan perkenalkan diri ke presiden. Kan kebetulan ada jabatan kosong saya lamarkan kalau nggak dapat ya, kan jabatan saya tetap," ujarnya.


Yusuf Leonard Henuk kemudian membandingkan dirinya dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Menurutnya, apa yang dilakukannya lebih baik dari pada AHY.


"Ini saya lebih bagus kirim CV, dari pada AHY kan tiap kali reshuffle kan jalan-jalan keliling, mondar-mandir ke istana, kan tidak diangkatkan. Ini karena ini yang grub-grubnya SBY, Demokrat, AHY makanya saya bilang kalau kita berdua dipanggil untuk direkrut terbuka, saya yang dipilihlah di tingkat pendidikan begitu dipilih, kalau misalnya kami berdua di laga, dipanggil untuk persentasi pasti saya yang dipilih, dinilai oleh pakar saya yakinlah. masak sudah senior gini tidak dipakai kalau misalnya," ucap Yusuf Leonard Henuk.


Meski demikian, ia mengaku tak masalah jika surat lamarannya itu tidak direspon Jokowi. Sebab, itu bagian dari usaha yang dilakukannya.

https://indomovie28.net/movies/monk-comes-down-the-mountain/


"Itu namanya usahakan, tidak dibaleskan tidak apa-apa. Kan emangnya harus dibales, tidak kan," tuturnya.


Berita soal Yusuf Leonard Henuk kirim surat lamaran jadi menteri ke Jokowi selengkapnya di halaman berikutnya>>

Sebelumnya diberitakan, kabar Prof Yusuf Leonard Henuk mengirimkan CV dan surat lamaran jabatan menteri ke Presiden Jokowi viral di media sosial. Kabar itu diunggah oleh salah satu pengguna Twitter.

Dilihat detikcom, Minggu (17/1/2021), terdapat 4 foto mulai dari amplop surat, surat lamaran hingga CV Yusuf Leonard Henuk yang diunggah oleh akun tersebut. Dalam foto yang unggah itu, Yusuf Leonard Henuk memperkenalkan diri sebagai pendukung setia Jokowi. Yusuf Leonard Henuk juga menyampaikan keinginannya agar dipertimbangkan sebagai pengganti dua menteri yang sebelumnya tertangkap KPK.


"Pada kesempatan ini, perkenankanlah saya mengirim berkas-berkas lama yang pernah saya kirimkan ke Bapak Presiden Jokowi di masa lalu guna sekiranya dapat dipertimbangkan kembali agar saya ditempatkan di posisi mana saja sesuai kompetensi saya (lihat Biography, terlampir) jika dalam waktu dekat ada pergantian dua menteri yang tertangkap tangan oleh KPK," tulis dalam foto yang ditandatangani oleh Yusuf Henuk tersebut.


Tak hanya itu, Yusuf Leonard Henuk sebelumnya juga bikin geger karena menulis Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bodoh. Tulisan itu diunggah dalam akun Twitternya, @ProfYLH .


Yusuf, dalam cuitannya, menyebut SBY bodoh terkait persoalan vaksinasi COVID-19. Dia juga menyinggung SBY sok suci. Akun tersebut juga mengunggah cuitan yang menyebut AHY bodoh terkait jatuhnya sebuah pesawat. Dia menyebut AHY bodoh serta meminta AHY belajar mengenai sejarah jatuhnya pesawat.


USU sendiri sudah buka suara. Menurut USU, ucapan Yusuf merupakan ranah pribadi.


Belakangan, Yusuf dilaporkan ke Polda Sumut terkait cuitannya itu. Laporan ini bernomor STTLP/75/I/2021/SUMUT/SPKT 'I'. Subanto mengatakan membuat laporan karena menilai cuitan Prof Yusuf menghina SBY dan AHY.

https://indomovie28.net/movies/in-the-heart-of-the-sea/

Sabtu, 16 Januari 2021

Alat Tes Corona GeNose Rp 62 Juta/Unit, Hasilnya Bisa buat Syarat Wira-wiri?

 Alat tes Corona (COVID-19) buatan anak bangsa GeNose dirilis sebanyak 3.000 unit pada bulan depan. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Produksi Konsorsium GeNose C19 Eko Fajar Prasetyo.

GeNose adalah alat deteksi virus Corona (COVID-19) lewat embusan napas yang dikembangkan Universitas Gadjah Mada (UGM). Produk tersebut dalam waktu dekat bisa digunakan untuk tes virus Corona.


"Untuk target Februari, kami sekarang sedang menghitung, kami target Februari 3.000 rilis Insyaallah," kata dia dalam webinar, kemarin Jumat (15/1/2021).


Pada kesempatan yang sama, Ketua Konsorsium Riset dan Inovasi COVID-19 Ristek/BRIN Ali Ghufron Mukti mengatakan GeNose dijual Rp 62 juta. "Kira-kira berapa harga jual alat ini? ini Rp 62 juta lah alatnya," sebutnya.

https://maymovie98.com/movies/rafathar/


Pada webinar tersebut, Menteri Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro mengungkapkan alat tes Corona, GeNose kebanjiran order.


Order yang sudah diterima, dijelaskannya melebihi kapasitas produksi. Untuk itu dirinya meminta industri yang terlibat dalam produksi GeNose bisa meningkatkan kapasitasnya.


Apakah nanti hasil tes memakai GeNose bisa digunakan sebagai syarat bepergian? Baca penjelasannya di halaman selanjutnya.


Ketua tim pengembang GeNose, Profesor Kuwat Triyana menerangkan saat ini sedang melakukan diskusi dengan beberapa perusahaan di sektor transportasi, yakni PT KAI (Persero) dan PT Angkasa Pura.


"Pada saat ini PT KAI maupun juga industri lain seperti Angkasa Pura dan sebagainya sudah mulai diskusi dan bahkan sudah sampai pada taraf untuk sinkronisasi sistem IT-nya," kata dia dalam webinar.


Pada webinar tersebut, Menteri Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro memberi masukkan terkait hal di atas. Menurutnya perlu dibuat suatu desain sistem GeNose untuk pemakaian di fasilitas tertentu, contohnya di bandara. Tujuannya agar penggunaan GeNose lebih efisien.


"Barangkali perlu semacam atau dibuat sistem supaya misalkan begitu seseorang mengembuskan napas dan keluar hasilnya itu langsung ter-record (terekam) misalnya ke HP (handphone) yang bersangkutan, sehingga memudahkan nanti kalau di airport, karena tentunya juga harus dihindari jangan sampai terjadi antrean panjang yang merepotkan di bandara," paparnya.


Lanjut dia, pihak bandara perlu menyediakan alat deteksi virus Corona tersebut beberapa unit, tergantung dengan ramainya lalulintas orang di bandara.


"Mungkin juga bisa dibuat sistem kalau airport-nya misalkan traffic-nya sekian puluh ribu orang per hari maka sebaiknya supaya efektif GeNose-nya, berapa alatnya? apakah satu unit cukup? tapi barangkali yang lebih baik lebih dari satu supaya tidak terjadi antrean yang kembali lagi merepotkan," jelasnya.


Sayangnya belum ada jawaban secara tegas bahwa hasil tes menggunakan GeNose nantinya bisa digunakan sebagai alternatif syarat perjalanan.


Seperti yang sudah-sudah, aturan mengenai syarat perjalanan dikeluarkan oleh Gugus Tugas COVID-19. Jadi, semua itu tergantung bagaimana keputusan Gugus Tugas nantinya.

https://maymovie98.com/movies/trinity-the-nekad-traveler/