Jumat, 15 Januari 2021

Ingat Tiga Jurus Tangkal Corona: Iman, Aman dan Imun

 Indonesia sudah resmi memulai vaksinasi. Hal itu ditandai dengan penyuntikan vaksin COVID-19 perdana oleh kepala negara hingga enam kelompok prioritas penerima vaksin, dari aparat hingga tenaga kesehatan.

Meski vaksin efektif untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan bisa menangkal penyebaran virus. Vaksinasi bukanlah jawaban akhir dari pandemi ini, masyarakat tetap dianjurkan untuk menjaga protokol kesehatan agar vaksinasi tersebut optimal.

https://kamumovie28.com/movies/10-minutes-gone/


Nah, tentunya selain vaksinasi ada banyak kebiasaan harian yang bisa kita terapkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh di masa pandemi ini. Kebiasaan ini dikenal dengan tiga jurus yakni iman, aman dan imun. Yuk kenali lagi.


Iman


Iman adalah menjalankan ibadah dan doa sesuai agama masing-masing. Hal ini patut kita lakukan di masa yang sulit ini untuk menenangkan hati dan pikiran agar selalu diberi kesehatan oleh yang maha kuasa sehingga keluarga bisa terlindung dari virus Corona.


Aman


Dalam setiap aktivitas, masyarakat dianjurkan untuk menerapkan prinsip kehati-hatian agar aman yakni dengan menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak minimal 1-2 meter di tengah kerumunan dan mencuci tangan memakai sabun agar tangan selalu bersih.


Imun


Sedangkan imun, jurus ketiga ini bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang penuh nutrisi agar tetap sehat. Hindari makanan dan minuman berisiko yang dapat membuat imun tubuh menjadi lemah. Pastikan tetap waspada terhadap apa yang dikonsumsi setiap hari.


Dengan melakukan langkah-langkah sederhana nan penting di masa pandemi ini, kamu bisa tetap beraktivitas dengan produktif dan aman. Pastikan juga selalu dalam kondisi fit dan segar sebelum beraktivitas.


Untuk menjaga daya tahan tubuh agar tetap selalu fit Anda bisa memilih Samcorbex yang mengandung vitamin C sebanyak 500 mg dan membantu memenuhi kebutuhan asupan vitamin C harian. Samcorbex adalah multivitamin dari PT Samco Farma yang bisa membantu Anda meningkatkan daya tahan tubuh.


Konsumsi Samcorbex 1-2 kali sehari 1 kaplet salut gula dapat meningkatkan daya tahan tubuh selama beraktivitas di musim penyakit ini. Selain itu, ada Samcemin dengan suplementasi vitamin C 100 mg yang bisa menjaga sistem imun sehingga mencegah infeksi virus Corona.


Saat ini, Samcorbex dan Samcemin bisa didapatkan di apotek-apotek terdekat dan e-commerce seperti Shopee, Lazada dan Tokopedia. Keduanya juga bisa didapatkan melalui distributor-distributor PT Samco Farma yakni, PT Merapi Utama Pharma, PT Daya Muda Agung, dan PT Prima Galvin Sukses untuk area Jabodetabek atau dapat menghubungi Sales Representative, Almer di nomor 081288715581.


Bagi yang berada di luar Jabodetabek, saat ini keduanya bisa ditemukan pada distributor PT Cahaya Mutiara Farma untuk area Jawa Timur, PT Marrykha Mitra Mustika di Jawa Tengah, PT Kwatro mandiri Ekavisi di Jawa Barat, PT Mitra Bina Multi Sejahtera di Sumatera Utara, PT Talang Gugun Sari Nusantara di Sumatera Barat, PT Sinar Prima Lestari di Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Jambi, PT Aditama Makmur Sentosa di Lampung, PT Nitijaya Cipta Makmur di Banjarmasin, PT Sehat Inti Permata di Bali dan Lombok.

https://kamumovie28.com/movies/the-ghazi-attack/

Efikasi Vaksin Sinovac di Brasil Merosot Jadi 50,4 Persen, Kok Bisa Berubah?

 Brasil merevisi nilai efikasi vaksin Corona Sinovac sebesar 50,4 persen usai pekan sebelumnya mengklaim angka 78 persen. Turunnya angka efikasi ini berdasarkan masuknya perhitungan kelompok gejala ringan pada hasil uji vaksin Sinovac.

Rentang perbedaan yang sangat jauh memunculkan pertanyaan angka mana yang kini dijadikan acuan? Menurut pakar farmakologi dan farmasi klinis, Prof Dr Zullies Ikawati, Apt, perbedaan angka yang dilaporkan kemungkinan overkalkulasi, tetapi tentu data terbaru yakni efikasi 50,4 persen yang kini jadi acuan di Brasil.


"Informasi awal kan memang 78 persen kemudian tiba-tiba dikoreksi jadi 50 kan. Saya agak kaget tapi tidak heran," katanya saat dihubungi detikcom Kamis (14/1/2021).


"Efikasi itu kan bukan harga mati ya, karena tergantung dari pengamatan dan sebagainya, saya nggak tahu persis apa yang terjadi pada Brasil ya, mungkin apakah terkait dengan transparansi atau jangan-jangan mungkin yang angka awal itu overcalculated atau overkalkulasi," bebernya.


Lebih lanjut, Prof Zullies menjelaskan tingginya efikasi terpengaruh pada jumlah kasus positif yang dihitung dalam uji coba. Jika seluruh kasus terkonfirmasi positif COVID-19 dimasukkan, termasuk misalnya kasus OTG (orang tanpa gejala), efikasi pun akan semakin menurun.


"Iya karena untuk mendapatkan EUA (emergency use authorization) di sana bahkan di seluruh negara kan WHO, FDA, masing-masing negara kan 50 persen udah bisa, 50 persen lebih sedikit kan nggak apa-apa," katanya.


Lantas bagaimana jika efikasi vaksin Sinovac di Indonesia dalam beberapa bulan pemantauan ke depan menurun?


Prof Zullies menegaskan hal itu hanya akan berdampak pada jumlah orang yang akan divaksin Corona. Sebab, tujuan vaksinasi COVID-19 adalah mencapai herd immunity.


"Iya memang nanti kan enam bulan ke depan angka 65,3 persen sangat mungkin bisa berubah karena kan jumlah kasusnya bisa bertambah, either di tempat yang divaksin maupun yang tidak, cuman dari sini angka itu nanti hanya akan mempengaruhi berapa banyak populasi yang harus divaksin," bebernya.


Sebelumnya, banyak kalangan memperbandingkan hasil uji coba vaksin Corona Sinovac di Brasil saat efikasi mencapai 78 persen, sedangkan di Indonesia hanya 65,3 persen. Namun, menurut pakar biomolekuler Ahmad Rusdan Handoyo Utomo, data yang diambil hanya sebagai data pendukung.


"Yang Brasil mungkin sebagai pertimbangan aja, menguatkan bahwa Brasil dan Turki juga sebagai data pendukung, Tetapi BPOM (badan pengawas obat dan makanan) saya lihat mendapatkan efikasi tetap dari uji klinis yang di Bandung," jelasnya saat dihubungi terpisah.

https://kamumovie28.com/movies/rurouni-kenshin-part-ii-kyoto-inferno/


Ingat Tiga Jurus Tangkal Corona: Iman, Aman dan Imun


Indonesia sudah resmi memulai vaksinasi. Hal itu ditandai dengan penyuntikan vaksin COVID-19 perdana oleh kepala negara hingga enam kelompok prioritas penerima vaksin, dari aparat hingga tenaga kesehatan.

Meski vaksin efektif untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan bisa menangkal penyebaran virus. Vaksinasi bukanlah jawaban akhir dari pandemi ini, masyarakat tetap dianjurkan untuk menjaga protokol kesehatan agar vaksinasi tersebut optimal.


Nah, tentunya selain vaksinasi ada banyak kebiasaan harian yang bisa kita terapkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh di masa pandemi ini. Kebiasaan ini dikenal dengan tiga jurus yakni iman, aman dan imun. Yuk kenali lagi.


Iman


Iman adalah menjalankan ibadah dan doa sesuai agama masing-masing. Hal ini patut kita lakukan di masa yang sulit ini untuk menenangkan hati dan pikiran agar selalu diberi kesehatan oleh yang maha kuasa sehingga keluarga bisa terlindung dari virus Corona.


Aman


Dalam setiap aktivitas, masyarakat dianjurkan untuk menerapkan prinsip kehati-hatian agar aman yakni dengan menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak minimal 1-2 meter di tengah kerumunan dan mencuci tangan memakai sabun agar tangan selalu bersih.

https://kamumovie28.com/movies/robin-hood-the-rebellion/