Setelah merilis jajaran prosesor generasi ke-11 Tiger Lake 2020 lalu, kini Intel merilis prosesor Tiger Lake baru di seri H, dan dijanjikan bakal super kencang untuk laptop game.
Prosesor seri H ini ditujukan untuk perangkat mobile seperti laptop yang membutuhkan kinerja tinggi. Jadi diharapkan, laptop dengan Tiger Lake seri H bakal mendapat keuntungan dari proses 10nm, namun dengan performa lebih tinggi, seperti di laptop game.
Hanya saja, berbeda dibanding generasi sebelumnya, thermal design power (TDP) Tiger Lake H bakal mentok di 35W, bukan 45W seperti yang dipakai di jajaran laptop gaming flagship dengan Intel Core gen ke-10.
Namun setidaknya, performa laptop gaming dengan Tiger Lake H ini bakal tetap impresif namun dengan konsumsi daya dan panas yang lebih rendah ketimbang generasi ke-10.
Prosesor jagoan Intel di seri baru ini, sejauh ini, adalah i7-11375H yang punya empat core dan delapan thread. Kecepatan boost maksimalnya adalah 5GHz, dan dijanjikan punya performa single thread paling tinggi untuk kelas laptop, setara dengan CPU 45W seri H milik Intel keluaran tahun lalu.
Chip ini juga mendukung Intel Killer WiFi 6 atau 6E, mendukung Thunderbolt 4, DDR4 RAM sampai 3200MHz dan LPDDR4/x sampai 4266MHz serta PCIe Gen 4.0, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Selasa (12/1/2021).
Sementara untuk sektor grafis, selain bergantung pada GPU buatan Nvidia atau AMD, Intel juga menyematkan GPU Xe-LP untuk dipasangkan dengan GPU diskrit lain.
Ke depannya, Intel juga bakal merilis prosesor delapan core, yang kabarnya mulai dikapalkan pada akhir Q1 2021, dengan kecepatan maksimal 5GHz. Namun memang belum banyak informasi spesifikasi terkait prosesor ini.
Deretan laptop yang memakai prosesor Intel Gen ke-11 H ini juga bakal dirilis di ajang CES 2021, termasuk dari Acer, Asus, MSI, dan Vaio.
https://nonton08.com/movies/365-days/
Kenapa Black Box Berwarna Orange Bukan Hitam?
Black box alias kotak hitam yang menjadi benda penting untuk menguak penyebab kecelakaan pesawat, aslinya berwarna orange atau oranye. Kenapa black box berwarna orange?
Tentu bukannya tanpa tujuan, pemilihan warna oranye ditentukan agar black box mudah ditemukan karena warnanya mencolok. Ini untuk memudahkan tim SAR (Search And Rescue) dalam menemukan black box pesawat jika mengalami kecelakaan. Jika berwarna hitam, tentu akan menyulitkan pencarian, terutama di kondisi gelap atau di dalam laut.
Dihimpun detikINET dari berbagai sumber, Selasa (12/1/2021) Black box diciptakan pertama kali pada 1950-an oleh David Warren. Dia menciptakan black box terilhami dari kecelakaan pesawat yang merenggut nyawa ayahnya. Awal diciptakan, nama perangkat ini bukan black box melainkan ARL Flight Memory Unit.
Perusahaan asal Inggris S Davall and Son yang pertama kali mengkomersilkan black box, awalnya menamai perangkat ini Red Egg atau Telur Merah karena bentuk dan warnanya.
Belum diketahui secara pasti asal muasal kotak berwarna oranye ini disebut black box. Sementara itu, para ahli penerbangan menyebut black box dengan sebutan electronic flight data recorders.
Untuk diketahui, model pertama black box memang punya bagian dalam yang berwarna gelap. Kemungkinan besar inilah kenapa perangkat ini disebut black box.
Pendapat lain mengatakan, penamaan black box dimulai oleh penyebutan dari seorang jurnalis. Suatu kali saat dirinya bertugas, dia menemukan kotak hangus berwarna hitam dari sebuah pesawat yang mengalami kecelakaan.
Yang jelas, hingga kini masyarakat di seluruh dunia memanggil perangkat ini sebagai black box atau kotak hitam. Benda ini sangat penting untuk membantu tugas investigator menganalisis detik-detik terakhir sebelum kecelakaan terjadi.
https://nonton08.com/movies/what-happened-at-the-carpenters-shop/