Minggu, 10 Januari 2021

5 Hal Tentang Kehilangan Indera Penciuman dan Perasa karena COVID-19

 Riset terbaru mengungkapkan gejala paling umum yang dialami seseorang saat terinfeksi COVID-19 atau corona adalah kehilangan indera penciuman dan perasa. Berikut lima hal yang perlu kamu ketahui mengenai gejala kehilangan indera penciuman dan perasa.

1.Seberapa umum gejala kehilangan indera penciuman dan perasa?

Justin Turner, direktur medis Smell and Taste Center di Pusat Medis Universitas Vanderbilt (VUMC), mengatakan tak jarang penderita COVID-19 kehilangan indera penciuman dan perasa sementara bahkan permanen.


Dilansir VUMC, sebanyak 80 persen orang yang positif COVID-19 mengeluh kehilangan indera penciuman dan perasa. Kebanyakan pasien mengira indera penciuman mereka bermasalah. Namun, indera penciuman dan perasa saling berhubungan. Sebab indera penciuman diperlukan saat mengecap rasa.


2.Apa yang diketahui tentang kasus COVID-19 di mana gejala ini muncul?

Sebuah penelitian menunjukkan, penderita COVID-19 dengan indera penciuman normal memiliki gejala yang lebih buruk. Mereka arus dirawat di rumah sakit dan mungkin ditempatkan dalam ventilator.


"Data yang kami miliki sejauh ini menunjukkan, kehilangan indera penciuman dan perasa dapat menjadi gejala pertama atau bahkan gejala satu-satunya," jelas Justin. Ia menambahkan, kehilangan indera penciuman dan perasa bisa menjadi alat skrining pertama infeksi COVID-19.


3.Apa yang menyebabkan penderita COVID-19 kehilangan indera penciuman dan perasa?

"Kami yakin penyebab utama kehilangan indera penciuman adalah virus yang menyebabkan radang di dalam hidung dan hilangnya penciuman," tambah profesor otolaringologi spesialis bedah kepala dan leher ini.


4.Apakah kehilangan indera penciuman dan perasa ini membahayakan?

Dr. Nina Saphiro, ahli bedah kepala dan leher anak Sekolah Medis UCLA, menyebut masalah sensorik ini dapat membahayakan. "Bila kamu mengalami kebocoran gas, kamu belum tentu bisa mencium baunya. Dan jika orang kehilangan nafsu makan karena rasa makanan seperti karton bahkan daging busuk, mereka mungkin akan kekurangan vitamin," ujar Nina dikutip dari NBC News.


Risiko dari gejala kehilangan indera penciuman dan perasa pada COVID-19 lainnya adalah depresi. "Hidung mempengaruhi keadaan emosional. Hidung membantu kita menjalankan hidup dan membuat kita merasa berada di tempat yang tepat," timpal Dr. Sandeep Robert Datta, profesor neurobiologi Sekolah Medis Harvard.


5.Bagaimana cara mengetahui kita kehilangan indera penciuman dan perasa?

Kamu bisa menguji indera penciuman dan perasa guna mendeteksi infeksi virus COVID-19. Dikutip dari Healthline, berikut cara menguji apakah kamu kehilangan indera penciuman dan perasa.


Bau: Carilah makanan yang memiliki bau khas seperti biji kopi, kayu manis, atau bawang putih. Kamu juga bisa menggunakan bedak bayi hingga lilin beraroma.


Rasa: Pilihlah makanan dengan karakteristik rasa yang berbeda seperti coklat (manis), jeruk (asam), kopi (pahit), dan keju (asin).

https://movieon28.com/movies/my-sister-in-laws-secret/


Ada 5 Bahasa Cinta, Kenali yang Lebih Disuka Pasangan Berdasarkan Zodiak


Setiap orang memiliki love language atau bahasa cinta yang berbeda sesuai kepribadian atau pengalamannya. Bahasa cinta yang dimaksud bukan bahasa yang digunakan untuk mengungkapkan cinta tapi lebih kepada jenis perhatian. Berdasarkan buku Gary Chapman, 'The Five Love Languages' ada lima bahasa cinta, yakni afirmasi, tindakan, sentuhan, material, dan waktu berkualitas. Untuk mengambil hati pasangan atau mengenali dirimu lebih dalam, ketahui lima bahasa cinta berdasarkan zodiak.

Aries

Banyak Aries menyukai kata-kata afirmasi sebagai bahasa cinta. Artinya mereka menginginkan pasangan atau orang-orang terdekat memberikan sanjungan dan dukungan sebagai afirmasi terhadap apa yang mereka lakukan atau rasakan. Karena itu, jangan segan-segan untuk sering memuji penampilan atau karya Aries, menyatakan cinta, atau menyemangatinya saat dibutuhkan.


Taurus

Astrologer Kimberly Dewhirst, Taurus lebih memilih 'materi' sebagai bahasa cinta mereka. Hal itu berarti kamu perlu rutin memberi Taurus hadiah-hadiah yang walaupun kecil tapi bermakna. Bagi banyak Taurus, memikirkan dan membelikan hadiah adalah salah satu bentuk perhatian tertinggi.

https://movieon28.com/movies/roseannas-grave/

Sinopsis Beyond The Reach, Dibintangi Michael Douglas

 Film Beyond the Reach akan hadir kembali di Bioskop Trans TV hari ini. Film keluaran tahun 2014 ini hadir pada pukul 23.30 WIB, Sabtu (9/1/2021).

Beyond the Reach menghadirkan aktor pemenang dua piala Oscar, Michael Douglas, sebagai bintang utamanya. Tidak ketinggalan, aktor muda asal Inggris, Jeremy Irvine.


Film produksi Square One Cinema ini digarap oleh sutradara Prancis Jean-Baptiste Leonetti. Kisahnya sendiri merupakan adaptasi dari novel berjudul Deathwatch (1972) karya Robb White.


Sinopsis Beyond the Reach

Di Beyond the Reach, Michael Douglas berperan sebagai pengusaha bertangan dingin bernama Madec. Diceritakan, ia ingin melewati Gurun Mojave sehingga membutuhkan bantuan seorang pendamping.


Setelah mendapatkan rekomendasi dari seorang polisi, Madec menggunakan jasa Ben, yang diperankan oleh Jeremy Irvine.


Mereka berkelana dengan menggunakan SUV Mercedes Benz beroda enam yang dipesan khusus oleh Madec.


Perjalanan awalnya berjalan mulus, sampai akhirnya berubah setelah Madec salah menembak sasaran.


Madec berupaya menutupi kesalahannya dengan menghilangkan jejak korban. Namun, Ben menolak untuk bersekongkol sehingga menyulut amarah Madec.

Konflik di antara keduanya pun terjadi. Kini, malah Ben yang menjadi mangsa Madec. Dengan sekuat tenaga, ia mencoba lepas dari cengkraman Madec.


Medan yang berat dan cuaca yang panas membuat perjuangan Ben makin berat.


Film berdurasi 92 menit ini mendapat skor 5.6 dari IMDb. Sementara itu, Rotten Tomatoes memberi rating 36 persen berdasarkan 69 ulasan.


Saksikan Beyond the Reach di Bioskop Trans TV hari ini pada pukul 23.30 WIB.

https://movieon28.com/movies/the-little-foxes/


5 Hal Tentang Kehilangan Indera Penciuman dan Perasa karena COVID-19


Riset terbaru mengungkapkan gejala paling umum yang dialami seseorang saat terinfeksi COVID-19 atau corona adalah kehilangan indera penciuman dan perasa. Berikut lima hal yang perlu kamu ketahui mengenai gejala kehilangan indera penciuman dan perasa.

1.Seberapa umum gejala kehilangan indera penciuman dan perasa?

Justin Turner, direktur medis Smell and Taste Center di Pusat Medis Universitas Vanderbilt (VUMC), mengatakan tak jarang penderita COVID-19 kehilangan indera penciuman dan perasa sementara bahkan permanen.


Dilansir VUMC, sebanyak 80 persen orang yang positif COVID-19 mengeluh kehilangan indera penciuman dan perasa. Kebanyakan pasien mengira indera penciuman mereka bermasalah. Namun, indera penciuman dan perasa saling berhubungan. Sebab indera penciuman diperlukan saat mengecap rasa.


2.Apa yang diketahui tentang kasus COVID-19 di mana gejala ini muncul?

Sebuah penelitian menunjukkan, penderita COVID-19 dengan indera penciuman normal memiliki gejala yang lebih buruk. Mereka arus dirawat di rumah sakit dan mungkin ditempatkan dalam ventilator.


"Data yang kami miliki sejauh ini menunjukkan, kehilangan indera penciuman dan perasa dapat menjadi gejala pertama atau bahkan gejala satu-satunya," jelas Justin. Ia menambahkan, kehilangan indera penciuman dan perasa bisa menjadi alat skrining pertama infeksi COVID-19.


3.Apa yang menyebabkan penderita COVID-19 kehilangan indera penciuman dan perasa?

"Kami yakin penyebab utama kehilangan indera penciuman adalah virus yang menyebabkan radang di dalam hidung dan hilangnya penciuman," tambah profesor otolaringologi spesialis bedah kepala dan leher ini.

https://movieon28.com/movies/diary-of-a-sex-addict/