Jumat, 08 Januari 2021

Jokowi: Alhamdulillah Kita Tidak Sampai Lockdown

 Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersyukur lantaran Indonesia tak sampai lockdown untuk menekan penyebaran virus Corona (COVID-19), di saat banyak negara yang terpaksa lockdown.

"Kita ini kalau saya lihat masih, Alhamdulillah masih beruntung tidak sampai lockdown," kata Jokowi dikutip dari saluran YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (8/1/2021).


Lalu mantan Walikota Solo itu menyebutkan negara-negara yang harus lockdown imbas pandemi COVID-19 tak terkendali.


"Kalau negara lain kayak di Eropa lockdown, nggak sebulan-dua bulan, sampai 3 bulan. Bahkan tiga hari yang lalu di London Inggris lockdown lagi. Tiga hari yang lalu di Bangkok lockdown. Di Tokyo juga statusnya darurat," ungkapnya.


Tentu saja karena Indonesia tak sampai melakukan lockdown maka aktivitas masih bisa dijalankan walaupun terbatas. Itu dia sampaikan dihadapan para pedagang di Istana Kepresidenan Bogor.


"Kita di sini aktivitas masih meskipun terbatas masih bisa beraktivitas berusaha, meskipun dibatasi dengan protokol kesehatan yang ketat, bapak ibu juga masih bisa berusaha tetapi memang ini bukan kondisi normal," jelasnya.


Selain dengan vaksinasi, Jokowi berpesan agar seluruh pihak bisa menekan penyebaran virus Corona dengan menerapkan protokol kesehatan secara baik.


"Disiplin pakai masker, cuci tangan habis kegiatan, jaga jarak seperti ini, harus disiplin. Kalau memang itu bisa kita lakukan, itu akan sangat mengurangi (penularan). Jangan ke tempat-tempat yang kerumunan banyak, itu akan sangat mengurangi (penularan)," tambahnya.

https://trimay98.com/movies/friends-young-mom/


Vaksin Corona Dipastikan Aman, Pemerintah Tanggung Biaya Efek Samping


Pemerintah memastikan vaksin virus Corona (COVID-19) yang diproduksi Sinovac aman digunakan. Menurut pernyataan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), uji klinis yang tengah dilakukan Tim Riset Uji Klinis Vaksin COVID-19 Universitas Padjadjaran (Unpad) hingga saat ini hanya menemukan adanya efek samping ringan, seperti reaksi lokal berupa nyeri pada tempat suntikan.

Meski begitu, menurut Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi, pemerintah masih akan menunggu Persetujuan Penggunaan Darurat (Emergency Use Authorization/EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memulai program vaksinasi.


"Meskipun kita tidak mengharapkan adanya KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) pada pelaksanaan vaksinasi COVID-19, Kemenkes dengan Komnas KIPI telah menyiapkan langkah antisipatif bila terjadi efek samping pada penerima vaksin. Saya juga pastikan bahwa pemerintah tidak akan melakukan vaksinasi sebelum ada persetujuan penggunaan darurat dari Badan POM yang menyatakan vaksin COVID-19 aman dan berkhasiat," kata Nadia dalam keterangan resmi KPC-PEN, Jumat (8/1/2021).


Dalam kesempatan yang sama Ketua Komnas KIPI Hindra Irawan Satari mengatakan, apabila ada pasien yang mengalami gangguan kesehatan yang diduga efek samping dari vaksin Sinovac maka akan menerima pengobatan dan perawatan selama proses investigasi dan pengkajian kausalitas KIPI berlangsung. Pemerintah daerah (pemda) atau sumber pembiayaan lain akan menanggung sepenuhnya biaya perawatan tersebut seperti tertera dalam Peraturan Menteri Kesehatan No 12 tahun 2017.


Meski begitu, ia memastikan vaksin Sinovac telah dipantau keamanannya sejak uji pra klinik. Pada dasarnya, vaksin Corona bisa menimbulkan reaksi ilmiah seperti nyeri, kemerahan, dan pembengkakan di daerah suntikan.


"Kandungan vaksin yang dipilih dan dipergunakan oleh pemerintah dipastikan tidak berbahaya karena sudah dipantau keamanannya sejak uji pra klinik, bukan hanya di Indonesia, tapi juga di negara-negara lain," tegas Hindra.


Apabila ada efek samping, pemerintah telah menyiapkan skema alur kegiatan pelaporan dan pelacakannya antara lain:


1. Setiap fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) telah menetapkan contact person yang dapat dihubungi apabila ada keluhan dari penerima vaksin.

2. Penerima vaksin yang mengalami KIPI dapat menghubungi contact person fasyankes tempat mendapatkan vaksin COVID-19.

3. Selanjutnya, fasyankes akan melaporkan ke Puskesmas, sementara Puskesmas dan rumah sakit akan melaporkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.

4. Untuk kasus diduga KIPI serius, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota akan melakukan konfirmasi kebenaran kasus diduga KIPI serius tersebut ke puskesmas atau fasyankes pelapor.


Jika benar terkonfirmasi sebagai efek samping serius, maka kasus harus segera dilakukan investigasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Puskesmas/fasyankes, berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi dan jika diperlukan berkoordinasi pula dengan Komite Ahli Independen (Pokja/Komda/Komnas PP-KIPI).

https://trimay98.com/movies/moms-friend-5/

Sudah Sepakat, Louis Vuitton Beli Tiffany & Co Rp 221 T

 Perusahaan fesyen mewah asal Perancis, Louis Vuitton (LVMH) telah menyelesaikan kesepakatan akuisisi dengan perusahaan perhiasan AS, Tiffany & Co. Harga yang disepakati sejumlah US$ 15,8 miliar setara Rp 221 triliun (kurs Rp 14.000/US$).

Dikutip dari BBC, Jumat (8/1/2021) Harga pembelian itu diskon dari US$ 16,2 miliar yang sebelumnya ditawarkan. Kesepakatan ini dilakukan untuk mengembangkan bisnis LVMH yang ingin memperluas bisnisnya ke dunia perhiasan.


Menurut laporan LVMH, perusahaan telah merencana akuisisi sejak setahun yang lalu. Namun perundingan terhenti akibat pandemi COVID-19 dan Pada September 2020 keduanya sempat konflik


Buntut masalahnya, sejak LVMH mengatakan tidak dapat lagi menyelesaikan transaksi pada batas waktu 24 November 2020 dan tidak akan membeli Tiffany. Tiffany pun menuntut LVMH dengan mengatakan perusahaan mewah itu bukan perusahaan yang bersih.


Sebagai balasannya, Louis Vuitton menggugat balik, dengan mengatakan Tiffany memiliki kinerja suram selama pandemi COVID-19 dan beralasan bahwa pemerintah Perancis meminta kesepakatan itu ditunda karena ancaman tarif baru AS pada produk Prancis.


Hingga akhirnya pada akhir Oktober 2020 kedua sepakat akan melanjutkan kesepakatan ini. Saat itu harga yang disepakati senilai US$ 425 juta.


Analis berharap LVMH, rumah bagi merek mewah seperti Fendi, Louis Vuitton, dan Veuve Clicquot, akan membantu bagaimana bisnis Tiffany bisa berkembang. Terutama meningkatkan strategi di berbagai bidang seperti penjualan online untuk menghidupkan kembali merek tersebut.


Chairman dan CEO Louis Vuitton Bernard Arnault mengaku optimis dengan kemampuan Tiffany untuk mempercepat pertumbuhan perusahaan dan dia berkomitmen untuk terus mendukung perusahaan tersebut. "Tiffany adalah merek ikonik dan lambang klasik dari sektor perhiasan global," katanya.

https://trimay98.com/movies/moms-friends/


Jokowi: Alhamdulillah Kita Tidak Sampai Lockdown


Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersyukur lantaran Indonesia tak sampai lockdown untuk menekan penyebaran virus Corona (COVID-19), di saat banyak negara yang terpaksa lockdown.

"Kita ini kalau saya lihat masih, Alhamdulillah masih beruntung tidak sampai lockdown," kata Jokowi dikutip dari saluran YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (8/1/2021).


Lalu mantan Walikota Solo itu menyebutkan negara-negara yang harus lockdown imbas pandemi COVID-19 tak terkendali.


"Kalau negara lain kayak di Eropa lockdown, nggak sebulan-dua bulan, sampai 3 bulan. Bahkan tiga hari yang lalu di London Inggris lockdown lagi. Tiga hari yang lalu di Bangkok lockdown. Di Tokyo juga statusnya darurat," ungkapnya.


Tentu saja karena Indonesia tak sampai melakukan lockdown maka aktivitas masih bisa dijalankan walaupun terbatas. Itu dia sampaikan dihadapan para pedagang di Istana Kepresidenan Bogor.


"Kita di sini aktivitas masih meskipun terbatas masih bisa beraktivitas berusaha, meskipun dibatasi dengan protokol kesehatan yang ketat, bapak ibu juga masih bisa berusaha tetapi memang ini bukan kondisi normal," jelasnya.


Selain dengan vaksinasi, Jokowi berpesan agar seluruh pihak bisa menekan penyebaran virus Corona dengan menerapkan protokol kesehatan secara baik.


"Disiplin pakai masker, cuci tangan habis kegiatan, jaga jarak seperti ini, harus disiplin. Kalau memang itu bisa kita lakukan, itu akan sangat mengurangi (penularan). Jangan ke tempat-tempat yang kerumunan banyak, itu akan sangat mengurangi (penularan)," tambahnya.

https://trimay98.com/movies/moms-friend-2020/