Kamis, 07 Januari 2021

Oppo Find X3 Pecahkan Rekor Skor Tertinggi di AnTuTu

 Oppo Find X3 kemungkinan bakal dirilis pada kuartal pertama tahun 2021. Sebelum smartphone flagship tersebut resmi beredar, bocoran hasil pengetesan performanya sudah lebih dulu tersebar.

Belakangan muncul gambar hasil tangkapan layar yang menunjukkan hasil pengetesan Oppo PEEM00-nama lain dari Oppo Find X3-menggunakan aplikasi benchmarking AnTuTu. Diketahui dari gambar tersebut, Oppo Find X3 mendapatkan skor 771.491. Skor tersebut merupakan skor tertinggi sepanjang masa yang dikeluarkan AnTuTu untuk sebuah smartphone, setidaknya sampai saat ini.


Mengutip 91 Mobiles, skor yang diraih Oppo Find X3 mengalahkan raihan Xiaomi Mi 11 yang dapat nilai 708.425, serta mematahkan rekor nilai 752.935 milik iQOO 7 di AnTuTu.


Nilai tinggi yang didapatkan Oppo Find X3 disebut-sebut tak lepas dari apiknya kinerja chipset beringas Snapdragon 888. Adapun kabar mengenai penggunaan Snapdragon 888 di Oppo Find X3 telah lebih dulu terendus publik.


Oppo Find X3 disinyalir akan muncul dengan membawa chipset Snapdragon 888 didukung RAM 12 GB. Ponsel premium ini disenjatai tiga kamera, yakni kamera utama 108 MP, dan dua kamera beresolusi 13 MP dan 12 MP. Kamera 32 MP dipasangkan sebagai kamera selfie di area wajah Oppo Find X3.


Dari segelintir informasi yang berhembus, Sony dan Oppo bekerja sama dalam membuat sensor bernama IMX789 yang bakal dipakai di seri flagship Find X3 sebelum akhirnya bisa dipakai di ponsel pabrikan lain.


Layar Oppo Find X3 kabarnya menggunakan panel OLED berukuran 6,7 inch dengan resolusi 1440 x 3216 dan bisa menampilkan 1,07 miliar warna. Ponsel ini didukung dengan adaptive dynamic frame rate dari 10 Hz sampai 120 Hz.


Selain itu, Oppo telah mengumumkan secara resmi Oppo Find X3 dilengkapi Full-path Color Management System. Teknologi ini merupakan sistem manajemen warna Android pertama yang mendukung penuh gamut warna DCI-P3 dan kedalaman warna 10-bit mulai dari proses pengambilan, penyimpanan, dan tampilan gambar dan video. Sistem ini memberikan pengalaman menonton luar biasa dengan reproduksi warna otentik dan akurat.

https://nonton08.com/movies/two-sisters-in-law/


Kata Pengamat Soal Dugaan Penipuan di Grabtoko


Saat ini ramai di media sosial soal dugaan penipuan yang dilakukan oleh Grab Toko (Grabtoko), di mana para konsumennya mengeluhkan karena barang pesanannya tak kunjung dikirim.

Menurut pengamat gadget Lucky Sebastian, sebenarnya kejadian semacam ini sudah berulang kali terjadi. Namun menurutnya tetap banyak korban yang tertipu, karena memang sulit menolak godaan harga miring yang ditawarkan.


"Walau berkali-kali sudah banyak kejadian penipuan, banyak orang akan tetap jatuh kepada penipuan yang sama, karena secara psikologis susah berpaling dari penawaran harga yang miring," ujar Lucky saat dihubungi detikINET, Rabu (6/1/2020).


Terlebih lagi jika dalam aksinya ini si penipu tak sekadar mengandalkan harga yang kelewat miring. Melainkan juga bermodal untuk memasang iklan di mana-mana, yang bakal membuat orang percaya bahwa penawarannya memang benar.


"Apalagi kalau ada testimoni dari orang yang memang menerima barangnya, orang-orang akan percaya lebih dalam. Biasanya ini adalah pancingan, untuk meraup lebih banyak orang yang tertipu," tambahnya.


Padahal, saat ini sebenarnya sudah banyak orang yang skeptis saat ramai penawaran seperti ini. Seperti dengan mengecek berbagai hal, salah satunya nama domain yang dipakai oleh (terduga) penipu. Namun memang bagi konsumen awam, hal ini sulit dipahami.

https://nonton08.com/movies/sister-in-laws-dream/

Sosok Pramugari Christine Dacera yang Diduga Diperkosa Sebelum Tewas

 Pramugari Filipina, Christine Angelica Dacera diduga diperkosa sebelum dibunuh usai hadir dalam sebuah pesta. Selain dikenal sebagai pramugari, Dacera juga seorang model.

Dilansir Rappler, Kamis (7/1/2021) Christine Angelica Dacera (23) adalah seorang pramugari di maskapai Philippine Airlines.


Perempuan muda itu berasal dari General Santos City. Dacera merupakan anak kedua dari empat bersaudara. Dia menyabet gelar komunikasi dengan predikat cum laude di University of the Philippines Mindanao di Davao City.


Sebelum menjadi pramugari, dia juga seorang penari, model, dan mengikuti kontes-kontes, termasuk pernah menjadi finalis di Mutya ng Davao pada 2019.


Pada 2019, perempuan cantik itu pindah ke Manila untuk bekerja sebagai pramugari di Philippine Airlines. Tempatnya bekerja mengenangnya sebagai anggota kru yang "terhormat dan profesional".


Menurut ibunya, Sharon, impiannya adalah membawa keluarganya berkeliling dunia.


Menurut laporan awal kepolisian, Dacera terakhir kali terlihat di depan umum pada 31 Desember saat check in di City Garden Hotel di Makati City bersama 3 temannya.


Dilansir dari New York Post, Kamis (7/1/2021) perempuan berusia 23 tahun itu tertangkap kamera CCTV sedang berada di City Garden Grand Hotel di Makati City. Media GMA News melaporkan saat itu dia sedang berpesta pada Malam Tahun Baru.


Dia terlihat tanpa alas kaki dan memegang gelas anggur bersama setidaknya tiga pria saat mereka berpindah antar kamar - dan juga mencium seorang pria dengan celana pendek dan topi baseball menghadap ke belakang.


Beberapa jam kemudian, pramugari Filipina itu ditemukan tidak sadarkan diri di kamarnya - dan kemudian dinyatakan meninggal di rumah sakit setempat setelah dilarikan ke sana oleh teman dan staf hotel.


Polisi Makati mengklaim ada tanda-tanda pemerkosaan. Selanjutnya pada hari Senin (4/1) polisi mengajukan dakwaan pemerkosaan dengan pembunuhan terhadap 11 pria yang telah berpesta dengannya.


Tetapi pada hari Rabu (6/1), jaksa penuntut membebaskan hanya tiga orang yang telah ditangkap sejauh ini, bersikeras bahwa penyelidik tidak membuktikan bahwa dia "dilecehkan atau diperkosa" - dan jika demikian, yang mana dari 11 pria yang dituduh tersebut.


Salah satu tersangka, Gregorio de Guzma - putra penyanyi terkenal Filipina, Claire dela Fuente - menampik laporan bahwa ada pemerkosaan beramai-ramai. Dia bersikeras bahwa sebagian besar pria tersebut adalah gay.

https://nonton08.com/movies/the-sister-in-law/


Oppo Find X3 Pecahkan Rekor Skor Tertinggi di AnTuTu


Oppo Find X3 kemungkinan bakal dirilis pada kuartal pertama tahun 2021. Sebelum smartphone flagship tersebut resmi beredar, bocoran hasil pengetesan performanya sudah lebih dulu tersebar.

Belakangan muncul gambar hasil tangkapan layar yang menunjukkan hasil pengetesan Oppo PEEM00-nama lain dari Oppo Find X3-menggunakan aplikasi benchmarking AnTuTu. Diketahui dari gambar tersebut, Oppo Find X3 mendapatkan skor 771.491. Skor tersebut merupakan skor tertinggi sepanjang masa yang dikeluarkan AnTuTu untuk sebuah smartphone, setidaknya sampai saat ini.


Mengutip 91 Mobiles, skor yang diraih Oppo Find X3 mengalahkan raihan Xiaomi Mi 11 yang dapat nilai 708.425, serta mematahkan rekor nilai 752.935 milik iQOO 7 di AnTuTu.


Nilai tinggi yang didapatkan Oppo Find X3 disebut-sebut tak lepas dari apiknya kinerja chipset beringas Snapdragon 888. Adapun kabar mengenai penggunaan Snapdragon 888 di Oppo Find X3 telah lebih dulu terendus publik.


Oppo Find X3 disinyalir akan muncul dengan membawa chipset Snapdragon 888 didukung RAM 12 GB. Ponsel premium ini disenjatai tiga kamera, yakni kamera utama 108 MP, dan dua kamera beresolusi 13 MP dan 12 MP. Kamera 32 MP dipasangkan sebagai kamera selfie di area wajah Oppo Find X3.


Dari segelintir informasi yang berhembus, Sony dan Oppo bekerja sama dalam membuat sensor bernama IMX789 yang bakal dipakai di seri flagship Find X3 sebelum akhirnya bisa dipakai di ponsel pabrikan lain.

https://nonton08.com/movies/the-other-woman/