Jumat, 18 Desember 2020

Pengguna Indosat Gratis Langganan Amazon Prime Video

  Indosat Ooredoo bekerjasama dengan Amazon menghadirkan Amazon Prime Video kepada para pelanggannya. Sebagai daya tawar, layanan video on demand pesaing Netflix itu pun akan gratis berlangganan selama 30 hari.

Situasi pandemi COVID-19 membuat orang tak leluasa untuk mendapatkan hiburan secara leluasa, seperti datang ke bioskop. Kondisi tersebut dimanfaatkan Indosat menghadirkan hiburan online berupa Amazon Prime Video kepada pengguna IM3 Ooredoo.


Pengguna IM3 Ooredoo dapat menyaksikan berbagai film unggulan Amazon Original, mulai dari drama, komedi, dan serial anak-anak. Tayangan beragam hiburan suguhan Amazon Original diantaranya Tom Clancy's Jack Ryan, Hanna, dan Utopia diharapkan dapat menarik pengakses layanan ini.


Ritesh Kumar Singh, Chief Marketing Officer of Indosat Ooredoo mengatakan, kolaborasi dengan Amazon Prime Video menunjukkan upaya IM3 Ooredoo untuk terus memperkaya pengalaman, begitu juga membuat mereka tetap dapat menikmati hiburan meskipun tidak dapat pergi ke bioskop atau tempat hiburan lainnya akibat pandemi ini.


"Kami ingin orang-orang tetap berada di rumah, merasa aman, dan terhibur dengan layanan internet dari Indosat Ooredoo," tutur Ritesh dalam siaran persnya.


Seluruh user IM3 Ooredoo dapat gratis berlangganan Amazon Prime Video selama 30 hari melalui akun Amazon pribadi yang telah dimiliki maupun dengan membuat akun Amazon baru. Pelanggan IM3 Ooredoo dapat mengakses seluruh tayangan Amazon Prime Video melalui beragam perangkat seperti televisi, tablet, dan perangkat seluler.


Pelanggan juga dapat melakukan streaming secara online maupun dengan mengunduh video agar dapat ditonton secara offline. Untuk menikmati berbagai tayangan menarik Amazon Prime Video, pelanggan bisa akses melalui link ini.


Sebagai informasi, biaya berlangganan Amazon Prime Video normalnya sebesar Rp89.000/bulan, namun untuk pelanggan IM3 Ooredoo yang ingin melanjutkan akses layanan Amazon Prime Video dapat memilih paket bundle khusus dengan harga Rp50.000 untuk paket Amazon Prime Video dan 3,5 GB kuota internet dengan masa aktif selama 30 hari atau paket bundle dengan harga Rp100.000 untuk paket Amazon Prime Video dan 15 GB kuota internet untuk masa aktif yang sama.

https://trimay98.com/movies/insya-allah-sah/


Twitter Berantas Informasi Hoax Terkait Vaksin Corona


 Twitter mengumumkan bahawa mereka akan menghapus postingan tweet apapun yang mengklaim berita palsu atau menyesatkan tentang vaksin COVID-19.

"Tweet apapun yang mengklaim bahwa vaksin dengan sengaja menyebabkan bahaya untuk mengendalikan populasi atau memunculkan teori konspirasi akan dikenakan tindakan penghapusan," tulis twitter di blog seperti dilansir detikINET dari The Verge.


"Dan tweet yang secara keliru menyatakan bahwa COVID-19 tidak ada atau mendukung klaim yang dibantah secara luas juga akan dihapus. Penegakan kebijakan baru akan dimulai minggu depan." lanjutnya.


Twitter juga akan memberikan label atau memberi peringatan pada sebuah tweet yang mendorong teori konspirasi terkait vaksin mulai awal tahun depan.


Tweet yang berlabel ini akan ditautkan ke informasi kesehatan masyarakat yang berwenang, hal ini serupa dengan bagaimana Twitter mengarahkan pengguna ke informasi soal pemungutan suara yang diverifikasi sepanjang Pemilihan Presiden AS 2020.


"Kami akan menegakkan kebijakan ini dalam konsultasi yang erat dengan otoritas kesehatan masyarakat lokal, nasional dan global di seluruh dunia, dan akan berusaha untuk bersikap transparan dalam pendekatan kami," kata postingan blog tersebut.

https://trimay98.com/movies/sesuai-aplikasi/

TikTok Bersih-bersih Massal Akun Konten Dewasa

 Para kreator OnlyFans mendapati TikTok menghapus akun-akun mereka secara massal dalam beberapa bulan terakhir dengan alasan melanggar kebijakan terkait konten yang bersifat ketelanjangan dan sex.

OnlyFans sendiri adalah aplikasi atau platform berbayar, di mana pengguna bisa menjual konten foto atau video dewasa. Rolling Stone melaporkan, dari sebagian kreator OnlyFans yang diwawancara, semuanya mengatakan video mereka tidak melanggar kebijakan TikTok. Mereka yakin penghapusan ini karena keterangan pada bio mereka ditautkan ke akun OnlyFans, baik secara langsung maupun aplikasi pihak ketiga.


Dikutip dari Gizmodo, pedoman komunitas TikTok melarang pengguna untuk memposting atau berbagi konten telanjang atau seksual eksplisit. Aturannya yang melarang eksploitasi seksual baru-baru ini diperluas dengan menyertakan istilah "konten yang menggambarkan, mempromosikan, atau mengagungkan permintaan seksual, termasuk menawarkan atau meminta pasangan seksual, obrolan atau gambar seksual, layanan seksual, konten seksual premium, atau sexcamming."


Namun lagi-lagi, banyak kreator yang mengaku kepada Rolling Stone bahwa akun mereka telah dihapus pada bulan November, sebelum TikTok memperbarui pedomannya. Terlepas dari itu, mereka juga mengaku tidak menyertakan tautan langsung ke akun OnlyFans mereka di akun TikTok, sehingga penghapusan massal akun-akun para kreator konten dewasa ini dipertanyakan.


Ally Hardesty, seorang kreator konten dewasa yang punya 40.000 follower di TikTok sebelum akunnya dihapus, mengatakan bahwa dirinya cukup tahu diri ketika memposting sesuatu sesuai dengan platformnya.


"Saya benar-benar berniat menjaga pakaian atau apapun yang saya kenakan, sangat berbeda antara di OnlyFans dengan TikTok. Di TikTok saya hanya suka menari dengan teman-teman dan semacamnya," ujarnya.


Ketika akunnya dihapus berbarengan dengan para kreator konten OnlyFans lainnya, TikTok menyebut aksi "bersih-bersih" tersebut dilakukan dengan alasan kebijakan terkait larangan konten ketelanjangan dan aktivitas seksual. Namun Hardesty yakin TikTok menghapus akunnya karena dia menautkan akun OnlyFans di bio TikTok-nya.


"Benar-benar mengecewakan. Bisa-bisanya TikTok menghapus akun kami tanpa peringatan karena apa yang kami lakukan di situs lain yang tidak terkait dengan TikTok," kata Hardesty.

https://trimay98.com/movies/offering/


Pengguna Indosat Gratis Langganan Amazon Prime Video


 Indosat Ooredoo bekerjasama dengan Amazon menghadirkan Amazon Prime Video kepada para pelanggannya. Sebagai daya tawar, layanan video on demand pesaing Netflix itu pun akan gratis berlangganan selama 30 hari.

Situasi pandemi COVID-19 membuat orang tak leluasa untuk mendapatkan hiburan secara leluasa, seperti datang ke bioskop. Kondisi tersebut dimanfaatkan Indosat menghadirkan hiburan online berupa Amazon Prime Video kepada pengguna IM3 Ooredoo.


Pengguna IM3 Ooredoo dapat menyaksikan berbagai film unggulan Amazon Original, mulai dari drama, komedi, dan serial anak-anak. Tayangan beragam hiburan suguhan Amazon Original diantaranya Tom Clancy's Jack Ryan, Hanna, dan Utopia diharapkan dapat menarik pengakses layanan ini.


Ritesh Kumar Singh, Chief Marketing Officer of Indosat Ooredoo mengatakan, kolaborasi dengan Amazon Prime Video menunjukkan upaya IM3 Ooredoo untuk terus memperkaya pengalaman, begitu juga membuat mereka tetap dapat menikmati hiburan meskipun tidak dapat pergi ke bioskop atau tempat hiburan lainnya akibat pandemi ini.


"Kami ingin orang-orang tetap berada di rumah, merasa aman, dan terhibur dengan layanan internet dari Indosat Ooredoo," tutur Ritesh dalam siaran persnya.


Seluruh user IM3 Ooredoo dapat gratis berlangganan Amazon Prime Video selama 30 hari melalui akun Amazon pribadi yang telah dimiliki maupun dengan membuat akun Amazon baru. Pelanggan IM3 Ooredoo dapat mengakses seluruh tayangan Amazon Prime Video melalui beragam perangkat seperti televisi, tablet, dan perangkat seluler.

https://trimay98.com/movies/may-the-devil-take-you/