Selasa, 15 Desember 2020

7 Makanan untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung

 Penyakit jantung menyumbang hampir sepertiga dari semua penyebab kematian di seluruh dunia. Pola makan memainkan peran utama dalam kesehatan jantung dan dapat memengaruhi risiko penyakit jantung.

Asupan makanan yang dikonsumsi dapat mempengaruhi tekanan darah, trigliserida, dan kadar kolesterol. Mengonsumsi makanan dengan jumlah kalori dan jumlah lemak yang tepat merupakan bagian penting untuk menjaga kesehatan jantung.


The American Heart Association menyarankan konsumsi banyak buah dan sayuran, biji-bijian, produk susu rendah lemak, unggas, ikan, dan kacang-kacangan untuk menjaga jantung tetap sehat.


Dikutip dari Very Well Health, berikut makanan yang baik untuk meningkatkan kesehatan jantung.


1. Apel

Apel telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung. Ini karena apel mengandung banyak senyawa berbeda yang meningkatkan berbagai faktor yang berkaitan dengan kesehatan jantung.


Misalnya, apel mengandung fitokimia yang disebut quercetin yang bertindak sebagai agen anti-inflamasi alami. Quercetin juga dapat membantu mencegah pembekuan darah.


Apel mengandung serat larut yang dapat menurunkan kolesterol jahat. Apel juga mengandung polifenol, yang dikenal karena efek antioksidannya.


2. Alpukat

Alpukat kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal, vitamin dan fitokimia yang bekerja sebagai antioksidan untuk melindungi jantung. Asam oleat yang merupakan asam lemak tak jenuh tunggal dalam alpukat, dikenal untuk mengurangi peradangan di seluruh tubuh, terutama di jantung.

https://trimay98.com/movies/young-mom-2/


3. Sayuran hijau

Sayuran hijau mengandung senyawa yang bermanfaat bagi jantung dan sistem pembuluh darah. Sayuran kaya serat, yang bisa menurunkan kolesterol jahat dan mengurangi risiko penyakit jantung.


Selain mengandung banyak vitamin, sayuran hijau juga rendah kalori. Gunakan daun bayam segar sebagai salad atau kangkung sebagai lauk makanan.


4. Ikan salmon

Manfaat salmon sudah tidak diragukan lagi bagi kesehatan tubuh. Salmon adalah salah satu sumber terbaik dari dua asam lemak omega-3 rantai panjang, EPA dan DHA. Kedua jenis asam lemak ini telah lama dikenal untuk mengurangi peradangan di seluruh tubuh, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan sel endotel.


Suatu studi analisis tahun 2012 menemukan bahwa 0,45 hingga 4,5 gram asam lemak omega-3 atau sekitar 3 ons salmon dapat membawa perbaikan yang signifikan pada fungsi arteri.


5. Tomat

Tomat mengandung vitamin dan likopen yang tinggi. Menambahkan kandungan likopen pada menu makanan dapat meningkatkan kesehatan jantung.


Cobalah untuk memasukkan tomat pada menu makanan seperti menambahkan beberapa irisan tomat ke sandwich dan salad.


6. Produk olahan kedelai

Kedelai adalah protein nabati dan alternatif yang bagus pengganti daging. Kedelai memiliki efek kardiovaskular yang baik, termasuk menurunkan tekanan darah dan mengurangi kolesterol.

Tambahkan tahu atau tempe pada menu makanan serta gunakan susu kedelai pada sereal untuk menjaga kesehatan jantung.


7. Biji-bijian

Biji-bijian utuh menyediakan vitamin, mineral, dan serat yang akan membantu menjaga kesehatan jantung serta menurunkan kolesterol LDL dan trigliserida. Salah satu jenis biji-bijian seperti oat mengandung serat larut yang disebut beta glukan yang membantu mengurangi kolesterol total dan kolesterol LDL.


Suatu studi tahun 2015 yang dilaporkan dalam American Journal of Nutrition menemukan bahwa oat dengan gandum utuh merupakan biji-bijian yang paling efektif untuk menurunkan kolesterol.

https://trimay98.com/movies/the-youngest-sister-in-law-2/

4 Negara yang Terpaksa Lockdown Lagi Gara-gara COVID-19 Mengganas

 Hampir satu tahun masa pandemi berlangsung, beberapa negara memutuskan untuk kembali lockdown akibat lonjakan kasus COVID-19. Meskipun vaksinasi sudah mulai dilakukan, penyebaran virus Corona masih saja terjadi.

Dikutip dari Worldometer, Senin (14/12/2020), total kasus COVID-19 di seluruh dunia mencapai angka 72.742.299 kasus. Sementara itu jumlah kematian mencapai 1.620.823 kasus dan pasien yang sembuh mencapai 50.948.658 kasus.


Berikut empat negara yang kembali lockdown setelah terjadi lonjakan kasus COVID-19:


1. Amerika Serikat

Dikutip dari CNN, Minggu (13/12/2020), AS mulai melakukan vaksinasi pada Sabtu (12/12/2020) dengan pasien rawat inap COVID-19 sebanyak 108.487 pasien. Jumlah tersebut menjadi rekor tertinggi selama tujuh hari berturut-turut.


Lonjakan kasus terjadi dalam waktu dua bulan terakhir, di mana selama empat hari terdapat penambahan sebesar satu juta kasus. Sebelumnya, AS mencapai angka delapan juta kasus dalam waktu delapan bulan.


2. Jerman

Negara ini kembali memperketat lockdown mulai hari Rabu hingga Januari 2021, dengan total kasus Corona mencapai 1.338.483 menurut Worldometer. Sebelumnya, negara ini sudah melakukan lockdown parsial selama enam minggu terakhir.


"Saya berharap cara yang lebih ringan. Tapi karena belanja Natal jumlah kontak sosial sangat meningkat," kata kanselir Angela Merkel, dikutip dari Reuters, Senin (14/12/2020).


Toko-toko tertentu seperti supermarket dan apotek masih diperkenankan beroperasi. Namun, salon rambut dan kecantikan, wajib ditutup begitu juga dengan sekolah.


3. Jepang

Dikutip dari Reuters, Jepang pertama kali mencapai angka tiga ribu kasus COVID-19 dalam waktu satu hari. Menurut media lokal Jepang NHK, sebanyak 3.041 orang baru terinfeksi.


Lonjakan kasus COVID-19 di Jepang mulai terjadi saat musim dingin tiba terutama di bagian Hokkaido. Penyebaran kasus COVID-19 juga mulai meningkat di panti jompo, sekolah, dan rumah sakit.


4. Korea Selatan

Presiden Korsel Moon Jae-In mengingatkan bahwa pembatasan COVID-19 bisa dinaikkan ke level tertinggi usai beberapa hari belakangan terus mencatat rekor kasus COVID-19. Moon mendesak kewaspadaan dan upaya ketat menekan penyebaran kasus tersebut.

"Kecuali jika wabah dapat diatasi sekarang, itu telah sampai pada titik kritis mempertimbangkan untuk meningkatkan tindakan jarak sosial ke tingkat ketiga," kata Moon Jae-In, mengacu pada pembatasan paling ketat di bawah sistem lima tingkat negara itu.


Hingga kini, total kasus COVID-19 di Korea Selatan sudah mencapai angka 43.484 kasus. Total kematian mencapai angka 587 kasus dan 32.102 pasien dinyatakan sembuh.

https://trimay98.com/movies/street-stall/


7 Makanan untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung


Penyakit jantung menyumbang hampir sepertiga dari semua penyebab kematian di seluruh dunia. Pola makan memainkan peran utama dalam kesehatan jantung dan dapat memengaruhi risiko penyakit jantung.

Asupan makanan yang dikonsumsi dapat mempengaruhi tekanan darah, trigliserida, dan kadar kolesterol. Mengonsumsi makanan dengan jumlah kalori dan jumlah lemak yang tepat merupakan bagian penting untuk menjaga kesehatan jantung.


The American Heart Association menyarankan konsumsi banyak buah dan sayuran, biji-bijian, produk susu rendah lemak, unggas, ikan, dan kacang-kacangan untuk menjaga jantung tetap sehat.


Dikutip dari Very Well Health, berikut makanan yang baik untuk meningkatkan kesehatan jantung.


1. Apel

Apel telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung. Ini karena apel mengandung banyak senyawa berbeda yang meningkatkan berbagai faktor yang berkaitan dengan kesehatan jantung.


Misalnya, apel mengandung fitokimia yang disebut quercetin yang bertindak sebagai agen anti-inflamasi alami. Quercetin juga dapat membantu mencegah pembekuan darah.


Apel mengandung serat larut yang dapat menurunkan kolesterol jahat. Apel juga mengandung polifenol, yang dikenal karena efek antioksidannya.


2. Alpukat

Alpukat kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal, vitamin dan fitokimia yang bekerja sebagai antioksidan untuk melindungi jantung. Asam oleat yang merupakan asam lemak tak jenuh tunggal dalam alpukat, dikenal untuk mengurangi peradangan di seluruh tubuh, terutama di jantung.

https://trimay98.com/movies/seven-princess-driver/