Kamis, 17 September 2020

Ramadhan di Tengah Corona, Ini 7 Hal Positif yang Bisa Kamu Lakukan

 100 negara di dunia sudah memberlakukan lockdown guna mencegah penyebaran wabah virus Corona yang menyerang saluran pernafasan itu. Dan kini sebagian negara di dunia yang penduduknya muslim harus bersiap menjalani Ramadhan di tengah Corona.
Ramadhan, yang jatuh di bulan kesembilan dalam Kalender Islam, menandai bahwa umat muslim wajib melaksanakan ibadah puasa mulai dari matahari terbit sampai terbenam. Menurut ajaran agama Islam, puasa di bulan Ramadhan, bisa menghapus seluruh dosa dan kesalahan yang telah diperbuat selama di dunia. Namun harus dengan kekuatan iman dan mengharapkan pahala dari ridha Allah SWT.

Tahun ini, hari pertama puasa akan dimulai pada 24 April 2020. Biasanya bulan Ramadhan menjadi ajang untuk bersilaturahmi dengan cara buka puasa bersama dengan keluarga dan teman di restoran atau kafe. Dan Ramadhan juga menjadi waktu yang tepat untuk beribadah di masjid. Mulai dari menjalani salat wajib berjamaah, tarawih hingga itikaf.

Namun, tahun ini berbeda dengan Ramadhan sebelumnya. Corona dan aturan lockdown membuat masyarakat harus tetap #dirumahaja, menjaga jarak dengan orang lain dan tidak salat berjamaah di masjid untuk menghindari keramaian. Lantas, bagaimana sebaiknya umat muslim menyambut Ramadhan di tengah Corona ini?

Dikutip dari Alarabiya, di tengah pandemi Corona ini ada beberapa hal positif yang dapat kamu lakukan selama bulan Ramadhan ini:

1. Menetapkan tujuan untuk beribadah
Sebelum dimulainya Ramadhan, kamu bisa bersedekah atau memperbanyak membaca Al Qur'an. Jika dulu saat bekerja di kantor atau melakukan aktivitas lainnya di luar rumah kamu seperti merasa diburu waktu, kini kamu memiliki lebih banyak waktu karena berada #dirumahaja. Waktu ini pun kamu bisa manfaatkan untuk membaca dua sampai lima halaman Al Qur'an setiap hari. Tetapkan tujuan kamu sebelum Ramadhan ini bahwa bulan suci yang akan datang di 2020 akan kamu jalani lebih baik dari sebelumnya.

2. Menyempurnakan ibadah kamu dan berdoa
Karena pemerintah di seluruh dunia telah meminta sebagian besar karyawan untuk tidak pergi ke kantor dan WFH, kamu bisa mengerjakan saat lima waktu tanpa merasa diburu waktu dan juga memanjatkan doa selama bulan suci Ramadhan ini dengan lebih khusyuk.

3. Mengadakan buka puasa virtual
Agenda buka puasa juga bisa kamu adakan bersama dengan teman-temanmu dengan menggunakan aplikasi video call. Iftar virtual bisa menjadi alternatif yang menyenangkan untuk tetap bersilaturahmi bersama dengan kerabat dan keluarga besar yang kamu cintai.

4. Mencoba resep masakan terbaru
Selama Ramadhan, mencoba resep baru setiap hari juga bisa kamu lakukan. Resep-resep ini bisa untuk kamu coba untuk menu berbuka puasa dan juga berbagi kepada sesama, seperti orang yang tidak mampu.

5. Memberikan sajian berbuka puasa kepada driver ojek online
Jika kamu sedang bingung mau memasak apa? Atau tidak punya waktu untuk memasak, memesan makanan melalui layanan pesan antar lewat aplikasi ojek online bisa menjadi pilihan. Ketika driver ojol tiba membawa pesanan makananmu, kamu bisa menyerahkan sajian untuk berbuka puasa seperti, kurma, dan sebotol air.

6. Donasi untuk orang yang kurang beruntung
Jika kamu ingin berbagi di bulan Ramadhan ini, pertimbangkan untuk menyumbangkan uang, pakaian layak pakai yang sudah tidak kamu pakai, atau makanan berbuka untuk badan amal setempat. Atau carilah bank dan organisasi yang dapat mengambil barang sumbangan dari rumah ke rumah untuk menghindari kamu pergi ke luar rumah.

7. Batasi waktu yang biasanya kamu habiskan di media sosial
Selama lockdown semuanya harus dikerjakan #dirumahaja dan untuk menghindari rasa bosan, biasanya orang akan memilih untuk membuka jejaring media sosial. Sehingga tidak mengherankan penggunaan media sosial akhir-akhir ini telah melonjak tajam secara global, menurut data yang diberikan oleh Statista.

Pada Ramadhan ini, daripada menghabiskan berjam-jam untuk membuka Twitter, Instagram atau Youtube, lebih baik manfaat waktu untuk menyempurnakan ibadah, merenungkan apa saja yang sudah kita perbuat, introspeksi diri, berdoa mohon ampun kepada Allah SWT dan juga membaca Al-Qur'an.

Bagaimana? Yuk lakukan aktivitas yang bermanfaat di bulan suci Ramadhan.
https://cinemamovie28.com/naked-ambition-2-2/

Amanda Susanti Ungkap Kisah Sukses Sayurbox, Berawal dari Iseng Bikin Kebun

Sayurbox menjadi salah satu jasa antar belanja yang diandalkan banyak orang selama pandemi Corona. Amanda Susanti adalah wanita di balik kesuksesannya yang berperan sebagai CEO dan Founder Sayurbox. Amanda yang mengaku senang memecahkan masalah sejak kecil, awalnya memulai bisnis ini karena iseng bikin kebun. Simak kisah dan tips sukses membangun bisnis dari wanita yang masuk daftar Forbes 30 Under 30 kategori Industry, Manufacturing & Energy 2019 ini.

Dalam live streaming yang diadakan SHE @ Tokopedia, Amanda membagi pengalamannya terkait tema 'The Future of Equal'. Dalam kesempatan tersebut, wanita 29 tahun itu pun menceritakan awal dibangunnya Sayurbox pada 2016. Tak disangka, jika jasa jual dan antar bahan-bahan makanan berbasis aplikasi itu adalah bisnis serius pertamanya yang langsung sukses.

"Aku dari dulu senang bangun hal baru dan memecahkan masalah. Saat sekolah sampai kuliah sering iseng bikin usaha sampingan. (Meski sampingan) yang paling penting belajar dari pengalaman itu. Nah, balik dari kuliah sempet kerja dan iseng bikin kebun. Di situ saya lihat ada masalah rantai distribusi petani yang nggak ada akses ke pasar," ungkap Amanda.

Amanda menjadi salah satu dari sedikit wanita yang memimpin perusahaan di dunia teknologi. Ia sendiri mengaku tidak pernah mengalami pelecehan atau perlakuan tidak menyenangkan terkait kesetaraan gender. Namun kurangnya pemimpin wanita adalah masalah bersama yang menurutnya perlu diperbaiki.

"I think gender equality sesuatu yang nggak bisa kita lihat secara visual. It's happening, female leader masih kurang padahal performanya sama atau lebih bagus daripada pria,"

"Kepercayaan dan mindset yang harus kita ubah. Masih ada anggapan bahwa 'We as women need to work harder to prove we can do it'. Jadi kita sebagai wanita juga harus bisa support each other that's where we start untuk masa depan yang lebih seimbang," tutur wanita lulusan University of Manchester, Inggris

Ia pun berbagi tips kepada para wanita yang ingin memulai bisnis dan jadi pemimpin. Menurutnya salah satu kunci yang paling penting adalah percaya diri. "Orang melihat sukses berbeda-beda tergantung mereka enjoy-nya pada apa. Saya sendiri nggak lihat sukses itu end goal tapi selalu belajar untuk jadi lebih baik. Selalu learning to be someone better. Kalau untuk tips lakukan dengan percaya diri, belajar dari kegagalan, mindset selalu terbuka itu yang paling penting,"

Menjadi seorang wanita muda yang sukses, Amanda Susanti adalah panutan yang menginspirasi banyak wanita muda lain. Mengenai panutan, wanita yang pernah memenangkan kompetisi startup Seedstars Jakarta itu sendiri mengaku sering terinspirasi dari kerja keras timnya di Sayurbox.

"Setiap hari kita melihat orang yang menjadi inspirasi di situasi pandemi seperti ini, people working risking their life. Di Sayurbox, saya lihat ada staf yang awalnya dia checker with no education tapi dengan kerja keras dan kemampuan mereka bisa jadi supervisor dan manajer. Inspiring to see these changes," cerita Amanda.
https://cinemamovie28.com/ae-dil-hai-mushkil/