Realme tengah mencari pemakai X50 Pro yang mau menguji Android 11 beta di ponselnya itu.
Android 11 beta untuk X50 Pro akan berbasis pada Realme UI dan bukan Android polos. Mengingat ini adalah Android 11 versi awal, Realme hanya mencari developer yang sudah berpengalaman untuk menjajal OS ini.
Semua penguji beta harus mem-flash ROM tersebut secara manual ke ponsel, bukan secara over the air (OTA). Jadi memang pengujian ini sebaiknya hanya dilakukan oleh orang yang sudah berpengalaman melakukan flashing manual tersebut.
Menurut Realme saat ini masih terlalu dini untuk memberikan OS yang bisa memberikan pengalaman pengguna yang stabil, demikian dikutip detikINET dari GSM Arena, Senin (6/7/2020).
Pasalnya sejumlah fungsi sistem pun masih belum berfungsi serta antarmukanya, menurut Realme, masih jauh dari layak. Tentunya, banyak aplikasi yang mungkin tak akan berfungsi dengan normal di Android 11 beta tersebut.
Namun jika anda merasa cukup berpengalaman dan punya unit Realme X50 Pro dengan nomor model yang tepat, yaitu RMX2076, dan OS Android 10 terbaru versi RMX2076PU_11.1.25, maka anda bisa menjadi penguji Android 11 beta ini.
Realme pun memberikan cara untuk mengembalikan Realme X50 Pro yang sudah terinstal Android 11 beta untuk kembali ke Android 10 jika pembaruan OS tersebut dirasa sangat tak menyenangkan.
Instagram Boyong Reels ke India Setelah TikTok Dicekal
Setelah pemerintah India mencekal TikTok dan 58 aplikasi asal China lainnya, Instagram langsung memanfaatkan kesempatan ini. Aplikasi berbagi foto ini langsung membawa Reels, fitur pesaing TikTok, untuk diuji coba di India.
Dikutip detikINET dari TechCrunch, Selasa (7/7/2020) informasi ini pertama kali dilaporkan oleh Business Insider India. Sumber mereka mengatakan beberapa pengguna di India telah mendapatkan update Instagram terbaru yang berisi fitur Reels.
Selain India, Reels saat ini sudah bisa diakses di Brasil, Prancis dan Jerman. Juru bicara Facebook juga telah mengkonfirmasi rencana untuk meluncurkan Reels di lebih banyak negara.
"Kami berencana untuk mulai menguji coba versi terbaru Reels di lebih banyak negara," kata juru bicara Facebook kepada Business Insider India.
"Kami tidak sabar membawa versi baru ini untuk komunitas global kami. Tidak ada rencana lebih lanjut yang bisa dibagi terkait tanggal peluncuran atau negara untuk saat ini," sambungnya.
Selain karena pasar India kehilangan TikTok, kehadiran Reels di Negeri Bollywood juga terbilang ideal karena beberapa alasan. Salah satunya karena Facebook telah bekerjasama dengan Saregama, label musik terbesar di India.
Kerjasama ini akan memungkinkan Facebook untuk melisensi musik untuk digunakan di Facebook dan Instagram. Apalagi Saregama memegang lisensi untuk lebih dari 100.000 lagu.
Secara umum, Reels memiliki fitur yang sangat mirip dengan TikTok. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk membuat video berdurasi 15 detik yang dipasangkan dengan musik atau audio lainnya.
Reels juga menawarkan beberapa tools untuk mengedit video, seperti timer penghitung mundur dan tools untuk mengubah kecepatan video, untuk membuat video yang lebih kreatif.
https://kamumovie28.com/kamen-rider-ryuki-episode-39/