Sabtu, 04 Juli 2020

Permudah Pengalaman Pelanggan, Gojek Gabungkan Nama Aplikasi di 4 Negara

PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) memperkuat posisinya sebagai super app di Asia Tenggara. Hal ini ditunjukkan dengan rencana pengintegrasian nama aplikasi di empat negara seperti Indonesia, Singapura, Vietnam hingga Thailand yang akan dilakukan pada Agustus 2020 mendatang.
Co-CEO Gojek Andre Soelistyo mengatakan saat ini Gojek beroperasi di Indonesia dan Singapura dengan nama aplikasi Gojek, lalu nama GoViet di Vietnam dan GET di Thailand. Ke depan nama Gojek akan berlaku di empat negara tersebut, sehingga dapat meningkatkan pengalaman pengguna.

"Integrasi aplikasi Gojek di empat negara ini sejalan dengan misi kami mempermudah kehidupan sehari-hari bagi seluruh pengguna, termasuk pada salah satu periode tersulit dalam sejarah ini," ujar Andre dalam keterangannya, Jumat (3/7/2020).

Pengguna Gojek di Indonesia nantinya dapat langsung menggunakan aplikasi Gojek di Singapura, Vietnam maupun Thailand, begitu juga sebaliknya. Andre menuturkan perkembangan tersebut mencerminkan komitmen yang mendalam terhadap inovasi pelanggan.

"Selain itu, integrasi ini merupakan bagian dari strategi bisnis Gojek untuk memberikan pengalaman yang lebih baik kepada semua orang di ekosistem kami, hari ini dan di tahun-tahun mendatang," jelasnya.

Sementara itu, Co-CEO Gojek Kevin Aluwi menambahkan pihaknya sangat menantikan peluncuran platform integrasi ini. Ia pun berharap dengan menyatukan teknologi ini, Gojek dapat mengubah pengalaman pelanggan ke arah yang lebih baik melalui berbagai fitur dan produk yang lebih cepat.

"Kami sangat bersemangat untuk meluncurkan platform teknologi baru kami, dan untuk meresmikan kolaborasi erat yang kami miliki dengan tim GET dan GoViet selama bertahun-tahun. Dengan menyatukan teknologi kami, Gojek akan dapat mengubah pengalaman pelanggan, menghadirkan fitur dan produk baru ke pasar lebih cepat, mempercepat skala pelayanan di banyak negara, dan meningkatkan peluang penghasilan bagi mitra kami. Kami terus menerapkan visi kami sembari fokus pada perkembangan Gojek dalam sepuluh tahun ke depan. Kami optimis dengan masa depan Gojek," pungkasnya.

Sebagai informasi, sejak pertama diluncurkan tahun 2015, Gojek telah bertumbuh secara eksponensial menjadi super app dengan lebih dari 170 juta pengguna di seluruh pasarnya. Ke depan Gojek memastikan berbagai layanannya akan kembali dikembangkan lebih cepat baik di Indonesia maupun di negara-negara lain.

Cerita Korban Penipuan di Lazada, Uang Jutaan Melayang

Kasus penipuan saat belanja online terjadi lagi. Kali ini dialami pengguna Lazada, uang jutaan rupiah pun melayang.
Kejadian tersebut dialami pasangan suami istri Steven dan Andrea. Lantaran baru menempati rumah baru, mereka ingin mengisi dengan perangkat rumah tangga.

Lantaran kerap di-bombardir iklan diskonan, keduanya pun memilih beli perangkat yang dibutuhkan di Lazada awal Mei lalu.

"Kita belanja banyak barang rumah tangga, salah satunya vacuum cleaner. Total belanja Rp 4,8 jutaan," cerita Andrea saat dihubungi detikINET.

Setelah proses membayar selesai, Steven mengaku ditelpon seseorang yang mengaku dari Lazada. Dia diminta untuk melakukan konfirmasi terkait pengiriman barang.

"Dia bilang karena produk diskon dibutuhkan konfirmasi lagi, benar atau tidak," kata Steven.

Dia kemudian dikirimkan link di bagian chat dengan penjual. Tanpa curiga, Steven mengklik link tersebut.

Tak berapa lama, sang penjual menginformasikan adanya pembatalan massal dari Lazada dan menanyakan soal OTP. Di sinilah kecurigaan Steven timbul, mekin kuat setelah melihat alasan pembatalan karena pembeli berubah pikiran dan ada permintaan refund ke nomor rekening yang tidak dikenal.

Steven pun langsung melapor ke Lazada setengah jam setelah transaksi. Sayangnya meski ditanggapi oleh bagian customer service dan dijanjikan investigasi, dua bulan berlalu tidak ada solusi.

"Kami malah mendapat email refund telah telah terjadi, tapi nggak tau ke rekening mana. Setidaknya dari sana kita bisa lacak agar pihak kepolisian mengungkap," ujar Steven kesal.

"Pas ditanya nomor rekening refund nggak pernah jawab. Malah dapat pesan kejadian ini menjadi pelajaran buat kami," timpal Andrea geram.

Akhirnya pasangan suami istri ini melaporkan kejadian ke pihak kepolisian. Keduanya berharap kasus penipuannya dapat diusut tuntas.

"Untuk berharap uang kembali sih masih fifty-fifty-kan. Saya sih berharapnya orang-orang lebih aware kalau belanja online di sini. Lazada pun jangan tutup mata dengan kasus seperti ini, karena complain kami selalu disepelein," tutur Andrea.
https://kamumovie28.com/bagi-bagi-dong/

Jumat, 03 Juli 2020

Kasus Baru Virus Corona Tambah 1.301 Per 3 Juli, Ini Sebarannya

 Indonesia kembali mengumumkan adanya penambahan kasus baru virus Corona COVID-19. Saat ini sebanyak 1.301 kasus baru positif sehingga total ada 60.695 kasus. Hingga Jumat (3/7/2020), ada sebanyak 27.568 pasien sembuh dan 3.036 meninggal dunia.
"Untuk hari ini kasus positif sebanyak 1.301 orang, sehingga akumulasinya menjadi 60.695 orang," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona COVID-19, Achmad Yurianto, Jumat (3/7/2020).

Berikut detail sebaran virus Corona di Indonesia per 3 Juli:

Aceh: 1 kasus

Bali: 66 kasus

Banten: 21 kasus

Bengkulu: 6 kasus

DI Yogyakarta: 4 kasus

DKI Jakarta: 140 kasus

Jawa Barat: 28 kasus

Jawa Tengah: 134 kasus

Jawa Timur: 353 kasus

Kalimantan Timur: 13 kasus

Kalimantan Tengah: 50 kasus

Kalimantan Selatan: 110 kasus

Kepulauan Riau: 3 kasus

Nusa Tenggara Barat: 23 kasus

Sumatera Selatan: 36 kasus

Sumatera Barat: 10 kasus

Sulawesi Utara: 19 kasus

Sumatera Utara: 33 kasus

Sulawesi Tenggara: 11 kasus

Sulawesi Selatan: 180 kasus

Riau: 4 kasus

Maluku Utara: 10 kasus

Maluku: 7 kasus

Papua Barat: 5 kasus

Papua: 26 kasus

Sulawesi Barat: 1 kasus

Gorontalo: 5 kasus

Corona RI Tembus 60.695, 6 Provinsi Ini Nihil Kasus Baru Per 3 Juli

Indonesia kembali mencatatkan penambahan kasus virus Corona COVID-19. Ada wilayah yang melaporkan banyak kasus baru, ada juga yang sama sekali tidak ada kasus.
Hingga Jumat (3/7/2020) sudah ada 60.695 kasus positif virus Corona COVID-19 di Indonesia yang terkonfirmasi. Dari jumlah tersebut, ada 27.568 pasien yang sembuh sementara 3.036 lainnya meninggal dunia.

Berikut wilayah yang melaporkan tidak adanya penambahan kasus baru pada 3 Juli.

1. Kalimantan Barat
2. Jambi
3. Kalimantan Utara
4. Sulawesi Tengah
5. Lampung
6. Nusa Tenggara Timur

Sedangkan wilayah di Indonesia yang melaporkan peningkatan jumlah kasus terbanyak:

1. Jawa Timur = 353 kasus

2. Sulawesi Selatan = 180 kasus

3. DKI Jakarta = 140 kasus

4. Jawa Tengah = 134 kasus

5. Kalimantan Selatan = 110 kasus

Ahli Bedah Berhasil Sambungkan Mr P yang Putus, Bisa Ereksi Lagi

Ahli bedah di Inggris telah berhasil menyambungkan kembali penis seorang laki-laki yang sudah putus selama hampir satu hari. Ini adalah waktu terlama sebuah organ tubuh kembali terpasang setelah terlepas dari tubuh tanpa adanya pasokan darah.
Bukan hanya berhasil terpasang dan bisa berfungsi sebagai saluran pembuangan urine, Mr P pasien tersebut juga bisa mengalami ereksi. Hal ini berkaitan karena pemasangan pembuluh darah arteri dan vena yang berhasil disambung kembali.

"Keberhasilan pembedahan ini seharusnya menyemangati para dokter untuk mencoba replantasi penis, bahkan dalam keadaan iskemia (kehilangan suplai darah) dalam waktu lama, karena adanya kemungkinan sukses dan potensi fisik dan efek psikososial dari kehilangan organ bagi pasien," tulis tim bedah dari University Hospitals Birmingham NHS Foundation Trust, Inggris, seperti dikutip Science Alert, Jumat (3/7/2020).

Perekatan kembali penis, atau replantasi, biasanya jarang terjadi. Namun saat amputasi penis terjadi, penting untuk tim medis bertindak cepat untuk memberikan kesempatan terbaik bagi jaringan tubuh yang akan direplantasi agar bisa tetap bertahan hidup.

Pemasangan kembali yang berhasil adalah prosedur darurat yang membutuhkan bedah mikro yang rumit, dengan masukan spesialis dari ahli bedah urologi dan plastik, sesegera mungkin.
https://nonton08.com/cast/kim-delaney/