Jumat, 19 Juni 2020

Bercinta Tanpa Sakit, Ini 4 Cara Tingkatkan Pelumas Alami Wanita

Dalam melakukan hubungan seks, salah satu hal penting bagi wanita adalah lubrikasi vagina. Lubrikasi atau keluarnya cairan pelumas pada wanita memegang peran penting saat penetrasi. Sebab, ketika daerah intim kering dapat terjadi gesekan yang meningkatkan risiko cedera.
Lalu bagaimana caranya agar wanita bisa cepat menghasilkan pelumas vagina alami?

Berikut 4 tips membuat organ intim wanita lebih cepat basah seperti dikutip dari Daily Star.

1. Berciuman
Berciuman diketahui dapat merangsang gairah wanita saat bercinta. Rangsangan ini yang akan memicu miss V wanita cepat basah.

"Penelitian menemukan terdapat sinyal yang dikirim ke otak ketika kamu berciuman dengan penuh gairah, terutama pada wanita," kata pakar seks Nadia.

"Wanita sangat terangsang oleh sifat ciuman sensual dan intim," sambungnya.

2. Foreplay
Menurut Nadia, salah satu yang dapat merangsang wanita adalah foreplay. Sentuh zona sensitif wanita untuk memicu respons erotis tubuhnya.

Hal lain yang dapat dilakukan antara lain memberi pijatan sensual hingga meremas payudara. Pria dapat melakukan ini sebelum melakukan penetrasi.

3. Hindari stres
Ketika wanita merasa stres atau cemas, wanita mungkin sulit mendapatkan mood yang baik. Ini dapat berpengaruh dalam melaukan hubungan seks. Banyak hal yang bisa dilakukan wanita untuk memperbaiki mood sebelum bercinta.

"Bagi sebagian orang, mendengarkan musik atau melatih pernapasan dapat membuat kamu merasa bahagia," kata Nadia.

4. Minum cukup air
Dehidrasi juga merupakan alasan di balik masalah vagina kering pada wanita. Jadi minum cukup air dapat berpengaruh pada pelumas alami yang keluar dari tubuh.

"Kamu harus minum air 8 gelas sehari untuk tetap sehat, membantu pencernaan, dan mendapatkan kesehatan organ seks," jelas Nadia.

Menangis Terlalu Keras, Paru-paru Bayi Baru Lahir Ini Kolaps

Seorang bayi yang lahir prematur menjalani perawatan intensif selama 2 minggu, setelah diketahui paru-parunya kolaps akibat menangis terlalu keras.
Dilansir dari laman Fox News, bayi tersebut bernama Robyn Theaker. Ia lahir prematur pada bulan Maret, lima minggu lebih awal dengan berat lahir hanya sekitar 2,3 Kg.

Setelah persalinan, bayi itu mengalami kesulitan bernapas. Hasil pemeriksaan rontgen menunjukkan ada lubang kecil di kedua paru-paru.

Kylie, ibu Robyn mengatakan kondisi ini menyebabkan banyak udara masuk ke paru-paru anaknya ketika berteriak dan menangis. Robyn akhirnya harus dirawat secara intensif selama 11 hari.

"Selama 11 hari saja sudah terasa seperti 11 bulan. Saya merasa kesepian kala itu. Biasanya Anda akan ditemani keluarga untuk melewatinya bersama-sama, namun saat itu hanya ada saya dan Robyn," kata Kylie yang menjelaskan adanya pembatasan pengunjung karena pandemi COVID-19.

"Tidak ada hal lain yang saya pikirkan, rasa kekhawatiran saya padanya benar-benar menguras tenaga. Tidak ada yang bisa saya lakukan, selain menemaninya dan saya mengerti dia sangat kesakitan," lanjutnya.

Dokter pun melakukan tindakan drainase dada untuk membantu Robyn bernapas. Setelah beberapa hari, kondisi Robyn mulai menunjukkan peningkatan selama masa perawatan intensif dan akhirnya bisa bernapas sendiri tanpa bantuan alat pernapasan.

Setelah mendapatkan perawatan, Robyn diperbolehkan pulang ke rumah. Kyle sempat khawatir kemungkinan anaknya terinfeksi virus Corona COVID-19.

"Beberapa minggu pertama di luar rumah sakit, saya justru tidak bisa tenang. Saya hanya melihat dan menunggunya bila ada sesuatu yang salah," pungkas ibunya.
https://kamumovie28.com/bleach-episode-4-subtitle-indonesia/

Identitas Virus Corona RI Terungkap, Tak Semua Beda dengan Virus di Wuhan

Para ahli di dunia menemukan virus Corona COVID-19 sering bermutasi. Bahkan suatu studi sempat menyebut ada mutasi baru dari virus Corona yang membuat lebih mudah menular 10 kali lipat.
Namun bagaimana dengan jenis virus Corona di Indonesia? Samakah dengan virus Corona di Wuhan, tempat pertama kali virus Corona COVID-19 mewabah atau lebih ganas?

Ahli virologi Universitas Udayana Prof Ngurah Mahardhika menjelaskan jenis-jenis virus Corona di Indonesia. Disebutnya, ada yang persis dengan virus Corona di Wuhan, adapula yang memiliki perbedaan dengan di Wuhan.

"Kita lihat bahwa ada beberapa virus yang bahkan persis dengan Wuhan, ada yang beda tetapi tidak banyak," jelas Prof Ngurah di siaran langsung BNPB melalui kanal YouTube Kamis (18/6/2020).

Beberapa yang memiliki perbedaan dengan virus Corona di Wuhan diartikan Prof Ngurah bukan kemudian menjadi ganas. Hal ini diyakini karena perbedaan tidak terdapat pada binding site.

Menurut Prof Ngurah, jika jenis virus Corona di Indonesia memiliki perbedaan pda binding site akan ada kemungkinan bahwa virus Corona menjadi lebih ganas. Kabar baiknya, menurut data yang sangat terbatas saat ini tidak ditemukan perbedaan pada binding site.

"Tetapi virus (Corona) di Indonesia agak berbeda dengan Wuhan tetapi tidak pada reseptor pada binding site. Kalau berubah di binding site-nya berarti virus ini (Corona) ganas kemudian antibodi tidak berperan dan sebagainya," lanjutnya.

Selain itu, menurut data yang sangat terbatas virus Corona COVID-19 di Indonesia disebutkan tidak memiliki keunikan. Prof Ngurah mengartikan hal ini membuat bibit vaksin di dunia bisa dipakai di Indonesia.

"Virus (Corona) Indonesia itu tidak unik, jadi bibit vaksin dari manapun di dunia akan berkhasiat di Indonesia data sementara," kata Prof Ngurah.

Meskipun dinilai tampak belum bermutasi, Prof Ngurah mengimbau masyarakat untuk tidak kemudian menyepelekan protokol aman dari virus Corona COVID-19. Sebab, bisa saja virus Corona bermutasi lebih ganas jika banyak yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Mengapa demikian?

"Bagaimana cara agar virus tidak terus bermutasi? Caranya yang jangan sampai tertular, dan kalau sudah tertular jangan sampai menulari orang lain agar virus tidak bermutasi. Jangan kasih kesempatan virus bermutasi. Kalo bermutasi bisa lebih ganas bisa lebih ringan. Ada dua peluang itu selalu ada. Tapi kita tidak bisa atur," pungkasnya.

Bercinta Tanpa Sakit, Ini 4 Cara Tingkatkan Pelumas Alami Wanita

Dalam melakukan hubungan seks, salah satu hal penting bagi wanita adalah lubrikasi vagina. Lubrikasi atau keluarnya cairan pelumas pada wanita memegang peran penting saat penetrasi. Sebab, ketika daerah intim kering dapat terjadi gesekan yang meningkatkan risiko cedera.
Lalu bagaimana caranya agar wanita bisa cepat menghasilkan pelumas vagina alami?

Berikut 4 tips membuat organ intim wanita lebih cepat basah seperti dikutip dari Daily Star.

1. Berciuman
Berciuman diketahui dapat merangsang gairah wanita saat bercinta. Rangsangan ini yang akan memicu miss V wanita cepat basah.

"Penelitian menemukan terdapat sinyal yang dikirim ke otak ketika kamu berciuman dengan penuh gairah, terutama pada wanita," kata pakar seks Nadia.

"Wanita sangat terangsang oleh sifat ciuman sensual dan intim," sambungnya.

2. Foreplay
Menurut Nadia, salah satu yang dapat merangsang wanita adalah foreplay. Sentuh zona sensitif wanita untuk memicu respons erotis tubuhnya.

Hal lain yang dapat dilakukan antara lain memberi pijatan sensual hingga meremas payudara. Pria dapat melakukan ini sebelum melakukan penetrasi.

3. Hindari stres
Ketika wanita merasa stres atau cemas, wanita mungkin sulit mendapatkan mood yang baik. Ini dapat berpengaruh dalam melaukan hubungan seks. Banyak hal yang bisa dilakukan wanita untuk memperbaiki mood sebelum bercinta.

"Bagi sebagian orang, mendengarkan musik atau melatih pernapasan dapat membuat kamu merasa bahagia," kata Nadia.

4. Minum cukup air
Dehidrasi juga merupakan alasan di balik masalah vagina kering pada wanita. Jadi minum cukup air dapat berpengaruh pada pelumas alami yang keluar dari tubuh.

"Kamu harus minum air 8 gelas sehari untuk tetap sehat, membantu pencernaan, dan mendapatkan kesehatan organ seks," jelas Nadia.
https://kamumovie28.com/teens-who-squirt-2/