Jumat, 12 Juni 2020

Bunuh Virus dari Luar Rumah dengan Cuci Pakaian hingga Bersih

Skema new normal membuat aktivitas setiap orang yang tadinya dibatasi dapat beraktivitas kembali di luar rumah. Berbagai kegiatan seperti ibadah dan bekerja pun sudah dimulai dilonggarkan namun tetap memprioritaskan protokol kesehatan.
Selain itu, menjaga kebersihan juga jadi hal penting dalam menjalani skema new normal, mulai dari pakaian yang dipakai untuk beraktivitas sehari-hari. Mengapa begitu? Pakaian yang dikenakan selama di luar rumah dapat menyimpan bakteri dan juga virus-virus yang dapat menyebar ke lingkungan rumah.

Hal ini diperkuat oleh peneliti biomedis dan profesor patologi di John Jay College, Angelique Corthals yang menyebut virus dapat bertahan di sebuah permukaan. Meski begitu tidak banyak informasi tentang berapa lama virus COVID-19 dapat bertahan lama di tekstil.

"Namun, jika kita menyentuh permukaan yang terkontaminasi seperti tempat duduk di kereta, bersandar pada tiang, dan lainnya, kemungkinan virus tersebut akan terbawa kembali ke rumah," ungkap Corthals dikutip dari New York Times, Jumat (12/6/2020).

Lalu apa yang mesti dilakukan? Corthals menyarankan ada baiknya langsung mencuci pakaian dengan menggunakan air hangat. Menggunakan sarung tangan sekali pakai, setelah itu mencuci tangan dengan menggunakan sabun.

Selain itu mencuci menggunakan pembersih seperti deterjen juga dapat mencegah terbawanya virus-virus tersebut hinggap di pakaian. Adapun untuk memenuhi kebutuhan akan pembersih pakaian Anda dapat mencarinya di e-Catalogue Transmart. Ada berbagai pilihan seperti Bayclin Pemutih Disinfektan atau Rinso Anti Noda Classic.

Tidak hanya itu saja, Transmart juga memberikan berbagai promo alat pelindung diri (APD) untuk menghadapi new normal, seperti masker N95, hand sanitizer, topi dengan face shield hingga thermometer.

Semua produk tersebut bisa didapatkan dengan mudah lewat e-Catalogue Transmart yang langsung bisa diakses melalui aplikasi detikcom. Caranya yaitu dengan mengklik menu 'Layanan' kemudian pilih 'e-Catalogue Transmart'. Penuhi kebutuhan saat new normal di e-Catalogue Transmart!

Dua Tukang Cukur di AS Positif Corona, 140 Pelanggan Dipastikan Tak Tertular

 Tidak ada kasus virus Corona yang dikaitkan dengan dua penata rambut atau tukang cukur di Missouri yang menangani 140 pelanggan. Keduanya bekerja di salon Great Clips di Springfield di pertengahan Mei dan menjadi pasien positif COVID-19 tanpa gejala.
Kala itu satu penata rambut menangani 56 klien dan yang kedua menangani 84 pelanggan dan kontak dengan 7 rekan kerja. Mereka bekerja selama sekitar delapan hari dan selesai pada 20 Mei.

Pejabat kesehatan menyebut dari 140 pelanggan dan tujuh rekan kerja yang berpotensi terpapar, 46 telah dites dan hasilnya negatif. Selebihnya dikarantina selama 14 hari yang sekarang telah berlalu dan tidak ada yang menunjukkan gejala COVID-19.

Selama masa karantina, mereka yang tidak dites mendapat telepon dua kali sehari dari pejabat kesehatan yang menanyakan apakah mereka memiliki gejala yan berkaitan dengan virus Corona.

"Ini adalah berita yang menarik tentang efektivitas masker untuk mencegah COVID-19," kata Kathryn Wall, juru bicara Departemen Kesehatan Springfield-Green County dikutip dari CNN.

"Kami sedang mempelajari lebih jauh mengenai ini termasuk jenis masker yang dikenakan dan tindakan pencegahan apa yang diambil yang mengarah pada hasil menggembirakan ini," sambungnya.

Selain pentingnya masker, kasus ini menyoroti betapa pentingnya pelacakan kontak dan isolasi setelah terpapar untuk membantu menghentikan penyebaran penyakit.

Dalam sebuah pernyataan, Great Clips menyatakan senang dengan hasil pengujian tersebut.

"Semua pelanggan yang dites COVID-19 setelah mengunjungi salon Great Clips telah mengkonfirmasi hasil negatif. Bersama-sama dengan 1.100 franchisee independen kami, kami sangat peduli tentang kesejahteraan pelanggan, staf salon, dan komunitas yang kami layani, dan kami berterima kasih atas kesehatan orang-orang ini," katanya dalam sebuah pernyataan.
https://indomovie28.net/bleach-episode-12-subtitle-indonesia/

52 Pedagang di Pasar DKI Positif Corona, Catat Panduan Aman Berbelanja Ini

 Tercatat sebanyak 52 pedagang di 5 pasar tradisional DKI Jakarta terpapar virus Corona. Direktur Utama Perumda (PD) Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan, pihaknya akan menutup pasar yang pedagangnya positif COVID-19.
Pasar tradisional menjadi salah satu tempat yang bisa menjadi tempat penyebaran virus Corona. Mobilitas atau pergerakan orang di pasar tradisional biasanya lebih tidak terkontrol dan menjadi tempat berkumpulnya banyak orang menjadikan COVID-19 mudah menular.

"Saya menyampaikan memang benar apa yang disampaikan Pemprov tentang potensi penyebaran lewat pasar tradisional. Karena pasar pangan nggak tutup," ujar Arief dalam video conference bersama wartawan, Kamis (11/6/2020).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya telah mengeluarkan panduan berbelanja aman di pasar selama pandemi virus Corona. Di antaranya:

1. Jika memungkinkan, utamakan menggunakan layanan antar atau online.

2. Pasar grosir, pasar basah, supermarket, dan toko kelontong tetap buka dengan waktu yang terbatas.

3. Pengelola pasar dan swalayan harus menyediakan sarana untuk physical distancing yang layak dan nyaman. Terutama bagi lansia, anak-anak dan individu yang berkebutuhan khusus.

4. Gunakan masker, serta handsanitizer saat masuk dan keluar toko.

5. Jangan menyentuh wajah setelah memegang barang belanjaan.

6. Usahakan belanja di jam sepi dan tetap menjaga jarak saat berbelanja.

7. Tidak perlu mengajak keluarga saat berbelanja.

Selain itu ditegaskan bahwa pengelola pasar atau swalayan wajib menyediakan APD sesuai pedoman penggunaan. Di samping itu, menjaga kebersihan diri selama dan setelah berbelanja juga perlu diperhatikan.

Cukup habiskan 15-20 menit di dalam pasar, tetap memakai masker dan usahakan yang berbelanja adalah orang berusia muda dan memiliki tubuh yang sehat.

Bunuh Virus dari Luar Rumah dengan Cuci Pakaian hingga Bersih

Skema new normal membuat aktivitas setiap orang yang tadinya dibatasi dapat beraktivitas kembali di luar rumah. Berbagai kegiatan seperti ibadah dan bekerja pun sudah dimulai dilonggarkan namun tetap memprioritaskan protokol kesehatan.
Selain itu, menjaga kebersihan juga jadi hal penting dalam menjalani skema new normal, mulai dari pakaian yang dipakai untuk beraktivitas sehari-hari. Mengapa begitu? Pakaian yang dikenakan selama di luar rumah dapat menyimpan bakteri dan juga virus-virus yang dapat menyebar ke lingkungan rumah.

Hal ini diperkuat oleh peneliti biomedis dan profesor patologi di John Jay College, Angelique Corthals yang menyebut virus dapat bertahan di sebuah permukaan. Meski begitu tidak banyak informasi tentang berapa lama virus COVID-19 dapat bertahan lama di tekstil.

"Namun, jika kita menyentuh permukaan yang terkontaminasi seperti tempat duduk di kereta, bersandar pada tiang, dan lainnya, kemungkinan virus tersebut akan terbawa kembali ke rumah," ungkap Corthals dikutip dari New York Times, Jumat (12/6/2020).

Lalu apa yang mesti dilakukan? Corthals menyarankan ada baiknya langsung mencuci pakaian dengan menggunakan air hangat. Menggunakan sarung tangan sekali pakai, setelah itu mencuci tangan dengan menggunakan sabun.

Selain itu mencuci menggunakan pembersih seperti deterjen juga dapat mencegah terbawanya virus-virus tersebut hinggap di pakaian. Adapun untuk memenuhi kebutuhan akan pembersih pakaian Anda dapat mencarinya di e-Catalogue Transmart. Ada berbagai pilihan seperti Bayclin Pemutih Disinfektan atau Rinso Anti Noda Classic.

Tidak hanya itu saja, Transmart juga memberikan berbagai promo alat pelindung diri (APD) untuk menghadapi new normal, seperti masker N95, hand sanitizer, topi dengan face shield hingga thermometer.

Semua produk tersebut bisa didapatkan dengan mudah lewat e-Catalogue Transmart yang langsung bisa diakses melalui aplikasi detikcom. Caranya yaitu dengan mengklik menu 'Layanan' kemudian pilih 'e-Catalogue Transmart'. Penuhi kebutuhan saat new normal di e-Catalogue Transmart!
https://indomovie28.net/bleach-episode-10-subtitle-indonesia/