Kamis, 07 Mei 2020

Nekat Kemping di Pulau Disney yang Ditutup, Pria Ini Ditangkap

 Taman hiburan Disney World sedang tutup karena pandemi Corona. Namun seorang pria malah nekat kemping di salah satu pulau properti Disney yang ditutup untuk publik.

Dirangkum detikcom, seorang pria berusia 42 tahun bernama Richard McGuire ditangkap Deputi Orange County Sheriff pada hari Kamis lalu. Dia tertangkap sedang kemping di Disney's Discovery Island, salah satu pulau yang ditutup untuk umum.

Pria ini mengatakan bahwa dia tidak tahu bahwa banyak petugas yang berkeliling pulau, naik perahu dan juga dengan helikopter mencari dia di pulau pribadi ini. karena dia tertidur di dalam sebuah gedung.

Dia juga mengaku kepada deputi bahwa dia tidak mengetahui telah masuk ke dalam area terlarang, meskipun sudah banyak tanda 'dilarang masuk tanpa izin'.

Diakui juga, dia telah ada di pulau itu semenjak hari Senin dan merencanakan akan berkemah selama 1 minggu di properti Disney tersebut. Kepada polisi dia menyebutkan bahwa serasa berada di surga tropis saat di pulau ini.

Berdasarkan laporan keamanan Disney, mereka melihat McGuire menggunakan kapal perusahaan masuk ke pulau itu. Padahal telah banyak tanda dilarang masuk, namun McGuire tetap masuk ke kawasan tersebut.

Akhirnya McGuire ditangkap atas tuduhan masuk tanpa izin. Perlu kamu ketahui bahwa Discovery Island yang berada di Bay Lake, Florida ini telah ditutup secara misterius untuk umum semenjak tahun 1999.

Selain itu, tempat hiburan milik Disney lainnya, seperti Disneyland di California dan Walt Disney World resort di Florida juga sudah tutup sejak virus Corona mewabah di Amerika Serikat. Belum ada keputusan kapan taman hiburan milik Disney akan dibuka lagi.

Maskapai LCC Terbesar Eropa Kehilangan 99,6% Penumpang

Hampir tak ada yang terbang dengan maskapai LCC terbesar Eropa ini di bulan lalu. Penumpang Ryanair turun hampir 100% pada bulan lalu.
Hal itu diberitakan oleh Reuters, Rabu (6/5/2020). Maskapai penerbangan bertarif rendah terbesar di Eropa, Ryanair membukukan penurunan jumlah penumpang sebesar 99,6%.

Hitungan jumlah penumpang itu terjadi pada bulan April lalu. Sementara itu, maskapai berbiaya rendah yang lebih kecil, Wizz Air mengatakan hal serupa.

Angka jumlah penumpang Wizz Air juga anjlok di angka 97,6%. Pandemi Corona menghentikan sebagian besar layanan penerbangan di seluruh Eropa.

Selama bulan April, Ryanair mengatakan telah menerbangkan sejumlah 40.000 penumpang pada April lalu. Jumlah itu sangat jauh dibandingkan dengan 13,5 juta penumpang pada bulan yang sama pada 2019.

Ryanair memperkirakan jumlah penumpang akan mencapai titik minimal selama di bulan Mei dan Juni. Penurunan jumlah penumpang dikarenakan pembatasan perjalanan yang sedang berlangsung.

Wizz Air mengatakan bahwa armadanya mengangkut 78.389 penumpang pada bulan April lalu. Jumlah itu turun dari sejumlah 3,3 juta pada periode yang sama di tahun 2019.

Perusahaan memperkirakan angka tersebut akan membaik di bulan ini karena menjadi salah satu maskapai penerbangan Eropa pertama yang memulai kembali rute komersial dari London Luton dan Wina pada 1 Mei.

Perusahaan itu juga mengatakan maskapai baru akan meluncurkan rute penerbangan baru antara Abu Dhabi di Timur Tengah dan Eropa timur mengalami kemajuan. Itu sejalan dengan jadwal awal untuk mulai terbang di tahun ini.

Sebaran 338 Kasus Baru Positif Virus Corona di Indonesia 7 Mei

Indonesia kembali mengumumkan adanya penambahan kasus baru virus Corona COVID-19. Saat ini sebanyak 338 kasus baru positif sehingga total ada 12.776 kasus. Hingga Kamis (7/5/2020) ada sebanyak 2.381 sembuh, dan 930 meninggal dunia.
"Dari hasil pemeriksaan tersebut, kita mendapatkan kasus konfirmasi positif bertambah 338, totalnya menjadi 12.776 orang," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona COVID-19, Achmad Yurianto, Kamis (7/5/2020).

Sebaran 338 kasus baru positif virus Corona COVID-19 sebagai berikut:

Bali 10

Banten 8

DI Yogyakarta 15

DKI Jakarta 85

Jawa Barat 61

Jawa Tengah 13

Jawa Timur 46

Kalimantan Barat 5

Kalimantan Tengah 2

Kalimantan Selatan 13

Nusa Tenggara Barat 11

Sumatera Selatan 17

Sumatera Barat 14

Sumatera Utara 1

Sulawesi Selatan 19

Sulawesi Tengah 5

Riau 5

Papua 4

Gorontalo 4

Nekat Kemping di Pulau Disney yang Ditutup, Pria Ini Ditangkap

 Taman hiburan Disney World sedang tutup karena pandemi Corona. Namun seorang pria malah nekat kemping di salah satu pulau properti Disney yang ditutup untuk publik.

Dirangkum detikcom, seorang pria berusia 42 tahun bernama Richard McGuire ditangkap Deputi Orange County Sheriff pada hari Kamis lalu. Dia tertangkap sedang kemping di Disney's Discovery Island, salah satu pulau yang ditutup untuk umum.

Pria ini mengatakan bahwa dia tidak tahu bahwa banyak petugas yang berkeliling pulau, naik perahu dan juga dengan helikopter mencari dia di pulau pribadi ini. karena dia tertidur di dalam sebuah gedung.

Dia juga mengaku kepada deputi bahwa dia tidak mengetahui telah masuk ke dalam area terlarang, meskipun sudah banyak tanda 'dilarang masuk tanpa izin'.

Diakui juga, dia telah ada di pulau itu semenjak hari Senin dan merencanakan akan berkemah selama 1 minggu di properti Disney tersebut. Kepada polisi dia menyebutkan bahwa serasa berada di surga tropis saat di pulau ini.

Berdasarkan laporan keamanan Disney, mereka melihat McGuire menggunakan kapal perusahaan masuk ke pulau itu. Padahal telah banyak tanda dilarang masuk, namun McGuire tetap masuk ke kawasan tersebut.

Akhirnya McGuire ditangkap atas tuduhan masuk tanpa izin. Perlu kamu ketahui bahwa Discovery Island yang berada di Bay Lake, Florida ini telah ditutup secara misterius untuk umum semenjak tahun 1999.

Selain itu, tempat hiburan milik Disney lainnya, seperti Disneyland di California dan Walt Disney World resort di Florida juga sudah tutup sejak virus Corona mewabah di Amerika Serikat. Belum ada keputusan kapan taman hiburan milik Disney akan dibuka lagi.

Maskapai LCC Terbesar Eropa Kehilangan 99,6% Penumpang

Hampir tak ada yang terbang dengan maskapai LCC terbesar Eropa ini di bulan lalu. Penumpang Ryanair turun hampir 100% pada bulan lalu.
Hal itu diberitakan oleh Reuters, Rabu (6/5/2020). Maskapai penerbangan bertarif rendah terbesar di Eropa, Ryanair membukukan penurunan jumlah penumpang sebesar 99,6%.

Hitungan jumlah penumpang itu terjadi pada bulan April lalu. Sementara itu, maskapai berbiaya rendah yang lebih kecil, Wizz Air mengatakan hal serupa.

Angka jumlah penumpang Wizz Air juga anjlok di angka 97,6%. Pandemi Corona menghentikan sebagian besar layanan penerbangan di seluruh Eropa.

Selama bulan April, Ryanair mengatakan telah menerbangkan sejumlah 40.000 penumpang pada April lalu. Jumlah itu sangat jauh dibandingkan dengan 13,5 juta penumpang pada bulan yang sama pada 2019.

Ryanair memperkirakan jumlah penumpang akan mencapai titik minimal selama di bulan Mei dan Juni. Penurunan jumlah penumpang dikarenakan pembatasan perjalanan yang sedang berlangsung.

Wizz Air mengatakan bahwa armadanya mengangkut 78.389 penumpang pada bulan April lalu. Jumlah itu turun dari sejumlah 3,3 juta pada periode yang sama di tahun 2019.

Perusahaan memperkirakan angka tersebut akan membaik di bulan ini karena menjadi salah satu maskapai penerbangan Eropa pertama yang memulai kembali rute komersial dari London Luton dan Wina pada 1 Mei.

Perusahaan itu juga mengatakan maskapai baru akan meluncurkan rute penerbangan baru antara Abu Dhabi di Timur Tengah dan Eropa timur mengalami kemajuan. Itu sejalan dengan jadwal awal untuk mulai terbang di tahun ini.