Selasa, 25 Februari 2020

Pantai Pasir Putih Situbondo yang Disebut Sandiaga Tak Kalah dengan Monako

Dalam safari politik di Jawa Timur, Cawapres Sandiaga Uno singgah ke Wisata Bahari Pasir Putih Situbondo. Ia pun membandingkan keindahannya dengan Monako.

Kunjungan Cawapres Sandiaga Uno ke Pantai Pasir Putih Situbondo, Rabu (20/2/2019) membuatnya sedikit nostalgia. Sandi mengatakan, kalau ia pernah berkunjung ke pantai itu dengan ayahnya saat masih kecil.

"Pasir Putih ini dulu menjadi salah satu ikon pariwisata nasional. Saya ingat ketika masih SD, saya diajak ayah saya naik mobil dari Jakarta ke Surabaya dan ke Pasir Putih ini. Ini menjadi legenda daya tarik nasional. Ke depan bersama Prabowo-Sandi akan dikembangkan bersama dengan pemerintah daerah," kata Sandiaga di Pasir Putih pada detikcom.

Selain bersafari, Sandi juga menyempatkan diri untuk berolahraga sampai menikmati keindahan alam bawah lautnya. Malah, disebutnya Pantai Pasir Putih Situbondo tak kalah dengan Monako.

"Kalau ditata dengan baik, Pasir Putih ini memiliki potensi yang luar biasa. Tadi saya lihat di beberapa spot, pemandangannya indah. Saya tadi waktu lari membandingkan, ini tidak kalah dengan di Monako, Prancis selatan," tutur Sandiaga.

Menilik ke belakang, objek wisata tersebut memang sudah ada sejak lama. Dilihat detikTravel dari situs resminya, disebutkan kalau pantai itu sudah dikelola oleh Pendirian Perusahaan Daerah Pasir Putih Kabupaten Situbondo (Perusda PAPU) sejak 23 Februari 1985.

Traveler yang berkunjung ke sana pun bisa menyewa sejumlah fasilitas olahraga air seperti perahu layar, kano, ban pelampung, motor ATV, jetski, alat snorkeling, diving hingga flyboard. Mau mancing juga bisa.

Harga sewanya adalah Rp 25 ribu untuk perahu layar, Rp 10 ribu untuk ban pelampung dan Rp 40 ribu untuk kano berukuran sedang. Jika ingin menyelam atau diving, harga paketnya dimulai dari Rp 225 ribu.

Selain berwisata, sejumlah fasilitas penunjang lain seperti hotel hingga kolam renang dan tempat karaoke juga telah tersedia di sekitar Pantai Pasir Putih Situbondo.

Mirip Jokowi, Presiden Meksiko Naik Pesawat Kelas Ekonomi

Tak hanya Presiden Jokowi yang pernah naik pesawat kelas ekonomi. Baru-baru ini, Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador juga melakukan hal yang sama.

Dilansir detikTravel dari AFP, Rabu (20/2/2019), President Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador atau yang dikenal dengan inisial AMLO diketahui terbang naik pesawat kelas ekonomi menuju Sinaloa di Meksiko.

Ia pun hanya didampingi oleh lima bodyguard tak bersenjata. Di mana hal itu membuat beberapa pihak sedikit kesulitan untuk menjaganya. Diketahui, hal itu telah beberapa kali dilakukannya.

Kedatangan Manuel ke bandara dan kabin pesawat pun segera jadi sorotan traveler dan penumpang. Terlebih lagi, Manuel tak keberatan melayani permintaan salam hingga foto selfie bersama khalayak umum.

Sejatinya Manuel diberikan fasilitas berupa pesawat Boeing Dreamliner 787-8 oleh negara. Hanya saja, pesawat itu telah dijualnya. Ia lebih memilih bepergian naik pesawat komersial seperti rakyat biasa.

"Bagaimana saya bisa menaiki pesawat ini di saat begitu banyak kemiskinan di Meksiko," ujar Manuel saat ditanya soal pesawat tersebut.

Di kalangan masyarakat Meksiko, Presiden Manuel memang luar biasa populer. Menurut poling Mitofsky yang beredar di sana, sekitar 80% masyarakat menyukai Manuel. Ia pun disebut sebagai presiden paling populer sepanjang sejarah Meksiko.

Diketahui, popularitas Manuel datang dari kebijakannya untuk mengurangi gajinya dan para petinggi negara. Di mana nantinya uang itu akan digunakan untuk kebaikan masyarakat.

Sebelumnya, Presiden Jokowi diketahui pernah terbang naik pesawat Garuda Indonesia kelas ekonomi dari Jakarta menuju Singapura pada November 2014 lalu. Menggunakan uang pribadinya, Jokowi terbang bersama Ibu Negara Iriana untuk menghadiri kelulusan anak bungsunya, Kaesang Pangarep.

Paris Incar Banyak Turis Indonesia

ASEAN, khususnya Indonesia menjadi salah satu target Paris untuk kenalkan wisatanya. Seperti apa ya caranya?

Dalam jumpa media di Pullman Thamrin Jakarta, Rabu (20/2/2019), pariwisata Paris Region mengungkapkan bahwa jumlah turis ASEAN yang datang ke Paris jumlahnya meningkat.

"Di tahun 2017 sebanyak 420.000 turis dari ASEAN berkunjung ke Paris. Adapun mereka berasal dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam dan Singapura," ungkap Promotions Department Manager Paris Region, Sylvie Legars.

Dalam promosinya, Paris Region Tourism Board mengunjungi 3 kota di ASEAN, yaitu Singapura, Jakarta dan Bangkok.

"Untuk memperkenalkan Paris, Indonesia termasuk pasar yang kuat. Karena itu kami mengadakan tur ke ASEAN dengan salah satu sasarannya adalah turis Indonesia," tambahnya.

Sylvie juga mengungkapkan bahwa Paris tidak hanya punya Menara Eiffel dan The Louvre saja. Namun, masih banyak destinasi tersembunyi yang tidak boleh dilewatkan di Paris.

"Kami ingin wisatawan mengenal Paris tidak hanya dari Menara Eiffel saja. Namun banyak spot-spot wisata yang tersebar di wilayah Paris yang patut juga dikunjungi," tambahnya.

Banyak hal menarik yang bisa dilakukan turis di Paris. Dan juga semua destinasi bisa dikunjungi dengan transportasi apa pun.

"Di Paris kamu tidak hanya menikmati landmark Menara Eiffel atau The Louvre saja. Kamu bisa shopping, menikmati nightlife, gastronomi experience, cruising, kabaret dan berkunjung ke beragam landmark," tutup Sylvie.

Pantai Pasir Putih Situbondo yang Disebut Sandiaga Tak Kalah dengan Monako

Dalam safari politik di Jawa Timur, Cawapres Sandiaga Uno singgah ke Wisata Bahari Pasir Putih Situbondo. Ia pun membandingkan keindahannya dengan Monako.

Kunjungan Cawapres Sandiaga Uno ke Pantai Pasir Putih Situbondo, Rabu (20/2/2019) membuatnya sedikit nostalgia. Sandi mengatakan, kalau ia pernah berkunjung ke pantai itu dengan ayahnya saat masih kecil.

"Pasir Putih ini dulu menjadi salah satu ikon pariwisata nasional. Saya ingat ketika masih SD, saya diajak ayah saya naik mobil dari Jakarta ke Surabaya dan ke Pasir Putih ini. Ini menjadi legenda daya tarik nasional. Ke depan bersama Prabowo-Sandi akan dikembangkan bersama dengan pemerintah daerah," kata Sandiaga di Pasir Putih pada detikcom.

Selain bersafari, Sandi juga menyempatkan diri untuk berolahraga sampai menikmati keindahan alam bawah lautnya. Malah, disebutnya Pantai Pasir Putih Situbondo tak kalah dengan Monako.

"Kalau ditata dengan baik, Pasir Putih ini memiliki potensi yang luar biasa. Tadi saya lihat di beberapa spot, pemandangannya indah. Saya tadi waktu lari membandingkan, ini tidak kalah dengan di Monako, Prancis selatan," tutur Sandiaga.

Menilik ke belakang, objek wisata tersebut memang sudah ada sejak lama. Dilihat detikTravel dari situs resminya, disebutkan kalau pantai itu sudah dikelola oleh Pendirian Perusahaan Daerah Pasir Putih Kabupaten Situbondo (Perusda PAPU) sejak 23 Februari 1985.

Traveler yang berkunjung ke sana pun bisa menyewa sejumlah fasilitas olahraga air seperti perahu layar, kano, ban pelampung, motor ATV, jetski, alat snorkeling, diving hingga flyboard. Mau mancing juga bisa.