Selasa, 25 Februari 2020

Paris Incar Banyak Turis Indonesia

ASEAN, khususnya Indonesia menjadi salah satu target Paris untuk kenalkan wisatanya. Seperti apa ya caranya?

Dalam jumpa media di Pullman Thamrin Jakarta, Rabu (20/2/2019), pariwisata Paris Region mengungkapkan bahwa jumlah turis ASEAN yang datang ke Paris jumlahnya meningkat.

"Di tahun 2017 sebanyak 420.000 turis dari ASEAN berkunjung ke Paris. Adapun mereka berasal dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam dan Singapura," ungkap Promotions Department Manager Paris Region, Sylvie Legars.

Dalam promosinya, Paris Region Tourism Board mengunjungi 3 kota di ASEAN, yaitu Singapura, Jakarta dan Bangkok.

"Untuk memperkenalkan Paris, Indonesia termasuk pasar yang kuat. Karena itu kami mengadakan tur ke ASEAN dengan salah satu sasarannya adalah turis Indonesia," tambahnya.

Sylvie juga mengungkapkan bahwa Paris tidak hanya punya Menara Eiffel dan The Louvre saja. Namun, masih banyak destinasi tersembunyi yang tidak boleh dilewatkan di Paris.

"Kami ingin wisatawan mengenal Paris tidak hanya dari Menara Eiffel saja. Namun banyak spot-spot wisata yang tersebar di wilayah Paris yang patut juga dikunjungi," tambahnya.

Banyak hal menarik yang bisa dilakukan turis di Paris. Dan juga semua destinasi bisa dikunjungi dengan transportasi apa pun.

"Di Paris kamu tidak hanya menikmati landmark Menara Eiffel atau The Louvre saja. Kamu bisa shopping, menikmati nightlife, gastronomi experience, cruising, kabaret dan berkunjung ke beragam landmark," tutup Sylvie.

Pantai Pasir Putih Situbondo yang Disebut Sandiaga Tak Kalah dengan Monako

Dalam safari politik di Jawa Timur, Cawapres Sandiaga Uno singgah ke Wisata Bahari Pasir Putih Situbondo. Ia pun membandingkan keindahannya dengan Monako.

Kunjungan Cawapres Sandiaga Uno ke Pantai Pasir Putih Situbondo, Rabu (20/2/2019) membuatnya sedikit nostalgia. Sandi mengatakan, kalau ia pernah berkunjung ke pantai itu dengan ayahnya saat masih kecil.

"Pasir Putih ini dulu menjadi salah satu ikon pariwisata nasional. Saya ingat ketika masih SD, saya diajak ayah saya naik mobil dari Jakarta ke Surabaya dan ke Pasir Putih ini. Ini menjadi legenda daya tarik nasional. Ke depan bersama Prabowo-Sandi akan dikembangkan bersama dengan pemerintah daerah," kata Sandiaga di Pasir Putih pada detikcom.

Selain bersafari, Sandi juga menyempatkan diri untuk berolahraga sampai menikmati keindahan alam bawah lautnya. Malah, disebutnya Pantai Pasir Putih Situbondo tak kalah dengan Monako.

"Kalau ditata dengan baik, Pasir Putih ini memiliki potensi yang luar biasa. Tadi saya lihat di beberapa spot, pemandangannya indah. Saya tadi waktu lari membandingkan, ini tidak kalah dengan di Monako, Prancis selatan," tutur Sandiaga.

Menilik ke belakang, objek wisata tersebut memang sudah ada sejak lama. Dilihat detikTravel dari situs resminya, disebutkan kalau pantai itu sudah dikelola oleh Pendirian Perusahaan Daerah Pasir Putih Kabupaten Situbondo (Perusda PAPU) sejak 23 Februari 1985.

Traveler yang berkunjung ke sana pun bisa menyewa sejumlah fasilitas olahraga air seperti perahu layar, kano, ban pelampung, motor ATV, jetski, alat snorkeling, diving hingga flyboard. Mau mancing juga bisa.

Rekomendasi Jalan-jalan Sore di Bangkok yang Asyik

Liburan ke Bangkok, Thailand, enaknya jalan-jalan sore menikmati kota. Banyak tempat wisata yang bisa dilihat.

Jika jalan-jalan ke Bangkok, Thailand ada banyak sudut yang bisa dieksplor. Selain budaya, kuil dan aneka jajanan kaki lima, Bangkok punya tempat nongkrong seru. detikTravel yang berkunjung ke sana beberapa pekan lalu, merekomendasikan kawasan Siam.

Wilayah Siam memiliki persimpangan yang unik. Melalui jembatan layang, terhubung beberapa pusat perbelanjaan dan gedung yang bisa dikunjungi. Mulai dari Siam Discovery, MBK Center, Siam Paragon dan Bangkok Art and Culture Center.

Jika traveler ingin berbelanja aneka barang dengan sejumlah merk, bisa datang ke Siam Discovery dan Siam Paragon. Di sana, juga ada Madame Tussauds dan Sea Life Bangkok Ocean World yang bisa dikunjungi sebagai alternatif destinasi wisata.

Bila ingin berbelanja aneka barang dan oleh-oleh, traveler bisa berkunjung ke MBK Center. Beberapa suvenir dan oleh-oleh makanan dijual dengan harga miring. Bagi traveler Muslim, di dekat food court juga ada sejumlah makanan halal.

Sedangkan, Bangkok Art and Culture Center menyajikan pusat hiburan mengenai seni kontemporer. Dari seni lukis, film, musik dan lain-lain.

Namun, apabila traveler ingin berbelanja aneka barang mewah atau luxury brand, bisa mengunjungi Icon Siam. Jaraknya sekitar 20 menit dari sana.

Nah, jika bosan berbelanja dan ingin menikmati suasana malam saja traveler bisa ke persimpangan jembatan layang yang menghubungkan berbagai bangunan tersebut. Bisa melihat aneka gedung cantik dan suasana kota Bangkok.

Kalau mau nongkrong di persimpangan ini, datanglah sekitar pukul 17.00-19.00 malam waktu setempat. Di sinilah, traveler bisa melihat gemerlap lampu dengan suasana malam khas Bangkok.

Cara ke sana:

Transportasi paling pas untuk berkunjung ke kawasain ini adalah menggunakan BTS Skytrain dan turun di Stasiun Siam. Traveler juga bisa menggunakan jasa taksi argo.

Paris Incar Banyak Turis Indonesia

ASEAN, khususnya Indonesia menjadi salah satu target Paris untuk kenalkan wisatanya. Seperti apa ya caranya?

Dalam jumpa media di Pullman Thamrin Jakarta, Rabu (20/2/2019), pariwisata Paris Region mengungkapkan bahwa jumlah turis ASEAN yang datang ke Paris jumlahnya meningkat.

"Di tahun 2017 sebanyak 420.000 turis dari ASEAN berkunjung ke Paris. Adapun mereka berasal dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam dan Singapura," ungkap Promotions Department Manager Paris Region, Sylvie Legars.

Dalam promosinya, Paris Region Tourism Board mengunjungi 3 kota di ASEAN, yaitu Singapura, Jakarta dan Bangkok.

"Untuk memperkenalkan Paris, Indonesia termasuk pasar yang kuat. Karena itu kami mengadakan tur ke ASEAN dengan salah satu sasarannya adalah turis Indonesia," tambahnya.

Sylvie juga mengungkapkan bahwa Paris tidak hanya punya Menara Eiffel dan The Louvre saja. Namun, masih banyak destinasi tersembunyi yang tidak boleh dilewatkan di Paris.

"Kami ingin wisatawan mengenal Paris tidak hanya dari Menara Eiffel saja. Namun banyak spot-spot wisata yang tersebar di wilayah Paris yang patut juga dikunjungi," tambahnya.

Banyak hal menarik yang bisa dilakukan turis di Paris. Dan juga semua destinasi bisa dikunjungi dengan transportasi apa pun.

"Di Paris kamu tidak hanya menikmati landmark Menara Eiffel atau The Louvre saja. Kamu bisa shopping, menikmati nightlife, gastronomi experience, cruising, kabaret dan berkunjung ke beragam landmark," tutup Sylvie.