Selasa, 25 Februari 2020

Rekomendasi Jalan-jalan Sore di Bangkok yang Asyik

Liburan ke Bangkok, Thailand, enaknya jalan-jalan sore menikmati kota. Banyak tempat wisata yang bisa dilihat.

Jika jalan-jalan ke Bangkok, Thailand ada banyak sudut yang bisa dieksplor. Selain budaya, kuil dan aneka jajanan kaki lima, Bangkok punya tempat nongkrong seru. detikTravel yang berkunjung ke sana beberapa pekan lalu, merekomendasikan kawasan Siam.

Wilayah Siam memiliki persimpangan yang unik. Melalui jembatan layang, terhubung beberapa pusat perbelanjaan dan gedung yang bisa dikunjungi. Mulai dari Siam Discovery, MBK Center, Siam Paragon dan Bangkok Art and Culture Center.

Jika traveler ingin berbelanja aneka barang dengan sejumlah merk, bisa datang ke Siam Discovery dan Siam Paragon. Di sana, juga ada Madame Tussauds dan Sea Life Bangkok Ocean World yang bisa dikunjungi sebagai alternatif destinasi wisata.

Bila ingin berbelanja aneka barang dan oleh-oleh, traveler bisa berkunjung ke MBK Center. Beberapa suvenir dan oleh-oleh makanan dijual dengan harga miring. Bagi traveler Muslim, di dekat food court juga ada sejumlah makanan halal.

Sedangkan, Bangkok Art and Culture Center menyajikan pusat hiburan mengenai seni kontemporer. Dari seni lukis, film, musik dan lain-lain.

Namun, apabila traveler ingin berbelanja aneka barang mewah atau luxury brand, bisa mengunjungi Icon Siam. Jaraknya sekitar 20 menit dari sana.

Nah, jika bosan berbelanja dan ingin menikmati suasana malam saja traveler bisa ke persimpangan jembatan layang yang menghubungkan berbagai bangunan tersebut. Bisa melihat aneka gedung cantik dan suasana kota Bangkok.

Kalau mau nongkrong di persimpangan ini, datanglah sekitar pukul 17.00-19.00 malam waktu setempat. Di sinilah, traveler bisa melihat gemerlap lampu dengan suasana malam khas Bangkok.

Cara ke sana:

Transportasi paling pas untuk berkunjung ke kawasain ini adalah menggunakan BTS Skytrain dan turun di Stasiun Siam. Traveler juga bisa menggunakan jasa taksi argo.

Paris Incar Banyak Turis Indonesia

ASEAN, khususnya Indonesia menjadi salah satu target Paris untuk kenalkan wisatanya. Seperti apa ya caranya?

Dalam jumpa media di Pullman Thamrin Jakarta, Rabu (20/2/2019), pariwisata Paris Region mengungkapkan bahwa jumlah turis ASEAN yang datang ke Paris jumlahnya meningkat.

"Di tahun 2017 sebanyak 420.000 turis dari ASEAN berkunjung ke Paris. Adapun mereka berasal dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam dan Singapura," ungkap Promotions Department Manager Paris Region, Sylvie Legars.

Dalam promosinya, Paris Region Tourism Board mengunjungi 3 kota di ASEAN, yaitu Singapura, Jakarta dan Bangkok.

"Untuk memperkenalkan Paris, Indonesia termasuk pasar yang kuat. Karena itu kami mengadakan tur ke ASEAN dengan salah satu sasarannya adalah turis Indonesia," tambahnya.

Sylvie juga mengungkapkan bahwa Paris tidak hanya punya Menara Eiffel dan The Louvre saja. Namun, masih banyak destinasi tersembunyi yang tidak boleh dilewatkan di Paris.

"Kami ingin wisatawan mengenal Paris tidak hanya dari Menara Eiffel saja. Namun banyak spot-spot wisata yang tersebar di wilayah Paris yang patut juga dikunjungi," tambahnya.

Banyak hal menarik yang bisa dilakukan turis di Paris. Dan juga semua destinasi bisa dikunjungi dengan transportasi apa pun.

"Di Paris kamu tidak hanya menikmati landmark Menara Eiffel atau The Louvre saja. Kamu bisa shopping, menikmati nightlife, gastronomi experience, cruising, kabaret dan berkunjung ke beragam landmark," tutup Sylvie.

Tempat Main Ski di Hiroshima yang Mesti Kamu Coba

Kota Hiroshima begitu identik dengan sejarah bom nuklirnya. Liburan di sini, kamu juga bisa main ski lho. Hanya ada satu tempat yaitu Megahira Ski Resort.

Musim dingin jadi waktu yang tempat untuk liburan ke Jepang. detikTravel bersama Japan Airlines dan Japan National Tourism Organization (JNTO) berkunjung ke Kota Hiroshima pekan lalu.

Sayang rasanya sudah datang pada musim dingin tapi tidak main salju. Untuk wisatawan Indonesia yang hanya punya 2 musim, salju menjadi fenomena yang dicari saat ke Jepang.

Inilah Megahira Ski Resort, satu-satunya tempat main ski di Hiroshima. Megahira Ski Resort sendiri berada di kawasan Gunung Megahirayama, jaraknya sekitar satu jam dari Kota Hiroshima.

Sebelum masuk ke area bermain ski, traveler akan masuk ke toko suvenir di lantai bawah. Area ski berada di lantai 3.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menyewa perlengkapan ski. Di resort ini sudah ada tempat penyewaan ski yang bisa kamu datangi.

Perlengkapannya mulai dari topi kupluk, kacamata, sarung tangan, jaket, celana, sepatu, papan ski dan tongkat. Paket lengkap dapat di sewa dengan biaya 7.300 Yen atau sekitar Rp 925 ribu per orang.

Setelah meminjam perlengkapan untuk ski, traveler akan dibawa ke area ski. Area ski sendiri terbagi dua, pemula dan mahir.

Untuk pemula, trek yang diberikan tidak terlalu panjang dan landai. Berbeda dengan trek untuk yang mahir. Trek ini curam dan tajam.

Untuk yang baru pertama kali main ski, bisa mendaftar di ski school di tempat ini. Untuk kursus selama 2 jam, kamu akan dikenakan biaya 1.500 Yen atau sekitar Rp 190.000 private.

"Saya sudah 2 tahun jadi pelatih ski, tapi kalau main skinya sudah sekitar 20 tahun," ujar Chikako Taniguchi, pelatih ski.

Megahira sendiri sangat populer sebagai tempat bermain ski di Hiroshima. Untuk musim dingin tahun ini, tempat ini sampai kedatangan 3800 tamu.

Tempat ski ini buka mulai dari awal Desember sampai pertengahan Maret. Mulai buka pukul 08.00-17.00 waktu setempat, tempat ini akan sangat ramai saat akhir pekan tiba.

detikTravel sendiri baru pertama kali mencoba bermain ski. Ternyata susah-susah gampang. Sepatu yang berat dan papan yang panjang membuat jalan jadi susah.

Namun sepanjang trek, ada saja wisatawan yang jatuh karena belajar ski atau snowboard. Rupanya ini hal yang sangat wajar.

Setelah perenggangan, wisatawan biasanya akan diajak untuk latihan seluncur dan cara mengerem. Ini mungkin terlihat cukup mudah tapi sulit dalam pelaksanaan.

"Buka kaki untuk mengerem dan berdiri tegak untuk meluncur. Pelan-pelan saja," jelas Chikako.

Tak hanya teknik menyelaraskan tubuh, kamu harus jeli terhadap panjang papan seluncur dan merasakan kemiringan es. Kalau sudah berani, tantangan selanjutnya adalah meluncur dari atas bukit.

Tak perlu khawatir berjalan sampai atas bukit. Kamu akan naik kereta gantung khusus ski. Tak ada tali pengaman, karena saat tiba di atas bukit kamu harus langsung bangun dan berseluncur.

Meluncur dari atas bukit memberikan sensasi yang cukup tegang. Karena trek luncur memiliki kemiringan yang berbeda. Kanan kiri juga ramai dengan wisatawan lain yang bermain ski atau snowboard.

"Pelan-pelan saja, tak perlu takut. Ingat untuk merenggangkan kaki dan membungkuk untuk mengerem, kemudian kembali tegak untuk meluncur," ujar Chikako.