Senin, 24 Februari 2020

Umrah Sambil Bisnis, Para CEO Bisa Ikut Paket dari Agen Travel Ini

Ide umrah sambil bisnis mungkin masih asing terdengar. Namun, hal itu bisa dilakukan lewat paket wisata ini.

Indonesia adalah negara dengan jumlah jemaah umrah yang cukup banyak. Hal ini pun membuat semakin banyak agen travel yang menawarkan paket perjalanan umrah demi menggaet pasar yang besar tersebut.

Sebagai salah satu agen travel online, ONTrip juga melakukan pengembangan bisnisnya dengan meluncurkan ONTrip Halal. Kemudian dalam ONTrip halal terdapat program andalan yaitu Umrah CEO Muda yang menggandeng partner di bidang umrah, yaitu Annisa Travel.

CEO ONTrip, Winda Ayuputri Apsari mengatakan program Umrah CEO Muda diluncurkan khusus untuk para pengusaha atau CEO Muda yang ingin beribadah umrah sambil berjejaring dengan sesama pengusaha.

"Kami mengambil momen tahun 2019 ini di mana kita memiliki semangat baru untuk menjalankan kehidupan, termasuk berbisnis," kata Winda dalam keterangan tertulis, Kamis (21/2/2019).

Tidak hanya umrah, program Umrah CEO Muda ini juga memiliki agenda untuk company visit dan business matching. Hal ini bertujuan agar para peserta bisa mendapatkan jejaring dan wawasan lebih luas lagi untuk mengembangkan bisnisnya setelah mengikuti program ini.

"Bertema Spirit Quantum Leap, Umrah CEO Muda akan menjalankan programnya bersama 60-250 CEO yang ada di Indonesia. Program ini pun akan diadakan secara berkelanjutan untuk membantu para pengusaha untuk beribadah umrah dan memperluas jejaring berbisnis," sambungnya.

Adapun beberapa negara yang dituju sebagai tempat untuk company visit dan business matching antara lain adalah Dubai, Turki, dan Eropa. Peserta program Umrah CEO Muda akan mengunjungi negara-negara tersebut sebelum melakukan ibadah umrah.

Itinerary program ini dimulai dengan mengikuti event dan business matching di Dubai/Turki selama 3 sampai 4 hari, dilanjutkan dengan city tour. Setelah itu peserta akan bersiap untuk menuju Madinah dan Makkah untuk mulai melakukan ibadah umrah.

1. Selasa 12 Maret 2019 Jakarta-Dubai (Tour+Safari Desert)
2. Rabu 13 Maret 2019 Dubai-Abu Dhabi-Dubai (Abu Dhabi City Tour)
3. Kamis 14 Maret 2019 Dubai (SME World Summit+Dubai Mall)
4. Jumat 15 Maret 2019 Dubai-Madinah (Salat Jumat)
5. Sabtu 16 Maret 2019 Madinah (Ziarah+Raudah)
6. Minggu 17 Maret 2019 Madinah (Market Visit Bin Dawood)
7. Senin 18 Maret 2019 Madinah-Makkah (Miqot-Umrah)
8. Selasa 19 Maret 2019 Makkah (Ziarah-Miqot-Umrah)
9. Rabu 20 Maret 2019 Makkah
10. Kamis 21 Maret 2019 Makkah-Jeddah (Al Amudi)-Dubai (Transit)
11. Jumat 22 Maret 2019 Dubai-Jakarta

Menpar Sebut Lombok Masuk 3 Pulau Terindah di Dunia

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengunjungi Gili Air Kabupaten Lombok Utara. Keindahan Lombok sebagai destinasi wisata berkelas dunia mendapat pujian.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengunjungi Gili Air Kabupaten Lombok Utara. Keindahan Lombok sebagai destinasi wisata berkelas dunia mendapat pujian.

Kehadiran Menpar ke Gili Air untuk ground breaking Hotel Ama Laurra pada Kamis (21/2). Pembangunan resort itu menjadi yang pertama setelah bencana gempa bumi melanda wilayah Lombok Utara. Dia berharap keberadaan fasilitas hotel itu bisa memberikan semangat untuk Lombok bisa bangkit kembali.

"Semoga ini menjadi semangat untuk membangun NTB pada umumnya, khususnya Gili Matra (Meno, Air, Trawangan) untuk wisatawan lokal maupun mancanegara pada kelas yang tinggi," kata Menpar Arief Yahya, Kamis (21/2/2019).

Arief juga mengungkapkan tentang Majalah Travel and Leisure yang menetapkan 15 pulau terindah di dunia. Tiga di antara pulau terindah itu ada di Indonesia, yaitu Jawa, Bali dan Lombok.

Selain itu, dia menyatakan rencana KEK Mandalika yang akan segera mengoperasikan sirkuit MotoGp untuk pertama kalinya ada di Indonesia.

"Nah ini, jadi membuat NTB Positioningnya semakin kuat. Positioning halal itu akan membuat pertumbuhan pariwisata di NTB itu tertinggi" tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah sangat bangga dan menyambut baik kedatangan Menpar untuk kesekian kalinya. Menurutnya, hal itu membuktikan pemerintah sangat serius membantu NTB untuk bangkit.

"Kami yakin dengan keseriusan yang baik, yang tulus dari Pak Menteri, kita di Lombok ini bukan hanya sekadar ungkapan, tapi menjadi kenyataan dari kerja keras kita," ungkapnya. 

Menteri ESDM Kunjungi Taman Terakota & Nikmati Kopi Osing di Banyuwangi

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi. Di sana, Jonan sempat wisata hingga mencoba kopi osing.

Diketahui, Menteri Jonan ke Banyuwangi dalam rangka membuka rapat Dewan Energi Nasional (DEN) yang dilaksanakan di Banyuwangi selama dua hari (21-22/02/2019). Di sela-sela tugasnya tersebut, ia menyempatkan diri untuk menikmati sejumlah destinasi wisata di Bumi Blambangan.

Menteri kelahiran Surabaya itu mengunjungi Taman Gandrung Terakota di lereng Gunung Ijen hingga menikmati Kopi Osing di Sanggar Genjah Arum di Desa Kemiren, Kecamatan Licin Banyuwangi, Kamis (21/2/2019).

"Saya sengaja menaruh rapat DEN di Banyuwangi. Biasanya di Jakarta, tapi saya ingin suasana berbeda. Banyuwangi kan sekarang dikenal dengan pariwisatanya. Jadinya mereka bisa menikmati wisata di Banyuwangi," ujarnya usai menikmati Kopi Osing.

Jonan mengakui jika Pemkab Banyuwangi memiliki keseriusan menggarap pariwisata sebagai bagian dari pengembangan ekonomi kerakyatan. Hal inilah yang membuatnya mengapresiasi langkah-langkah Banyuwangi untuk mengembangkan wisatanya.

"Banyuwangi merupakan daerah yang memiliki keseriusan membangun daerah. Ini tak semua kepala daerah memilikinya. Saya senang melihat Banyuwangi serius mengembangkan pariwisatanya untuk mengembangkan perekonomian berbasis kerakyatan," ungkapnya.

Pada hari pertama kunjungannya tersebut, Jonan langsung menuju ke Jiwa Jawa Resort. Di tempat tersebut, ia bersama rombongan menikmati sarapan pagi. Ditemani Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, mereka lantas mengunjungi Taman Gandrung Terakota yang berhiaskan seribu patung gandrung di tengah lansekap persawahan yang hijau.

"Iki apik," ungkapnya dengan dialek surabaya saat mengunjungi galeri lukis seniman-seniman Banyuwangi yang juga terpajang di kompleks taman terakota tersebut.

Setelah puas mengunjungi taman terakota, ia melanjutkan perjalanannya ke sanggar Genjah Arum. Di sini ia menikmati Kopai Osing racikan dari Iwan Subekti. Sebagai seorang peracik kopi internasional, Iwan sukses mengembangkan kopi yang dihasilkan Banyuwangi memiliki cita rasa dunia.

"Kopi Banyuwangi enak-enak," ungkap Jonan usai menyeduh kopi di Genjah Arum.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengapresiasi langkah Menteri ESDM untuk menempatkan rapat DEN di Banyuwangi. Hal tersebut turut membantu Banyuwangi dalam mengembangkan wisata MICE (Meeting, Incentive, Conference, Exhibition) di Banyuwangi.

"Dengan sejumlah hotel yang ada di Banyuwangi ini, wisata MICE menjadi salah satu target yang kita kembangkan. Kami bersyukur, Kementerian ESDM melalui Dewan Energi Nasional menaruh pertemuan pentingnya di Banyuwangi," ungkap Anas.

Tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan ke Banyuwangi, Anas juga mengharapkan sektor ekonomi kerakyatan turut bergerak dari tumbuhnya wisata MICE tersebut. 

Umrah Sambil Bisnis, Para CEO Bisa Ikut Paket dari Agen Travel Ini

Ide umrah sambil bisnis mungkin masih asing terdengar. Namun, hal itu bisa dilakukan lewat paket wisata ini.

Indonesia adalah negara dengan jumlah jemaah umrah yang cukup banyak. Hal ini pun membuat semakin banyak agen travel yang menawarkan paket perjalanan umrah demi menggaet pasar yang besar tersebut.

Sebagai salah satu agen travel online, ONTrip juga melakukan pengembangan bisnisnya dengan meluncurkan ONTrip Halal. Kemudian dalam ONTrip halal terdapat program andalan yaitu Umrah CEO Muda yang menggandeng partner di bidang umrah, yaitu Annisa Travel.

CEO ONTrip, Winda Ayuputri Apsari mengatakan program Umrah CEO Muda diluncurkan khusus untuk para pengusaha atau CEO Muda yang ingin beribadah umrah sambil berjejaring dengan sesama pengusaha.

"Kami mengambil momen tahun 2019 ini di mana kita memiliki semangat baru untuk menjalankan kehidupan, termasuk berbisnis," kata Winda dalam keterangan tertulis, Kamis (21/2/2019).

Tidak hanya umrah, program Umrah CEO Muda ini juga memiliki agenda untuk company visit dan business matching. Hal ini bertujuan agar para peserta bisa mendapatkan jejaring dan wawasan lebih luas lagi untuk mengembangkan bisnisnya setelah mengikuti program ini.

"Bertema Spirit Quantum Leap, Umrah CEO Muda akan menjalankan programnya bersama 60-250 CEO yang ada di Indonesia. Program ini pun akan diadakan secara berkelanjutan untuk membantu para pengusaha untuk beribadah umrah dan memperluas jejaring berbisnis," sambungnya.