Senin, 24 Februari 2020

Menteri ESDM Kunjungi Taman Terakota & Nikmati Kopi Osing di Banyuwangi

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi. Di sana, Jonan sempat wisata hingga mencoba kopi osing.

Diketahui, Menteri Jonan ke Banyuwangi dalam rangka membuka rapat Dewan Energi Nasional (DEN) yang dilaksanakan di Banyuwangi selama dua hari (21-22/02/2019). Di sela-sela tugasnya tersebut, ia menyempatkan diri untuk menikmati sejumlah destinasi wisata di Bumi Blambangan.

Menteri kelahiran Surabaya itu mengunjungi Taman Gandrung Terakota di lereng Gunung Ijen hingga menikmati Kopi Osing di Sanggar Genjah Arum di Desa Kemiren, Kecamatan Licin Banyuwangi, Kamis (21/2/2019).

"Saya sengaja menaruh rapat DEN di Banyuwangi. Biasanya di Jakarta, tapi saya ingin suasana berbeda. Banyuwangi kan sekarang dikenal dengan pariwisatanya. Jadinya mereka bisa menikmati wisata di Banyuwangi," ujarnya usai menikmati Kopi Osing.

Jonan mengakui jika Pemkab Banyuwangi memiliki keseriusan menggarap pariwisata sebagai bagian dari pengembangan ekonomi kerakyatan. Hal inilah yang membuatnya mengapresiasi langkah-langkah Banyuwangi untuk mengembangkan wisatanya.

"Banyuwangi merupakan daerah yang memiliki keseriusan membangun daerah. Ini tak semua kepala daerah memilikinya. Saya senang melihat Banyuwangi serius mengembangkan pariwisatanya untuk mengembangkan perekonomian berbasis kerakyatan," ungkapnya.

Pada hari pertama kunjungannya tersebut, Jonan langsung menuju ke Jiwa Jawa Resort. Di tempat tersebut, ia bersama rombongan menikmati sarapan pagi. Ditemani Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, mereka lantas mengunjungi Taman Gandrung Terakota yang berhiaskan seribu patung gandrung di tengah lansekap persawahan yang hijau.

"Iki apik," ungkapnya dengan dialek surabaya saat mengunjungi galeri lukis seniman-seniman Banyuwangi yang juga terpajang di kompleks taman terakota tersebut.

Setelah puas mengunjungi taman terakota, ia melanjutkan perjalanannya ke sanggar Genjah Arum. Di sini ia menikmati Kopai Osing racikan dari Iwan Subekti. Sebagai seorang peracik kopi internasional, Iwan sukses mengembangkan kopi yang dihasilkan Banyuwangi memiliki cita rasa dunia.

"Kopi Banyuwangi enak-enak," ungkap Jonan usai menyeduh kopi di Genjah Arum.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengapresiasi langkah Menteri ESDM untuk menempatkan rapat DEN di Banyuwangi. Hal tersebut turut membantu Banyuwangi dalam mengembangkan wisata MICE (Meeting, Incentive, Conference, Exhibition) di Banyuwangi.

"Dengan sejumlah hotel yang ada di Banyuwangi ini, wisata MICE menjadi salah satu target yang kita kembangkan. Kami bersyukur, Kementerian ESDM melalui Dewan Energi Nasional menaruh pertemuan pentingnya di Banyuwangi," ungkap Anas.

Tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan ke Banyuwangi, Anas juga mengharapkan sektor ekonomi kerakyatan turut bergerak dari tumbuhnya wisata MICE tersebut. 

Umrah Sambil Bisnis, Para CEO Bisa Ikut Paket dari Agen Travel Ini

Ide umrah sambil bisnis mungkin masih asing terdengar. Namun, hal itu bisa dilakukan lewat paket wisata ini.

Indonesia adalah negara dengan jumlah jemaah umrah yang cukup banyak. Hal ini pun membuat semakin banyak agen travel yang menawarkan paket perjalanan umrah demi menggaet pasar yang besar tersebut.

Sebagai salah satu agen travel online, ONTrip juga melakukan pengembangan bisnisnya dengan meluncurkan ONTrip Halal. Kemudian dalam ONTrip halal terdapat program andalan yaitu Umrah CEO Muda yang menggandeng partner di bidang umrah, yaitu Annisa Travel.

CEO ONTrip, Winda Ayuputri Apsari mengatakan program Umrah CEO Muda diluncurkan khusus untuk para pengusaha atau CEO Muda yang ingin beribadah umrah sambil berjejaring dengan sesama pengusaha.

"Kami mengambil momen tahun 2019 ini di mana kita memiliki semangat baru untuk menjalankan kehidupan, termasuk berbisnis," kata Winda dalam keterangan tertulis, Kamis (21/2/2019).

Tidak hanya umrah, program Umrah CEO Muda ini juga memiliki agenda untuk company visit dan business matching. Hal ini bertujuan agar para peserta bisa mendapatkan jejaring dan wawasan lebih luas lagi untuk mengembangkan bisnisnya setelah mengikuti program ini.

"Bertema Spirit Quantum Leap, Umrah CEO Muda akan menjalankan programnya bersama 60-250 CEO yang ada di Indonesia. Program ini pun akan diadakan secara berkelanjutan untuk membantu para pengusaha untuk beribadah umrah dan memperluas jejaring berbisnis," sambungnya.

Hindari 'Mudik Trap' Saat Pulang Kampung Lebaran Nanti

Saat mudik ke kampung halaman, biasanya dibarengi dengan peningkatan kebutuhan yang luar biasa. Apalagi, jika saudara makin banyak.

Umumnya, mudik identik dengan kebutuhan transportasi melonjak bersama keluarga. Seluruh moda transportasi dan akomodasi seperti jadi buruan masyarakat Indonesia.

Begitu pun dengan beberapa tambahan. Misalnya saja oleh-oleh, yang diperuntukkan pada keluarga. Hal ini jadi momok dan pengeluaran tambahan yang mungkin bisa bikin cekak.

"Jangan sampai, kita terjebak dalam yang namanya Mudik Trap. Harus tahu dulu kebutuhan mendasar yang mana. Mungkin, saat ini kita beli tiketnya dulu. Karena lebih butuh, oleh-oleh dan sewa mobil atau atraksi liburannya bisa nanti," ujar Founder & CEO Jouska Indonesia, Aakar Abyasa dalam jumpa pers H-90 Mudik Lebaran Bersama dengan Tiket.com di Artotel Thamrin, Kamis (21/2/2019).

Aakar juga menambahkan, bahwa saat ini fenomena pengeluaran lebih besar ketika momen mudik bisa jadi mimpi buruk untuk semua orang. Ini karena, banyak orang yang menghabiskan uang untuk waktu tersebut tanpa memikirkan kelanjutan hidup selanjutnya.

"Fenomena saat ini di kelas menengah, makin gede gajinya makin banyak hutangnya. Gaji Rp 6 juta naik ke 8 juta masih gesek kartu kredit. Padahal, sebenarnya bisa diminimalisir," tambah Aakar.

Traveler pun juga harus cerdik ketika mudik Lebaran. Misalnya saja, bisa membeli tiket terlebih dahulu saat jauh-jauh hari. Kemudian, oleh-oleh dan kebutuhan lainnya saat THR datang.

"Kita harus lebih pintar mengatur setiap pengeluaran saat mudik. Jangan sampai, saat pulang laundry nggak bisa bayar, atau kebutuhan lain jadi menambah pengeluaran. Ini fenomena setiap tahun dan tidak bisa dibiarkan terus menerus," ujar Aakar.

Nah, solusinya traveler pun harus mulai menghitung apa saja yang ingin dilakukan saat mudik nanti. Hal ini untuk menghindari pengeluaran yang membengkak pasca mudik.

"Solusinya, kita bisa mengatur dulu apa saja pengeluaran dan pemasukan yang dimiliki. Dibuat dulu mana yang penting mana yang tidak. Ditambah, lihat-lihat promo yang ditawarkan juga membantu," tambah Aakar.

Menteri ESDM Kunjungi Taman Terakota & Nikmati Kopi Osing di Banyuwangi

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi. Di sana, Jonan sempat wisata hingga mencoba kopi osing.

Diketahui, Menteri Jonan ke Banyuwangi dalam rangka membuka rapat Dewan Energi Nasional (DEN) yang dilaksanakan di Banyuwangi selama dua hari (21-22/02/2019). Di sela-sela tugasnya tersebut, ia menyempatkan diri untuk menikmati sejumlah destinasi wisata di Bumi Blambangan.

Menteri kelahiran Surabaya itu mengunjungi Taman Gandrung Terakota di lereng Gunung Ijen hingga menikmati Kopi Osing di Sanggar Genjah Arum di Desa Kemiren, Kecamatan Licin Banyuwangi, Kamis (21/2/2019).

"Saya sengaja menaruh rapat DEN di Banyuwangi. Biasanya di Jakarta, tapi saya ingin suasana berbeda. Banyuwangi kan sekarang dikenal dengan pariwisatanya. Jadinya mereka bisa menikmati wisata di Banyuwangi," ujarnya usai menikmati Kopi Osing.

Jonan mengakui jika Pemkab Banyuwangi memiliki keseriusan menggarap pariwisata sebagai bagian dari pengembangan ekonomi kerakyatan. Hal inilah yang membuatnya mengapresiasi langkah-langkah Banyuwangi untuk mengembangkan wisatanya.

"Banyuwangi merupakan daerah yang memiliki keseriusan membangun daerah. Ini tak semua kepala daerah memilikinya. Saya senang melihat Banyuwangi serius mengembangkan pariwisatanya untuk mengembangkan perekonomian berbasis kerakyatan," ungkapnya.

Pada hari pertama kunjungannya tersebut, Jonan langsung menuju ke Jiwa Jawa Resort. Di tempat tersebut, ia bersama rombongan menikmati sarapan pagi. Ditemani Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, mereka lantas mengunjungi Taman Gandrung Terakota yang berhiaskan seribu patung gandrung di tengah lansekap persawahan yang hijau.

"Iki apik," ungkapnya dengan dialek surabaya saat mengunjungi galeri lukis seniman-seniman Banyuwangi yang juga terpajang di kompleks taman terakota tersebut.