Minggu, 23 Februari 2020

Liburan Bebas Stress di Depok, Main ke Taman Kota yang Baru

Liburan akhir pekan di Depok, enaknya menikmati taman kota yang baru. Stress dan penat pun dijamin hilang.

Tidak mau kalah dengan kota lain, Depok pun ikut merenovasi taman kota biar kekinian. Taman Lapangan Jawa di Jl Jawa, Perumnas Depok Utara pun berganti muka dengan sejumlah fasilitas baru.

Saat dilihat detikTravel, Sabtu (23/2/2019), lapangan yang dulu kusam dan penuh tumpukan sampah, kini tampak hijau dan segar. Tampak spanduk peresmian tertanggal 22 Januari 2019. Artinya taman kota ini baru berumur sebulan.

Lapangan bolanya dipasang rumput baru dan belum boleh diinjak. Sudut lapangan yang dulu jadi tempat sampah, kini jadi lapangan futsal. Tempat pembuangan sampah pindah lagi ke dekat kuburan dan lebih ditertibkan.

Di sekeliling lapangan dibuat jogging track. Ada juga ayunan untuk anak-anak dan jalur refleksi untuk manula.

Pada bagian taman di sisi Jl Jawa barulah ada plang taman dan area multi fungsi 10x3 meter yang diberi kanopi. Pagi itu digelar perpustakaan untuk anak-anak.

"Iya, tamannya belum sebulan. Kalau Sabtu ramai dengan anak sekolah di sekitar taman. Kalau Minggu ramai dengan warga," kata Ilyas, seorang warga.

Puskesmas Beji tampak membuka booth memberikan layanan kesehatan untuk warga. Kalau kelaparan, jangan khawatir. Jejeran pedagang makanan berjualan aneka makanan khas sarapan dari bubur ayam sampai soto.

Tempat duduk beton tersebar rapi di setiap sudut taman. Warga dan wisatawan bisa menikmati suasana dan angin sepoi-sepoi. Penat dan stress setelah seminggu bekerja pun sirna sudah.

Sungai Cantik dari Singapura, Tahu?

Singapura punya sungai yang jadi favorit wisatawan. Namanya Clarke Quay, bekas pelabuhan yang jadi destinasi intagramable. Sudah ke sini?

Clarke Quay merupakan salah satu sungai yang berada di Singapura. Dulunya sungai ini merupakan pelabuhan yang menjadi tempat perdagangan di Singapura. Namun seiring berjalannya waktu, sungai ini dirubah menjadi salah satu tempat wisata.

Dulunya sungai ini kotor, karena digunakan sebagai pusat perdagangan. Setelah dibersihkan dan dijadikan tempat wisata, sungai ini mulai ramai dikunjungi beberapa traveler yang datang ke Singapura.

Di sekitaran sungai, terdapat beberapa restaurant, butik dan bahkan ada mallnya juga. Clarke Quay ini sangat recommended untuk para traveler yang senang berjalan kaki dengan tenang menikmati tempat wisata di Singapura. Selain pemandangannya yang cukup memanjakan mata, tersedia juga beberapa restaurant jika ingin berhenti sejenak untuk mengisi perut.

Ada cara lain untuk menikmati Clarke Quay ini, yaitu dengan menaiki Boat Quay alias kapal kecil yang berlayar membelah sungai hingga melewati Marina Bay Sands dan Merlion Park. Meskipun air sungai tidak begitu jernih, namun tetap bersih dan tidak berbau. Selama perjalanan menggunakan Boat Quay, traveler bisa menikmati sejuknya angin sore hari disekitaran sungai dengan pemandangan pusat kota Singapura yang begitu ramai.

Menjelang malam hari, Clarke Quay akan sangat ramai dipadati pengunjung saat beberapa restaurant memulai untuk beraktivitas.

Jika ingin berjalan kaki dengan santai dan menikmati pemandangan sekitaran sungai, disarankan untuk datang pagi atau sore hari agar tidak terlalu panas. Namun, jika ingin melihat ramainya pengunjung atau ingin mencicipi beberapa makanan direstaurant yang tersedia dipesisir sungai, disarankan untuk datang pada malam hari.

Bagaimana, seru kan?

Bahagianya Bertemu Marc Marquez di Thailand

Tahun 2018 lalu, MotoGP diadakan di Thailand. Selain bisa melihat megahnya sirkuit, juga berkesempatan bertemu dengan pembalap Marc Marquez. Senangnya!

Tahun 2018 kemarin tahun pertama di Gelar MotoGP Thailand. Sirkuit Gp Thailand di sebut Chang circuit, letaknya di Provinsi Buriram. Jarak tempuh dari Bangkok ke Buriram sekitar 6 jam menggunakan kereta, dan seharian menggunakan Bus. Harganya cukup murah sekitar 100 Baht menggunakan kereta.
Tapi saya memilih menggunakan pesawat, jarak tempuh nya hanya sekitar setengah jam saja dan kebetulan saya mendapat tiket yang terjangkau.

Setiap perjalanan saya biasanya di temani tiket.com mulai dari tiket pesawat dan hotel dan masih banyak lagi tiket yang tersedia di tiket.com karena #semuaadatiketnya.  Saya tidak berwisata lagi ke wisata di Kota Bangkok karena memang tujuan saya hanya nonton Marc Marquez dan langsung berangkat menuju Buriram.

Setelah sampai di Buriram saya langsung menuju hotel yang sudah saya pesan dari tiket.com, dan sebagi solo traveling saya selalu bertanya kepada warga supaya tidak kesasar. Sesampainya di Hotel saya langsung tidur saja karena memang perjalanan cukup jauh, dan banyak istirahat agar tidak sakit dan lancar menonton balap selama tiga hari.

Dan saat menuju sirkuit saya tidak mengalami kesusahan mencari bus karena orang Thailand itu menurut saya sangat bersahabat dan banyak membantu saya. Bus menuju sirkuit itu sangat banyak karena memang sedang ada acara MotoGP dan semua bus itu gratis. Semua penumpang nggak perlu membayar ongkos, keren ya.

Dan sekitar 15 menit Bus ini sudah tiba di sirkuit, sebagai solo traveling dan penggemar Moto Gp saya mempunyai kepuasan tersendiri bisa sampai di sirkuit ini. Sirkuit ini luas dan megah pantes saja MotoGP memilih Sirkuit ini sebagai Sirkuit MotoGP. Pemandangan sirkuit ini cukup terbuka jadi bisa lihat para pembalap dari garis start dan sampe finish.

Saya bertemu juga dengan wanita Indonesia dan kami sama-sama mengidolakan Marc Marquez juga jadi kebahagiaan nonton balap di negeri orang semakin lengkap, dan semakin bahagia lagi ketika berjumpa penggemar Marc yang berasal dari Thailand.

Setelah 2 jam kami pun di jemput untuk bertemu idola, terharu banget lah namanya juga idola dan saya berangkat dari Indonesia sendiri. Pelukan dari sang idola akhirnya membayar semua rasa lelah. Dan sirkuit ini menjadi sirkuit favorit saya dan mempunyai pengalaman yang tidak terlupakan di Chang Circuit.

Liburan Bebas Stress di Depok, Main ke Taman Kota yang Baru

Liburan akhir pekan di Depok, enaknya menikmati taman kota yang baru. Stress dan penat pun dijamin hilang.

Tidak mau kalah dengan kota lain, Depok pun ikut merenovasi taman kota biar kekinian. Taman Lapangan Jawa di Jl Jawa, Perumnas Depok Utara pun berganti muka dengan sejumlah fasilitas baru.

Saat dilihat detikTravel, Sabtu (23/2/2019), lapangan yang dulu kusam dan penuh tumpukan sampah, kini tampak hijau dan segar. Tampak spanduk peresmian tertanggal 22 Januari 2019. Artinya taman kota ini baru berumur sebulan.

Lapangan bolanya dipasang rumput baru dan belum boleh diinjak. Sudut lapangan yang dulu jadi tempat sampah, kini jadi lapangan futsal. Tempat pembuangan sampah pindah lagi ke dekat kuburan dan lebih ditertibkan.

Di sekeliling lapangan dibuat jogging track. Ada juga ayunan untuk anak-anak dan jalur refleksi untuk manula.

Pada bagian taman di sisi Jl Jawa barulah ada plang taman dan area multi fungsi 10x3 meter yang diberi kanopi. Pagi itu digelar perpustakaan untuk anak-anak.

"Iya, tamannya belum sebulan. Kalau Sabtu ramai dengan anak sekolah di sekitar taman. Kalau Minggu ramai dengan warga," kata Ilyas, seorang warga.

Puskesmas Beji tampak membuka booth memberikan layanan kesehatan untuk warga. Kalau kelaparan, jangan khawatir. Jejeran pedagang makanan berjualan aneka makanan khas sarapan dari bubur ayam sampai soto.

Tempat duduk beton tersebar rapi di setiap sudut taman. Warga dan wisatawan bisa menikmati suasana dan angin sepoi-sepoi. Penat dan stress setelah seminggu bekerja pun sirna sudah.