Minggu, 23 Februari 2020

Bahagianya Bertemu Marc Marquez di Thailand

Tahun 2018 lalu, MotoGP diadakan di Thailand. Selain bisa melihat megahnya sirkuit, juga berkesempatan bertemu dengan pembalap Marc Marquez. Senangnya!

Tahun 2018 kemarin tahun pertama di Gelar MotoGP Thailand. Sirkuit Gp Thailand di sebut Chang circuit, letaknya di Provinsi Buriram. Jarak tempuh dari Bangkok ke Buriram sekitar 6 jam menggunakan kereta, dan seharian menggunakan Bus. Harganya cukup murah sekitar 100 Baht menggunakan kereta.
Tapi saya memilih menggunakan pesawat, jarak tempuh nya hanya sekitar setengah jam saja dan kebetulan saya mendapat tiket yang terjangkau.

Setiap perjalanan saya biasanya di temani tiket.com mulai dari tiket pesawat dan hotel dan masih banyak lagi tiket yang tersedia di tiket.com karena #semuaadatiketnya.  Saya tidak berwisata lagi ke wisata di Kota Bangkok karena memang tujuan saya hanya nonton Marc Marquez dan langsung berangkat menuju Buriram.

Setelah sampai di Buriram saya langsung menuju hotel yang sudah saya pesan dari tiket.com, dan sebagi solo traveling saya selalu bertanya kepada warga supaya tidak kesasar. Sesampainya di Hotel saya langsung tidur saja karena memang perjalanan cukup jauh, dan banyak istirahat agar tidak sakit dan lancar menonton balap selama tiga hari.

Dan saat menuju sirkuit saya tidak mengalami kesusahan mencari bus karena orang Thailand itu menurut saya sangat bersahabat dan banyak membantu saya. Bus menuju sirkuit itu sangat banyak karena memang sedang ada acara MotoGP dan semua bus itu gratis. Semua penumpang nggak perlu membayar ongkos, keren ya.

Dan sekitar 15 menit Bus ini sudah tiba di sirkuit, sebagai solo traveling dan penggemar Moto Gp saya mempunyai kepuasan tersendiri bisa sampai di sirkuit ini. Sirkuit ini luas dan megah pantes saja MotoGP memilih Sirkuit ini sebagai Sirkuit MotoGP. Pemandangan sirkuit ini cukup terbuka jadi bisa lihat para pembalap dari garis start dan sampe finish.

Saya bertemu juga dengan wanita Indonesia dan kami sama-sama mengidolakan Marc Marquez juga jadi kebahagiaan nonton balap di negeri orang semakin lengkap, dan semakin bahagia lagi ketika berjumpa penggemar Marc yang berasal dari Thailand.

Setelah 2 jam kami pun di jemput untuk bertemu idola, terharu banget lah namanya juga idola dan saya berangkat dari Indonesia sendiri. Pelukan dari sang idola akhirnya membayar semua rasa lelah. Dan sirkuit ini menjadi sirkuit favorit saya dan mempunyai pengalaman yang tidak terlupakan di Chang Circuit.

Liburan Bebas Stress di Depok, Main ke Taman Kota yang Baru

Liburan akhir pekan di Depok, enaknya menikmati taman kota yang baru. Stress dan penat pun dijamin hilang.

Tidak mau kalah dengan kota lain, Depok pun ikut merenovasi taman kota biar kekinian. Taman Lapangan Jawa di Jl Jawa, Perumnas Depok Utara pun berganti muka dengan sejumlah fasilitas baru.

Saat dilihat detikTravel, Sabtu (23/2/2019), lapangan yang dulu kusam dan penuh tumpukan sampah, kini tampak hijau dan segar. Tampak spanduk peresmian tertanggal 22 Januari 2019. Artinya taman kota ini baru berumur sebulan.

Lapangan bolanya dipasang rumput baru dan belum boleh diinjak. Sudut lapangan yang dulu jadi tempat sampah, kini jadi lapangan futsal. Tempat pembuangan sampah pindah lagi ke dekat kuburan dan lebih ditertibkan.

Di sekeliling lapangan dibuat jogging track. Ada juga ayunan untuk anak-anak dan jalur refleksi untuk manula.

Pada bagian taman di sisi Jl Jawa barulah ada plang taman dan area multi fungsi 10x3 meter yang diberi kanopi. Pagi itu digelar perpustakaan untuk anak-anak.

"Iya, tamannya belum sebulan. Kalau Sabtu ramai dengan anak sekolah di sekitar taman. Kalau Minggu ramai dengan warga," kata Ilyas, seorang warga.

Puskesmas Beji tampak membuka booth memberikan layanan kesehatan untuk warga. Kalau kelaparan, jangan khawatir. Jejeran pedagang makanan berjualan aneka makanan khas sarapan dari bubur ayam sampai soto.

Tempat duduk beton tersebar rapi di setiap sudut taman. Warga dan wisatawan bisa menikmati suasana dan angin sepoi-sepoi. Penat dan stress setelah seminggu bekerja pun sirna sudah.

Cari Ide Liburan ke 7 Negara di Astindo Fair 2019

Traveler yang cari ide liburan ke luar negeri bisa ke Astindo Fair 2019 di Jakarta Convention Center. Ada 7 negara siap berbagi info wisata.

Selain bisa cari tiket promo dan paket wisata, traveler yang berkunjung ke Astindo Fair di JCC juga bisa mampir ke booth badan pariwisata luar negeri. Dihimpun detikTravel, Sabtu (23/2/2019), ada sekitar 7 tourism board di pameran Astindo Fair tahun ini:

1. India

Traveler yang ingin liburan ke India bisa mampir ke booth-nya Incredible India di dalam ruang pameran. Kamu pun bisa mencari tahu seputar destinasi unggulan di Negeri Bollywood lewat brosur yang tersedia di sana.

2. Korea Selatan

Siapa di antara traveler yang suka K-pop atau K-drama? Jika mengaku salah satunya, kamu wajib datang ke booth Korea Tourism Organization.

Jangan sungkan untuk bertanya perihal budaya Korea Selatan hingga grup boyband dan girlband favorit kamu. Bisa juga tanya soal destinasi wisata di Negeri Ginseng.

3. Makao

Bertetangga dengan Hong Kong, Makao juga jadi salah satu destinasi wisata populer di kalangan wisatawan Indonesia. Selain bisa cari informasi seputar Makao, traveler juga bisa berfoto di booth Macao Government Tourism Office.

4. Filipina

Walau tak jauh beda dengan Indonesia, Filipina mulai diperhitungkan oleh wisatawan Indonesia. Mampir ke booth Phillippine Department of Tourism, kamu bisa dapat informasi hingga produk lokal secara cuma-cuma.

"Mereka registrasi dapat produk sponsor. Ikut foto di belakang dapat hasil foto, lalu bisa ikut digital fortune wheel (lotre - red), ujar GM Department of Tourism Phillipines Indonesia, Dewi.

Tahun ini PDOT pun memperkenalkan 4 fokus baru, yakni wisata ziarah Katolik, program belajar bahasa inggris, diving serta Asian hospital and medical center atau wisata medis.

5. Sri Lanka

Nama Sri Lanka mungkin masih belum populer di kalangan traveler. Namun, traveler yang ingin tahu soal negara satu ini bisa mampir ke Sri Lanka Tourism Promotion. Cobalah cari tahu soal teh Sri Lanka yang telah mendunia.

6. Taiwan Tourism Bureau

Buat kamu yang mau liburan ke Taiwan, bisa mampir ke booth Taiwan Tourism Bureau. Di sana kamu bisa cari informasi soal hotel dan destinasi wisata di sana.

7. Thailand

Terakhir ada booth Tourism Authority of Thailand. Tahun ini booth TaT tengah mempromosikan destinasi di Thailand Utara. Traveler pun bisa mencoba beragan

"Kalau kita lagi ada demo handicraft sama thai massage khas Thailand utara. Kita juga ada promo voucher," ujar Valent dari Tourism Authority of Thailand.

Traveler yang beli paket wisata hingga tiket ke Thailand juga bisa mampir ke booth ini untuk mendapatkan voucher ke sejumlah tempat wisata ke Thailand secara cuma-cuma.

Pameran Astindo Travel Fair 2019 berlangsung di JCC dari 22-24 September 2019.

Bahagianya Bertemu Marc Marquez di Thailand

Tahun 2018 lalu, MotoGP diadakan di Thailand. Selain bisa melihat megahnya sirkuit, juga berkesempatan bertemu dengan pembalap Marc Marquez. Senangnya!

Tahun 2018 kemarin tahun pertama di Gelar MotoGP Thailand. Sirkuit Gp Thailand di sebut Chang circuit, letaknya di Provinsi Buriram. Jarak tempuh dari Bangkok ke Buriram sekitar 6 jam menggunakan kereta, dan seharian menggunakan Bus. Harganya cukup murah sekitar 100 Baht menggunakan kereta.
Tapi saya memilih menggunakan pesawat, jarak tempuh nya hanya sekitar setengah jam saja dan kebetulan saya mendapat tiket yang terjangkau.

Setiap perjalanan saya biasanya di temani tiket.com mulai dari tiket pesawat dan hotel dan masih banyak lagi tiket yang tersedia di tiket.com karena #semuaadatiketnya.  Saya tidak berwisata lagi ke wisata di Kota Bangkok karena memang tujuan saya hanya nonton Marc Marquez dan langsung berangkat menuju Buriram.

Setelah sampai di Buriram saya langsung menuju hotel yang sudah saya pesan dari tiket.com, dan sebagi solo traveling saya selalu bertanya kepada warga supaya tidak kesasar. Sesampainya di Hotel saya langsung tidur saja karena memang perjalanan cukup jauh, dan banyak istirahat agar tidak sakit dan lancar menonton balap selama tiga hari.

Dan saat menuju sirkuit saya tidak mengalami kesusahan mencari bus karena orang Thailand itu menurut saya sangat bersahabat dan banyak membantu saya. Bus menuju sirkuit itu sangat banyak karena memang sedang ada acara MotoGP dan semua bus itu gratis. Semua penumpang nggak perlu membayar ongkos, keren ya.

Dan sekitar 15 menit Bus ini sudah tiba di sirkuit, sebagai solo traveling dan penggemar Moto Gp saya mempunyai kepuasan tersendiri bisa sampai di sirkuit ini. Sirkuit ini luas dan megah pantes saja MotoGP memilih Sirkuit ini sebagai Sirkuit MotoGP. Pemandangan sirkuit ini cukup terbuka jadi bisa lihat para pembalap dari garis start dan sampe finish.