Jumat, 21 Februari 2020

Cara Liburan Asyik di Hong Kong

Liburan ke Hong Kong beragam aktivitas menarik bisa dilakukan. Mulai dari jelajah kota, mencoba beragam wahana bermain, sampai wisata kuliner. Yuk!

Karena promo potongan harga tiket pesawat dari tiket.com, saya dan teman-teman mendadak jalan-jalan ke Hong Kong. Highlight dari perjalanan kami adalah side trip ke Macau, bermain sepuasnya ke Disneyland, dan menikmati makanan enak di sana.

Apa yang kalian lakukan kalau lagi bosan di kantor? Kalau saya biasanya browsing tiket.com, siapa tahu lagi ada promo menarik yang ditawarkan. Dan beberapa bulan lalu ketika saya lagi lihat-lihat tiket.com, ada promo menggiurkan berupa potongan sebesar Rp 650 ribu untuk tiket pesawat, lumayan banget kan!

Apalagi selain promo, pembayarannya bisa dilakukan dengan cicilan kartu kredit. Langsung saja saya menghubungi sahabat-sahabat saya tentang promo ini dan segera kami membeli tiket pesawat Malaysia Airlines ke Hong Kong seharga IDR 2,4 jutaan saja seorang karena promo tersebut.

Jumat sore kami tiba di Hong Kong. Dari Hong Kong International Airport kami bertolak ke penginapan kami di daerah Yau Ma Tei menggunakan bus sebagai moda transportasi paling efisien dari segi biaya dan waktu. Yau Ma Tei terletak di area Mong Kok yang dikenal sebagai area perbelanjaan dan pasar malam populer di Hong Kong. Karena sudah malam dan lapar, langsung saja kami mencari makan.

Makanan apa yang kalian ingat kalau saya sebut kata Hong Kong? Ya, dim sum! Walaupun dim sum lebih umum dinikmati sebagai sarapan atau makan siang, tak ada salahnya menikmati dim sum sebagai makan malam, karena cukup banyak restoran dim sum yang buka sampai pagi hari di Hong Kong.

Dari penginapan, kami berjalan kaki ke restoran Dim Dim Sum (non halal) di Jordan Street. Kami menghabiskan sekitar Rp 700 ribu untuk makan berempat dan kenyang di sana. Mahal? Memang rupanya biaya kulineran di Hong Kong ini lumayan besar. Setidaknya saya menghabiskan Rp 100-200 ribu (jika di rupiahkan) sekali makan di sana.

Keesokan paginya, kami berangkat ke Macau menggunakan ferry. Selama di Macau kami memilih untuk menggunakan taksi untuk berkeliling. Tujuan pertama kali adalah Nam Peng Cafe, Cha Chaan Teng yang cukup terkenal di Macau. Di Nam Peng Cafe kami menikmati sarapan khas ala Hong Kong / Macau yaitu sup makaroni dan sandwich (non halal). Rasanya lumayan lah, tapi tetap saja lebih nikmat sarapan mie atau bubur ayam. Dari Nam Peng Cafe kami berjalan kaki ke Ruins of St. Paul's, landmark yang wajib dikunjungi di Macau.

Setelah melakukan foto wajib di depan Ruins of St. Paul's kami mengitari Senado Square yang dipadati oleh wisatawan mancanegara. Di Senado Square ada banyak toko-toko dan penjajah makanan yang menarik untuk dikunjungi. Jangan lupa berfoto dengan bangunan-bangunan bersejarah yang estetik di sana. Dari Senado Square kami melanjutkan perjalan ke Hotel The Venetian yang juga jadi spot yang wajib dikunjungi di Macau.

Di pusat perbelanjaan The Venetian kita bisa menyusuri 'Venesia mini' dengan gondola seperti di Venesia sesungguhnya atau juga mampir ke outlet Lord Stow's Bakery untuk menikmati Portugese egg tart. Egg tart satu ini sudah sangat dikenal dan memang patut  banget dicobain karena rasanya enak banget.

Dari The Venetian kami melanjutkan perjalanan ke Macau Tower di mana kita bisa melihat keseluruhan kota Macau dari ketinggian 223 meter. Buat kalian yang suka tantangan, kalian patut nyobain bungee jumping dan skywalking dari puncak Macau Tower yang tingginya mencapai 300 meter. Setelah menghabiskan waktu di Macau, menurut saya side trip ke Macau patut dipertimbangkan buat kalian yang bosan dengan hiruk pikuk Hong Kong.

Tiket Pesawat Mahal, Penumpang di Bandara SIM Aceh Turun 30 Persen

Jumlah penumpang pesawat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Aceh turun 30 persen akibat tiket pesawat mahal di dalam negeri. Mereka terbang lewat Malaysia.

"Secara umum pastilah ada dampak penurunan (karena tiket mahal). Cuma kalau dari traffic penerbangan turun sekitar 15 persen sampai 20 persen. Untuk penumpang sekitar 15-30 persen," kata GM PT Angkasa Pura-2 Bandara Sultan Iskandar Muda, Yos Suwagiono, saat dikonfirmasi wartawan di Blang Bintang, Aceh Besar, Selasa (26/2/2019).

Sebelumnya jumlah penumpang di pintu kedatangan dan keberangkatan mencapai 3.500 orang/hari. Namun dalam dua bulan terakhir, jumlahnya turun menjadi 2.500 orang.

Menariknya, jumlah penumpang yang berangkat ke Malaysia mengalami peningkatan pasca harga tiket pesawat melonjak drastis dalam negeri. Yos mencatat, 40 persen penumpang sekarang terbang ke Malaysia. Malaysia diketahui, bisa jadi rute alternatif ke Jakarta dengan harga lebih murah.

"Sekarang Air Asia sudah terbang sehari tiga kali. Penerbangan ke Penang juga sudah ada setiap hari," ungkap Yos.

Menurut Yos, meski pihak maskapai sudah menurunkan harga tiket pesawat, namun belum mampu mendongkrak jumlah penumpang pesawat. Ia menyebut, harga tiket turun berkisar 20-30 persen.

"Kenaikan kemarin kan hampir 100 persen. Terasa bagi masyarakat, kecuali bagi pelaku bisnis," jelasnya.

"Bagi kita secara year to year Januari sampai Maret memang dari tahun ke tahun selalu turun. Karena di saat itu low season. Tapi karena peningkatan harga tiket ini lebih turun lagi," kata Yos.

Tak hanya jumlah penumpang yang mengalami penurunan. Pengangkutan kargo juga turun antara 5-15 persen. Hal itu, sebutnya, dampak dari aturan maskapai yang membebankan biaya kargo bagi penumpang.

"Penerapan biaya kargo juga sangat berdampak," bebernya.

Cara Liburan Asyik di Hong Kong

Liburan ke Hong Kong beragam aktivitas menarik bisa dilakukan. Mulai dari jelajah kota, mencoba beragam wahana bermain, sampai wisata kuliner. Yuk!

Karena promo potongan harga tiket pesawat dari tiket.com, saya dan teman-teman mendadak jalan-jalan ke Hong Kong. Highlight dari perjalanan kami adalah side trip ke Macau, bermain sepuasnya ke Disneyland, dan menikmati makanan enak di sana.

Apa yang kalian lakukan kalau lagi bosan di kantor? Kalau saya biasanya browsing tiket.com, siapa tahu lagi ada promo menarik yang ditawarkan. Dan beberapa bulan lalu ketika saya lagi lihat-lihat tiket.com, ada promo menggiurkan berupa potongan sebesar Rp 650 ribu untuk tiket pesawat, lumayan banget kan!

Apalagi selain promo, pembayarannya bisa dilakukan dengan cicilan kartu kredit. Langsung saja saya menghubungi sahabat-sahabat saya tentang promo ini dan segera kami membeli tiket pesawat Malaysia Airlines ke Hong Kong seharga IDR 2,4 jutaan saja seorang karena promo tersebut.

Jumat sore kami tiba di Hong Kong. Dari Hong Kong International Airport kami bertolak ke penginapan kami di daerah Yau Ma Tei menggunakan bus sebagai moda transportasi paling efisien dari segi biaya dan waktu. Yau Ma Tei terletak di area Mong Kok yang dikenal sebagai area perbelanjaan dan pasar malam populer di Hong Kong. Karena sudah malam dan lapar, langsung saja kami mencari makan.

Makanan apa yang kalian ingat kalau saya sebut kata Hong Kong? Ya, dim sum! Walaupun dim sum lebih umum dinikmati sebagai sarapan atau makan siang, tak ada salahnya menikmati dim sum sebagai makan malam, karena cukup banyak restoran dim sum yang buka sampai pagi hari di Hong Kong.