Senin, 10 Februari 2020

Trans Studio Mall Bali Resmi Dibuka, Pengunjung Antusias

Trans Studio Mall Bali hari ini resmi dibuka. Hari pertama dibuka pengunjung sudah membludak pecah!

Sejak siang pengunjung sudah berdatangan untuk mendatangi mal yang terletak di Jl Imam Bonjol, Denpasar, Bali itu. Warga antusias menyambut kehadiran mal yang mengusung tema 'The Heart of Bali' ini.

Area mal ini terbilang luas, dan memiliki dua lantai. Begitu masuk ke mal, pengunjung bakal disuguhi instalasi PacMan yang bergelantungan.

Ada beberapa taman indoor yang dilengkapi dengan kolam kecil. Area taman ini jadi salah satu spot favorit bagi pengunjung yang mengajak anak-anak, sebab ada instalasi jerapah lucu yang jadi spot instagramable.

Tak hanya itu, di lantai dua pengunjung juga bakal disuguhi instalasi kursi besar dari pohon artifisial. Area Trans Studio yang belum dibuka untuk umum pun sudah menjadi salah satu spot foto favorit pengunjung.

Salah satunya Ni Luh Wijuni Asih (19) yang datang bersama dua orang temannya Sri dan Tari. Mereka terlihat asyik berfoto di miniatur gapura candi.

"Iya sudah nunggu-nunggu bukanya, soalnya banyak wahana yang menarik, beda sama yang lain. Tempat selfienya banyak," ujar Yuni semringah.

Yuni mengaku senang karena Trans Studio Mal Bali ini juga dekat dengan tempat tinggalnya. Dia mengaku puas meski masih ada wahana yang belum dibuka untuk umum.

"Sisi kurangnya belum ada, puas banget. Paling macet aja tadi ramai soalnya," tuturnya.

Travel Blogger Dikecam, Dia Naik First Class Anak-anaknya di Kelas Ekonomi

Travel blogger wanita asal Inggris dikecam karena duduk di kelas First Class sedangkan anak-anak dan suaminya di kelas ekonomi. Tapi, dia punya alasan sendiri.

Travel blogger itu bernama Naomi Isted, berasal dari Essex, Inggris. Dirangkum detikcom dari berbagai sumber, Jumat (29/3/2019) Naomi bisa berpergian mewah selama 5-6 kali dalam setahun. Tak tanggung-tanggung, seperti ke Karibia sampai Hawaii.

Namun rupanya, ada beberapa netizen yang mengecam Naomi. Sebab diketahui, dia begitu nikmatnya duduk di kelas First Class, sedangkan anak-anak dan suaminya Haydn (40 tahun) duduk di kelas ekonomi.

Hal itu sampai ke telinga Naomi. Naomi menjelaskan, dia punya alasan sendiri mengapa melakukan hal tersebut.

"Kami punya kehidupan yang baik, anak-anak saya dan suami saya. Saya memberikan cinta kepada mereka dan saya tidak merasa bersalah," terang Naomi kepada The Sun.

"Saya hanya mengajarkan kepada mereka tentang bersyukur, kerja keras dan hasilnya. Selama ini tidak ada masalah," lanjut Naomi.

Menurutnya, dirinya memang beberapa kali mendapat kesempatan untuk meng-upgrade tempat duduknya di pesawat. Naomi tidak menyia-nyiakannya.

"Duduk di First Class, saya bisa lebih konsentrasi untuk menyiapkan konten saya, jadwal perjalanan dan lainnya," kata Naomi yang juga seorang presenter di Inggris.

Dua anak Naomi, yakni Fleur (9 tahun) dan Rocco (3 tahun) dinilai Naomi tidak pernah iri terhadap dirinya. Naomi pun menjanjikan, pasti suatu saat mereka bisa duduk di First Class bersama ibunya.

"Fleur sudah 9 tahun, dia sudah tahu bagaimana untuk bersikap. Sedangkan Rocco, adalah anak laki-laki yang suka berlarian, jadi saya takut kalau membawa dia ke First Class dan menganggu penumpang lainnya," tutup Naomi.

Bagaimana menurut kamu?

Dibayar NASA Ratusan Juta Rupiah Cuma Tiduran di Kasur, Mau?

Kabar baik bagi kamu yang suka malas-malasan, seperti cuma di kasur saja seharian. NASA sedang membutuhkan orang seperti itu untuk penelitiannya.

Dirangkum detikcom dari berbagai sumber, Jumat (29/3/2019) NASA (National Aeronautics and Space Administration) bekerjasama dengan German Aerospace Agency dan European Space Agency, akan melakukan penelitian. Penelitiannya berupa mempelajari bagaimana tubuh manusia berubah dalam kondisi tanpa berat seperti di luar angkasa. Alias, penelitiannya nanti cuma meneliti orang-orang yang hanya berbaring di kasur tanpa melakukan aktivitas berat.

Nantinya, para partisipan terdiri dari 12 pria dan 12 wanita yang akan diteliti akan menghabiskan waktu 60 hari untuk melakukan hal seperti itu. Aktivitas seperti makan dan mandi juga dilakukan dalam kondisi berbaring, tentu ada ruangan khususnya.

Dari penelitiannya, ilmuwan akan mengembangkan teknik untuk meminimalisir efek negatif bagi tubuh astronot saat di luar angkasa. Sehingga diharapkan, astronot tidak perlu lagi menghabiskan terlalu banyak waktu berolahraga untuk menangkal dampak buruk gravitasi mikro.

Persyaratannya bagi para partisipan, usia antara 24 sampai 55 tahun. Tinggi antara 152 sampai 190 cm. Serta, bukan perokok.

Nantinya, NASA akan membayar USD 19 ribu atau di kisaran Rp 270 juta. Penelitiannya akan dilakukan pada September sampai Desember 2019 di Cologne, Jerman.

Jika berminat bisa melihat website resmi German Aerospace Agency. Tertarik?

Trans Studio Mall Bali Resmi Dibuka, Pengunjung Antusias

Trans Studio Mall Bali hari ini resmi dibuka. Hari pertama dibuka pengunjung sudah membludak pecah!

Sejak siang pengunjung sudah berdatangan untuk mendatangi mal yang terletak di Jl Imam Bonjol, Denpasar, Bali itu. Warga antusias menyambut kehadiran mal yang mengusung tema 'The Heart of Bali' ini.

Area mal ini terbilang luas, dan memiliki dua lantai. Begitu masuk ke mal, pengunjung bakal disuguhi instalasi PacMan yang bergelantungan.

Ada beberapa taman indoor yang dilengkapi dengan kolam kecil. Area taman ini jadi salah satu spot favorit bagi pengunjung yang mengajak anak-anak, sebab ada instalasi jerapah lucu yang jadi spot instagramable.

Tak hanya itu, di lantai dua pengunjung juga bakal disuguhi instalasi kursi besar dari pohon artifisial. Area Trans Studio yang belum dibuka untuk umum pun sudah menjadi salah satu spot foto favorit pengunjung.

Salah satunya Ni Luh Wijuni Asih (19) yang datang bersama dua orang temannya Sri dan Tari. Mereka terlihat asyik berfoto di miniatur gapura candi.

"Iya sudah nunggu-nunggu bukanya, soalnya banyak wahana yang menarik, beda sama yang lain. Tempat selfienya banyak," ujar Yuni semringah.

Yuni mengaku senang karena Trans Studio Mal Bali ini juga dekat dengan tempat tinggalnya. Dia mengaku puas meski masih ada wahana yang belum dibuka untuk umum.

"Sisi kurangnya belum ada, puas banget. Paling macet aja tadi ramai soalnya," tuturnya.