Kamis, 06 Februari 2020

Ke Singapura, Menpar Diagendakan Bahas Tourism Hub

Menteri Pariwisata Arief Yahya akan kunjungan kerja ke Singapura pada 12-13 April mendatang. Beberapa agenda akan dijalani, salah satunya melakukan rapat di kantor Wonderful Indonesia Tourism Office (WITO) Singapura untuk membahas tourism hub.

Menurut Arief pasar Singapura cukup signifikan yang selama puluhan tahun ini, Singapura menjadi pasar utama pariwisata Indonesia. Bahkan, Singapura sempat menjadi negara pemasok wisatawan terbesar sebelum akhirnya disalip China pada 2016 silam.

"Karena itu, keberadaan WITO Singapura menjadi sangat penting untuk membangun jejaring dengan berbagai pemangku kepentingan di pasar Singapura. Tidak terbatas hanya pada hotel, agen perjalanan, maskapai, maupun asosiasi," ujar Arief, dalam keterangan tertulis, Rabu (10/4/2019).

Tak kalah penting, lanjut Arief, Manajer Pemasaran WITO Singapura juga berperan menjadi juru bicara promosi pariwisata Indonesia, terutama dalam perihal pemasaran paket wisata unggulan Kemenpar di pasar Singapura.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani mengatakan kantor WITO Singapura sendiri sudah diresmikan pada 16 November 2018. WITO Singapura memiliki fungsi market intelligence. Antara lain membuat profil pasar wisatawan dari aspek demografis, geografis, psikografis, ekonomi, dan perkembangan tren wisatawan.

"WITO juga membuat analisis pasar dan pasar pesaing serta market intelligence pasar dan pasar pesaing. Termasuk membuat data statistik dan analisis perkembangan jumlah kunjungan wisatawan out bound dan in bound dari negara fokus pasar, dan lain-lain," ujarnya.

Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional I Dessy Ruhati menambahkan, dalam fungsi peningkatan jejaring, WITO Singapura berperan membangun networking dan menjadi juru bicara promosi pariwisata Indonesia dengan industri pariwisata lokal (hotel, travel agent/tour operator, transportasi) dan pemerintah setempat untuk menjadikan Indonesia sebagai destinasi tujuan wisata.

WITO juga memiliki fungsi untuk memfasilitasi kegiatan promosi, seperti secara real melakukan koordinasi dengan Tim Pokja Mitra Kerja Pelaksana dan Koordinator WITO dalam mempersiapkan kampanye pemasaran pariwisata Indonesia yaitu melalui kegiatan misi penjualan, festival, dan pameran serta mendukung kegiatan kampanye melalui publikasi multimedia dan media digital.

"Selanjutnya, melakukan komunikasi secara intensif dengan perwakilan Republik Indonesia setempat (KBRI/ KJRI), Tim Pokja Mitra Kerja Pelaksana dan Koordinator WITO terkait dengan aktivitas atau permasalahan yang timbul di lapangan. Termasuk melakukan perjalanan dinas yang berkaitan dengan pengembangan pariwisata di Indonesia," ungkapnya, yang diamini Asisten Deputi Strategi Komunikasi Pemasaran I Kemenpar, Hariyanto. 

Kemenpar Siap Pamerkan 32 Wisata Diving Unggulan di Asia Dive Expo

Asia Dive Expo (ADEX) 2019 segera digelar pada 11-14 April di Suntec Singapore Convention & Exhibition Centre. Indonesia bakal mengikutkan 32 industri pariwisata bahari dari berbagai tempat di nusantara.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani mengatakan ADEX 2019 merupakan pameran diving terbesar se-Asia yang dilaksanakan setiap tahun di Singapura dan diorganisir oleh Underwater3some Group (uw3some.com).

Pameran ini menjadi referensi bagi warga Singapura dalam mencari alternatif tujuan wisata diving ke luar negeri. Sebagai gambaran, tahun lalu kegiatan ini dikunjungi kurang lebih 62.079 orang selama tiga hari.

"Pameran ini juga menjadi referensi bagi pecinta dan pemerhati kehidupan laut untuk menentukan tujuan/destinasi diving site bagi warga Singapura ke luar negeri. Sehingga partisipasi pada pameran ini menjadi sangat penting apabila Indonesia ingin meningkatkan jumlah kunjungan Singapura ke Indonesia," ujar Rizki, dalam keterangan tertulis, Rabu (10/4/2019).

Rizki menambahkan, inti dari kegiatan ini dilakukan untuk mempromosikan pariwisata Indonesia dan mengenali potensi kerja sama industri wisata diving antarnegara. Selain itu, untuk mendukung pengembangan industri wisata diving dalam negeri dan memaksimalkan jumlah pertumbuhan wisatawan ke Indonesia, khususnya wisatawan Singapura.

8 Tempat Wisata di Kepulauan Seribu yang Takkan Terlupakan

Jakarta memiliki pantai yang eksotis loh. Namanya Kepulauan Seribu dan keindahannya takkan terlupakan. Yuk wisata ke Kepulauan Seribu.

Untuk menuju Kepulauan Seribu cukup mudah. Tinggal menyeberang naik kapal dari Pelabuhan Muara Angke atau Pelabuhan Marina Ancol. Lamanya perjalanan di atas kapal tergantung pulau tujuan.

Harga penyeberangannya juga relatif murah, hanya puluhan ribu apabila memilih naik kapal nelayan. Bila naik kapal feri via Marina Ancol yang lebih cepat, harus mengocek kantong lebih dalam.

Berikut adalah 8 tempat wisata di Kepulauan Seribu.

1. Pulau Perak

Pulau Perak terletak di Kepulauan Seribu Utara. Pulau ini memiliki bibir pantai dengan hamparan pasir putih nan bersih serta air laut yang bening kebiru-kebiruan. Hal ini karena lokasi pulau cukup jauh dari kota Jakarta sehingga cukup terbebas dari polusi.

Untuk ke Pulau Perak dapat ditempuh menggunakan kapal dari Muara Angke kira-kira 4 hingga 5 jam menuju Pulau Harapan. Dapat juga berangkat dari Dermaga Marina Ancol menggunakan speed boat yang bisa dijangkau dalam waktu yang lebih singkat sekitar 1,5 - 2 jam perjalanan.

Dari Pulau Harapan kamu dapat menuju ke Pulau Perak dengan menggunakan kapal atau boat yang bisa disewa di sekitar dermaga dengan harga yang bervariasi tergantung jenis dan ukuran kapal. Waktu tempuh dari Pulau Harapan menuju Pulau Perak ini adalah sekitar 30 menit perjalanan.

2. Pulau Pari

Pulau Pari merupakan salah satu pulau favorit dari beberapa pulau di Pulau Seribu. Pulau ini memiliki hamparan pasir putih dengan air yang jernih kehijauan.

Terdapat pula pulau-pulau kecil berwarna hijau yang indah. Letak Pulau Pari ini tidak terlalu jauh dari Jakarta. Hanya butuh perjalanan selama 2 jam dari Pelabuhan Kali adem yang terletak di Muara Angke. Dari Marina Ancol, perjalanan sekitar satu jam dengan speedboat.

3. Pulau Pramuka

Pulau Pramuka merupakan destinasi favorit di Kepulauan Seribu. Pulau ini menyuguhkan bahari bawah laut yang luar biasa indah sehingga cocok untuk snorkeling.

Pengunjung dapat melihat keindahan terumbu karang dan ikan-ikan karang berwarna-warni di pulau ini. Pulau Pramuka juga terkenal akan penangkaran penyu. Pengunjung bisa mengamati penyu-penyu muda maupun dewasa. Penyu dewasa akan dilepas kembali ke pantai.

4. Pulau Tidung

Pulau Tidung merupakan salah satu kelurahan di kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta. Pulau Tidung ini terbagi dua yaitu, Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil.

Di antara Pulau Tidung Besar dan Tidung Kecil ada jembatan fenomenal yang bisa dilewati untuk membelah lautan yang biru, yakni Jembatan Cinta. Di Jembatan Cinta ini, banyak pengunjung menikmati sunset. Di Pulau Tidung juga tersedia permainan air seperti banana boat.

5. Pulau Harapan

Pulau Harapan berlokasi lebih jauh dibandingkan dengan Pulau Pari, Tidung, maupun Pulau Pramuka. Pulau ini memiliki bibir pantai yang putih kebiruan, dengan air laut yang jernih. Pasir pantainya juga berwarna putih yang indah.

6. Pulau Dolphin

Pulau Dolphin tidak kalah eksotis dengan pulau lain. Pulau ini cocok sekali untuk tempat camping karena masih sepi dan alami. Pengunjungnya juga tidak terlalu banyak dibanding Pulau Tidung.

Di sini kamu tidak boleh melewatkan snorkeling. Namun harus hati-hati karena terdapat bulu babi di sekitar perairan.

7. Pulau Macan

Pulau Macan terletak di utara Kepulauan Seribu. Pulau ini memiliki perairan berwarna biru kehijauan yang eksotis. Pulau ini berada di selatan Pulau Harapan.

Di Pulau Macan ini terdapat penginapan atau resort sederhana namun indah di bibir pantai. Meskipun penginapan umumnya terbuat dari kayu, tapi tetap keren dan nyaman seperti Maldives. Tertarik?

8. Pulau Bidadari

Pulau Bidadari merupakan salah satu resor di Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta. Perjalanan menuju resor ini tidak membutuhkan waktu yang lama karena masih berdekatan dengan daratan Jakarta. Dari dermaga marina Taman Impian Jaya Ancol, perjalanan menuju ke resor ini hanya membutuhkan waktu setengah jam dengan speedboat. Pengunjung juga bisa datang menggunakan jetski.

Sepanjang perjalanan menuju resor ini, bisa disaksikan gugusan pulau yang sarat dengan nilai sejarah seperti Pulau Cipir (Pulau Kahyangan), Onrust dan Kelor. Pulau-pulau tersebut pernah digunakan oleh Belanda sehingga banyak terlihat bangunan-bangunan peninggalan Belanda seperti benteng.

Jadi tertarik melepas penat di pulau yang mana?