Senin, 20 Januari 2020

Promosikan Jakarnaval 2019, CFD Bernuansa Betawi Bakal Digelar

Jelang pelaksanaan Jakarnaval yang semakin dekat, yaitu pada 16 Juli 2019, promosi pun kian gencar dilakukan. Salah satunya yaitu lewat Car Free Day pada 23 Juni 2019 mendatang di Park and Ride Thamrin, tepatnya, di samping Hotel Sari Pacific.

Bertepatan dengan HUT DKI Jakarta ke-492, penyelenggaraan CFD akan sarat dengan nuansa budaya Betawi. Selain itu tentunya ada pula kegiatan seru lainnya, mulai dari senam zumba, hiburan games, tarian, dan tak ketinggalan ondel-ondel.

"Ada juga flashmob, dan kuliner khas Betawi. Bahkan spot foto instragamable juga kami siapkan. Silakan datang ke Park and Ride Thamrin, Jakarta, Minggu nanti," ujar Staf Khusus Menpar Bidang Media dan Komunikasi, Don Kardono dalam keterangan tertulis, Kamis (20/6/2019).

Ia menjelaskan kegiatan CFD akan dimulai dengan senam zumba. Targetnya adalah emak-emak milenial dan masyarakat sekitar. Cara daftarnya yaitu cukup datang ke booth Kementerian Pariwisata.

"Jadi yang merasa milenial, silakan ikut daftar. Akan ada marchandise berupa kaos untuk senam zumba," ujarnya.

Berbagai sanggar Jakarta juga ikut memeriahkan CFD. Show utamanya tentu saja tari-tarian khas Betawi. Ada Tari Selamat Datang, Tari Tepak Kipas Komeng, dan Tari Lenggang Putri. Selain itu juga ada Tari Lenggak Lengok Jakarta dan Tari Nindak Jakarta.

Bukan hanya hiburan, kuliner khas Betawi juga siap memanjakan pengunjung CFD. Variannya banyak, ada sayur babanci, sayur besan, sayur gabus pucung, nasi ulam, laksa Betawi, dan semur jengkol.

Tidak hanya lewat CFD, promosi Jakarnaval juga semakin gencar dilakukan lewat media. Di antaranya lewat pembahasan event di salah satu radio swasta Jakarta.

Pembahasan kegiatan yang masuk dalam Calendar of Event Kemenpar itu dipandu Rico Ceper dan Melanie Putria. Dua presenter itu ngobrol seru bareng narasumber Dafi Kemayoran.

Menpar Arief Yahya pun turut menyambut positif Jakarnaval. Baginya, Jakarnaval 2019 punya sajian berkelas yang layak disaksikan.

"Sudah seharusnya Jakarta menampilkan atraksi terbaiknya bagi wisatawan. Silakan datang dan nikmati kemegahan Jakarnaval 2019," ujar Arief.

Wisata di Jawa Tengah, Yuk Ajak Keluarga Coba Saloka Theme Park

Jawa Tengah, tepatnya Kabupaten Semarang memiliki taman bermain Saloka Theme Park. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan taman ini merupakan destinasi wisata berupa taman bermain keluarga terbesar di Jawa Tengah.

"Ini adalah salah satu tempat wisata yang inovatif dan kreatif. Tapi yang terpenting adalah keamanannya. Ini benar-benar nyaman untuk wisata keluarga. Libur Lebaran kemarin pengunjung ramai sekali," ujar Ganjar dalam keterangan tertulis, Kamis (20/6/2019).

Ganjar menambahkan, hadirnya Saloka Theme Park diharapkan benar-benar menjadi tempat hiburan rekreasi seluruh keluarga yang modern dan menyenangkan, dengan pelayanan terbaik dan terkenal di Indonesia.

Saloka Theme Park berada di Jalan Fatmawati No.154, Desa Lopait, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang. Menurutnya taman ini mempunyai visi membangun brand awareness dan brand image sebagai tempat hiburan rekreasi seluruh keluarga.

Visi lain yakni memberi kegembiraan dan kesan yang tak terlupakan kepada pengunjung melalui sistem pelayanan terbaik. Serta membangun dan terus meningkatkan bisnis perusahaan yang menguntung melalui kunjungan berbasis inovasi dan teknologi.

"Soft opening Saloka Theme Park sudah dilakukan pada 15 Desember 2018 silam. Namun, baru akan diresmikan Menpar Arief Yahya, akhir pekan nanti (22 Juni). Kami berterima kasih atas perhatian beliau. Mudah-mudahan destinasi ini semakin ramai setelah diresmikan," ucapnya.

Selain meresmikan dan menandatangani prasasti Saloka Theme Park, Arief juga akan meninjau langsung kawasan ini, termasuk menyaksikan pertunjukan legenda 'Baru Klinthing' dengan teknologi masa kini.

Legenda Baru Klinting sengaja diangkat dan dipentaskan karena Saloka Theme Park berada di pinggir Rawa Pening yang mendasari terciptanya legenda tersebut.

Sementara itu, Arief mengaku sangat mengapresiasi hadirnya destinasi baru Saloka Theme Park. Terlebih, konsep destinasi ini adalah taman rekreasi keluarga. Tentunya sangat ramah dengan anak-anak. Destinasi ini juga bisa mengakomodir keinginan generasi milenial karena terdapat spot-spot yang instagramable.

Tambah Frekuensi, Garuda Terbang ke Banyuwangi 2 Kali dalam Sehari

 Mulai besok Garuda Indonesia akan menambah frekuensi penerbangan dari Jakarta menuju ke Banyuwangi. Dari sekali sehari jadi dua kali dalam sehari.

Maskapai nasional ini melakukan penambahan frekuensi tersebut mulai Jumat (21/6/2019). Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas pun mengapresiasi kebijakan Garuda Indonesia yang menambah jadwal terbangnya dari dan menuju Banyuwangi.

"Ini menunjukkan bahwa pasar di Banyuwangi terus terjaga di tengah tantangan industri penerbangan dewasa ini. Kami menjaga Banyuwangi tetap stabil untuk pasar wisatawan yang hendak berlibur ataupun mereka yang menempuh perjalanan bisnis, kerja sama pemerintahan, pendidikan, dan sebagainya," ujar Bupati Anas kepada detikcom, Kamis (20/6/2019).

Bagi Anas, ini akan menambah opsi bagi yang hendak menuju Banyuwangi. Kini, dalam satu hari ada tiga penerbangan rute Jakarta - Banyuwangi pp yang dilayani oleh dua maskapai, yaitu Garuda dan Citilink.

"Ini memacu kami untuk mengembangkan daerah ini menjadi tempat yang nyaman dan layak dikunjungi. Kami juga harus terus berbenah agar makin banyak orang melakukan perjalanan ke Banyuwangi," kata Anas.

Kepala Cabang Garuda Indonesia Banyuwangi Samsudin mengatakan, penambahan jadwal baru tersebut diharapkan bisa mempermudah siapa pun yang hendak menuju kabupaten berjuluk The Sunrise of Java tersebut. "Kini mobilitas pengunjung ke Banyuwangi menjadi semakin leluasa karena ketersediaan seat per hari menjadi bertambah. Hal ini tentu bagus bagi Banyuwangi," kata Samsudin.

Beroperasi dua kali dalam sehari, poros Jakarta-Banyuwangi setiap dilayani pukul 06.00 WIB dan 10.20 WIB. Sementara rute Banyuwangi - Jakarta terbang pukul 09.25 dan 12.45 WIB. Jadwal penerbangan ini berlaku mulai Jumat (21/6/2019).

"Jenis pesawat yang digunakan sama, yakni jenis Bombardier CJ 1000 dengan kapasitas 96 penumpang. Rinciannya 12 seat kelas bisnis, sisanya ekonomi. Meski jenis pesawatnya sama, rotasi tiap pesawat berbeda," lanjut Samsudin.

Ditambahkan dia, penambahan jumlah flight ini memang seiring pertumbuhan Banyuwangi. "Rata-rata penumpang Garuda yang ke Banyuwangi dari data kami adalah untuk keperluan bisnis dan pariwisata. Kami harap, penambahan ini akan lebih menggeliatkan sektor pariwisata Banyuwangi," kata Samsudin.

Samsudin menjelaskan, Garuda Indonesia sangat mendukung perkembangan pariwisata Banyuwangi. Selain penambahan frekuensi, bentuk dukungan lainnya adalah dengan mempromosikan Banyuwangi di laman resmi Garuda Indonesia.

"Banyuwangi memang terus kami dukung sektor pariwisatanya untuk mendukung pariwisata nasional. Salah satu bentuk komitmen kami adalah dengan mempromosikan Banyuwangi di situs resmi Garuda," pungkasnya.

Promosikan Jakarnaval 2019, CFD Bernuansa Betawi Bakal Digelar

Jelang pelaksanaan Jakarnaval yang semakin dekat, yaitu pada 16 Juli 2019, promosi pun kian gencar dilakukan. Salah satunya yaitu lewat Car Free Day pada 23 Juni 2019 mendatang di Park and Ride Thamrin, tepatnya, di samping Hotel Sari Pacific.

Bertepatan dengan HUT DKI Jakarta ke-492, penyelenggaraan CFD akan sarat dengan nuansa budaya Betawi. Selain itu tentunya ada pula kegiatan seru lainnya, mulai dari senam zumba, hiburan games, tarian, dan tak ketinggalan ondel-ondel.

"Ada juga flashmob, dan kuliner khas Betawi. Bahkan spot foto instragamable juga kami siapkan. Silakan datang ke Park and Ride Thamrin, Jakarta, Minggu nanti," ujar Staf Khusus Menpar Bidang Media dan Komunikasi, Don Kardono dalam keterangan tertulis, Kamis (20/6/2019).

Ia menjelaskan kegiatan CFD akan dimulai dengan senam zumba. Targetnya adalah emak-emak milenial dan masyarakat sekitar. Cara daftarnya yaitu cukup datang ke booth Kementerian Pariwisata.

"Jadi yang merasa milenial, silakan ikut daftar. Akan ada marchandise berupa kaos untuk senam zumba," ujarnya.

Berbagai sanggar Jakarta juga ikut memeriahkan CFD. Show utamanya tentu saja tari-tarian khas Betawi. Ada Tari Selamat Datang, Tari Tepak Kipas Komeng, dan Tari Lenggang Putri. Selain itu juga ada Tari Lenggak Lengok Jakarta dan Tari Nindak Jakarta.

Bukan hanya hiburan, kuliner khas Betawi juga siap memanjakan pengunjung CFD. Variannya banyak, ada sayur babanci, sayur besan, sayur gabus pucung, nasi ulam, laksa Betawi, dan semur jengkol.

Tidak hanya lewat CFD, promosi Jakarnaval juga semakin gencar dilakukan lewat media. Di antaranya lewat pembahasan event di salah satu radio swasta Jakarta.