Jumat, 17 Januari 2020

Pulau Cantik di Raja Ampat Ini Belum Banyak Orang Tahu

Ada banyak pulau cantik di Raja Ampat. Salah satunya Pulau Batanta yang belum banyak orang tahu.
Sekitar dua jam dari Distrik Waisai Kota, ada satu pulau yang belum banyak dieksplor oleh para wisatawan yang datang, yaitu Batanta. Pulau Batanta memberikan suasana pantai dan hutan yang masih asri. Batanta termasuk salah satu dari empat pulau besar di Raja Ampat yang memiliki beberapa spot destinasi wisat seperti air terjun Warinkabom, Pulau Urun/Pasir Timbul Batanta, Kampung Yenyar, dan tentunya Pulau Dayan.

Pulau Dayan terletak di Pulau Batanta, khususnya Batanta bagian Utara. Pulau Dayan dikenal sebagai spot wilayah yang memiliki kekayaan dan keindahan luar biasa. Jarak tempuh dari pusat distrik ke Pulau Dayan sekitar dua jam dengan longboat atau 1,5 jam menggunakan speedboat.

Semua bisa diakses dengan mudah karena jarak yang tidak terlalu berjauhan. Kesempatan musim liburan kali ini, saya dan teman-teman komunitas putuskan untuk pergi ke Batanta dan menginap di Dayan Homestay. Homestay ini pas dimanfaatkan sebagai tempat yang nyaman untuk beristirahat setelah trip seharian full.

Keindahan terumbu karang mengelilingi homestay sehingga para turis tidak perlu berjauh-jauh untuk sekadar snorkeling. Senja indah sore hari menambah romantisnya Pulau Dayan, terutama dari restoran Dayan Homestay.

Selain itu, ada dua spot yang jaraknya sangat berdekatan. Di sana terdapat spot yang menjadi tempat manta bermain dan mencari makan, terdapat pula spot yang menjadi tempat dugong (ikan duyung) bermain dan mencari makan.

Semuanya seolah kompak menyatu siap memanjakan suasana hati siapapun yang sedang banyak pikiran. Untuk sampai ke Pulau Dayan bisa diakses dengan private speed yang bisa disewa di Distrik Waisai Kota, atau jika sudah reservasi Dayan Homestay secara otomatis pengelola homestay akan menjemput turis di Distrik Waisa Kota.

Sedangkan untuk sampai di Distrik Waisai, para turis bisa mengaksesnya dari Kota Sorong menggunakan public speed dengan uang tiket sebesar Rp 100.000. Mau bermain bersama manta? Atau sekadar snorkeling menikmati berbagai jenis termbu karang dan ikan? Bisa dicoba nih!

Turis Asing ke Nusa Penida Dikenai Retribusi Rp 25 Ribu

Mulai hari ini, turis asing ke Nusa Penida dikenai retribusi. Uang ini nantinya untuk pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana kawasan wisata di sana.

Mulai hari ini turis asing yang berkunjung ke Nusa Penida, Klungkung, Bali dikenai retribusi. Uang hasil retribusi ini bakal digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana kawasan wisata yang populer dengan Pantai Kelingking dan Devil's Tear itu.

"Sudah diberlakukan 2018, cuma untuk Nusa Penida baru ini. Uang-uang pendapatan kita ini untuk pembangunan infrastruktur utamanya, karena banyak yang rusak, besarannya untuk dewasa Rp 25 ribu, anak-anak Rp 15 ribu," kata Kadis Pariwisata Klungkung I Nengah Sukasta saat dihubungi detikcom via telepon, Senin (1/7/2019).

Pemberlakuan retribusi ini mengacu pada Perda nomor 5 tahun 2018 tentang Retribusi Tempat Rekreasi dan Olah Raga. Pihak Pemerintah Kabupaten Klungkung menggandeng para pengiat pariwisata dan masyarakat setempat untuk menyosialisasikan hal ini.

"Sudah tersosialisasikan dengan baik, sudah lama, hampir setahun sosialisasi, biasa ada saja yang bilang belum tersosialisasi. Sosialisasi lewat travel agennya lewat pengusaha secara umum dan berjalan lancar," tuturnya.

Pemungutan retribusi ini dipusatkan di beberapa lokasi, yaitu di Pelabuhan Banjar Nyuh I, dan Banjar Nyuh II untuk di Pulau Nusa Gede. Sementara di Pulau Lembongan, pemungutan retribusi dipungut di Pelabuhan Tanjung Sang Hyang dan di halaman Balai Desa Jungutbatu.

"Sementara 4 titik bertahap, nanti kita kembangkan ke tempat lainnya," terang Sukasta.

Boyolali Si Kota Susu

Siapa yang tidak kenal Kota Boyolali di Jawa Tengah? Tapi tahukah kamu, kalau Boyolali punya julukan 'Kota Susu'.
Kota Boyolali yang sudah tak asing didengar mengingat Kota Boyolali merupakan kampung halaman dari orang tuaPresiden RI Ke-7 Ir H Joko Widodo. Kota yang terletak di antara dua kota penting di Jawa Tengah, yaitu Semarang dan Surakarta sering disebut sebagai Kota Susu.

'Boyolali kota susu, Boyolali tersenyum' adalah slogan dari kota ini yang memiliki arti Kota Boyolali kota penghasil susu terbesar di Jawa Tengah, maka sudah tak heran jika Sapi menjadi simbolis dari kota ini dan Boyolali kota yang tertib, elok, rapih, sehat dan nyaman untuk masyarakat.

Namun pada tahun 2016 kota ini bisa menguasai 20% kebutuhan susu nasional, dan menguasai 72% populasi di Jawa Tengah. Hal ini menjadikan kota ini sebagai kota yang kaya akan produk unggulan yang berbahan dasar susu.

Salah satu produk unggulan berbahan dasar susu yang sukses dijadikan usaha masyarakat kota ini adalah Keju, yang juga berhasil hingga ke pasar mancanegara seperti Eropa. Selain itu, ada pula yang mengolah hasil susu perah menjadi bermacam-macam olahan seperti yogurt, dodol susu, dan kerupuk susu.

Dengan dikenal sebagai 'Kota Susu' tidak lengkap jika tidak ada pertenakan sapi. Konon katanya, pada zaman dahulu penduduk di Kota Boyolali hampir semua memiliki peternakan sapi atau seekor sapi yang bisa dijadikan sebagai mata pencaharian dengan berjualan susu sapi murni dan bisa kalian temui penjual susu segar siap minum yang telah dikemas menggunakan plastik atau botol di setiap pagi dan di hampir setiap sudut Kota Boyolali. Bahkan karena produksi susunya yang melimpah, Kota ini juga mendapat julukan 'New Zealand van Java'.

Boyolali boleh menjadi Kota Susu, namun Dubai juga memiliki Julukan yaitu sebagai 'Dream Destination' dan Dubai juga menjadi salah satu Dream Destination saya. Bagi saya, Dubai adalah 'the most highlight to go to'.

Kenapa begitu? karena Dubai ibarat seperti permata yang berkilau di Kawasan Timur Tengah, semua tersedia di Dubai mulai dari wisata belanja, kuliner, hiburan, dan lain-lain. Namun, tak hanya kemewahan yang dijual oleh Dubai, banyak juga destinasi taman hiburan untuk keluraga berlibur ke sana. Oktober menjadi bulan terbaik untuk mengunjungi Dubai, karena udaranya sangat sejuk dan nyaman pada waktu tersebut.

Sangat cocok dengan waktu keberangkatan Dream Destination Dubai. Yang paling saya ingin jajal ketika saya ke Dubai, adalah selain memanjakan mata dengan pemandangan gedung tertinggi di dunia (Burj Khalifa), desert safari, dan satu lagi yang cukup memacu adrenalin dan menjadi alasan terbesar untuk ke Dubai yaitu SkyDive!

Skydive menjadi salah satu olahraga udara terbaik di dunia, dengan Skydive kita bisa merasakan terjun bebas dengan melintasi langit Dubai di Palm Jumaeirah yang menjadi ikonik dari negara ini. Skydive ini menjadi aktivitas yang sempurna untuk menikmati cuaca yang indah serta pemandangan yang memesona, meskipun Dubai dilihat dari darat saja sudah sangat menakjubkan, namun jika dilihat dari atas-pun bisa membawa kita melihat keindahan Dubai lebih jelas!

Kembali ke Boyolali

Tak lengkap jika ke Boyolali tetapi tidak ikut terjun langsung untuk memerah sapi dan tanpa ada agrowisata Sapi Perah. Kota Boyolali juga menyuguhkan sebuah agrowisata sapi perah yang dinamakan Agrowisata Sapi Perah Cepogo yang terletak di Desa Cepogo.

Selain tempat wisata yang bertujuan agar wisatawan dapat menghirup udara segar, di Agrowisata Sapi Perah Cepogo ini wisatawan bisa mendapatkan wawasan baru. Di sana wisatawan bisa langsung melihat peternakan sapi perah juga belajar bagaimana sapi perah dipelihara, memberi makan sapi-sapi dan tidak lupa wisatawan dapat melihat langsung bagaimana cara memerah susu sapi. Temperatur yang sejuk ini tentunya sangat cocok untuk peternakan sapi perah. Selain itu nyaman, agrowisata ini juga mudah diakses dengan menggunakan kendaraan pribadi.

Bukan hanya tempat wisata, beberapa masyarakat kota ini pun masih banyak yang memiliki peternakan sapi, salah satunya yang terletak di Dk. Karangduwet, di sana terdapat peternakan Sapi Perah yang juga sempat dilirik oleh Presiden Jokowi. Meskipun berada di sebuah desa, namun kalian-pun bisa melihat teknik memerah sapi, belajar untuk memerah sapi dan susu yang telah kalian perah boleh untuk dibawa pulang. Bukan hanya itu, kalian pun dapat bertemu langsung dengan pemilik dari peternakan tersebut

Kota yang kecil, namun kontribusi nyata terhadap negara ini sangat besar. Masih banyak sekali hal-hal yang bisa di explore di kota ini, tunggu apalagi jangan ragu untuk liburan ke Kota Boyolali. bukan melulu soal Sapi Perah, kalian juga dapat memanjakan mata dengan pemandangan indah Kota Boyolali yang tidak dapat ditemukan di tempat lain.