Selasa, 14 Januari 2020

Dukung Kemenpar, GrabCar Airport Hadir di 7 Bandara Sumatera

Kemenpar terus menggandeng semua stakeholder untuk mendukung program pariwisata dalam negeri. Gandeng Grab, servisnya akan ada di 7 bandara Sumatera.

Guna menyukseskan Program Wonderful Indonesia dari Kemenpar, Grab sebagai penyedia layanan transportasi online bersama Angkasa Pura (AP) II hadirkan GrabCar Airport di 7 bandara di Sumatera, Kamis (11/7/2019).

Tujuh bandara tersebut yakni, Bandar Udara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), Bandar Udara Internasional Silangit, Tapanuli Utara, Sumut; Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Bandar Udara Internasional Minangkabau Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Bandar Udara Silampari Lubuklinggau dan Bandar Udara Internasional Raden Inten II, Bandar Lampung.

"Diharapkan, dengan hadirnya GrabCar Airport ini, dapat menggenjot jutaan pengunjung. Baik dalam dan luar negeri ke berbagai kota di seluruh Pulau Sumatera," kata President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumut, Kamis (11/7/2019).

Selain itu, lanjutnya, ini juga sebagai komitmen Grab dan Angkasa Pura II untuk berikan layanan terbaik bagi pelangganannya. Mulai dari opsi transportasi yang aman dan nyaman dari dan menuju bandara.

Dengan kemudahan pembayaran, hingga keuntungan lainnya yang dapat dinikmati saat berada di bandara seperti berbagai manfaat dari kategori 'travel' di GrabRewards.

"Kepercayaan serta dukungan Kementerian Pariwisata dan Angkasa Pura terhadap Grab untuk menyediakan layanan transportasi online secara resmi merupakan bukti nyata kami ingin terus berkontribusi untuk meningkatkan pengalaman wisata dengan layanan transportasi yang mudah, rekomendasi wisata dan makanan lokal dan keuntungan lainnya yang dapat dinikmati wisatawan," imbuhnya.

"Contohnya kehadiran Grab di Bandar Udara Internasional Silangit yang diharapkan dapat mendukung sektor pariwisata di Danau Toba dan sekitarnya," tandasnya.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin menyatakan, sebagai operator bandara kelas dunia, AP II terus berusaha berikan layanan prima.

"Memenuhi standar keamanan, keselamatan dan kenyamanan, namun tetap sesuai dengan aturan berlaku," ucapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya percaya bahwa kemudaham akses transportasi online di tujuh Bandar Udara Internasional di Sumatera dapat menjadi nilai tambah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada para pengunjung.

"Kami juga percaya bahwa layanan GrabCar Airport akan membantu mobilitas pengguna jasa bandara dengan lebih baik," tutupnya.

Cara Membatalkan Penerbangan, Tapi Refund 100 Persen

Beragam alasan menyebabkan harus batal terbang dan pasrah berapapun refund-nya. Namun, sekarang wisatawan bisa refund 100 persen.

Dalam jumpa pers, Kamis (11/7/2019) tiket.com meluncurkan fitur baru dengan nama 'Tiket Anti Galau'. Fitur ini membantu traveler yang sudah memesan tiket pesawat namun gagal terbang dan mendapatkan refund hingga 100 persen.

"Dengan memesan tiket pesawat melalui applikasi tiket.com, kamu bisa menggunakan fitur terbaru yaitu 'Tiket Anti Galau'. Dengan fitur ini kamu yang sudah pesan tiket namun berhalangan terbang bisa dapatkan refund hingga 100 persen," Gaery Undarsa, Co-Founder and Chief Marketing Officer tiket.com.

Adapun cara menggunakan fitur ini adalah dengan melakukan pemesanan via aplikasi tiket.com. Setelah itu swipe fitur 'Tiket Anti Galau' hingga berwarna hijau.

"Cara menggunakan fitur ini gampang. Lakukan pemesanan tiket pesawat seperti biasa di aplikasi, setelah itu geser fitur 'Anti Galau' dan pilih maskapai yang diinginkan. Dan setelahnya lakukan pembayaran seperti biasa," jelas Gaery.

Gaery juga mengatakan bahwa pembatalan tiket maksimal 4 jam sebelum penerbangan. Dan konsumen yang menggunakan fitur ini akan memiliki selisih harga tiket dibandingkan tanpa fitur.

"Harga tiket apabila menggunakan fitur anti galau ini memiliki selisih dengan tanpa fitur. Selisihnya mulai dari Rp 49 ribu. Nanti biaya anti galau akan tertera dibawah tiket yang kamu pesan. Bisa dibilang ini adalah uang jaminan yang mencover refund tiket 100 persen," tambah.

Selain meluncurkan fitur anti galau, tiket.com juga meluncurkan 3 fitur terbaru di aplikasinya.

"Selain anti galau, tiket.com juga punya fitur baru yaitu flight check in online, refund list dan access to Whatsapp. Dengan terakses ke Whatsapp semakin memudahkan pelanggan menghubungi costumer care," jelas Gaery.

Untuk sementara Tiket Anti Galau hanya bisa digunakan untuk penerbangan domestik. Sedangkan rute internasional sedang dipersiapkan.

"Di awal launching ini, fitur hanya bisa digunakan pada penerbangan domestik. Dalam waktu dekat kami akan luncurkan juga untuk penerbangan internasional. Fitur ini bisa dilihat di aplikasi tiket.com," ujar Gaery.

Senin, 13 Januari 2020

Raja Ampat Juga Punya Danau Ubur-ubur Tak Menyengat

Bukan hanya Danau Kakaban di Derawan yang punya ubur-ubur tak menyengat. Raja Ampat juga punya!

Cerita tentang Misool, tidak akan pernah habis. Salah satu yang 'wow' adalah Danau Lenmakana, danau tempat ubur-ubur yang tidak menyengat (stingless jellyfish). Ada beberapa danau ubur-ubur yang tidak menyengat di Indonesia seperto Kakaban di Kalimantan, Misool di Papua Barat dan Labuan Bajo di NTT. Saya baru berkesempatan untuk mengunjungi yang di Misool.

Ketika island hoping, biasanya mendarat di pantai terlebih dahulu, tapi di sini, Anda langsung mendarat di kaki bukit batu karst yang tajamnya lumayan. Pendaratan ala melompat dengan pegangan seutas tali tambang, adalah kejutan pertama. Kejutan kedua, Anda harus trekking dulu untuk ketemu ubur-ubur ini, dengan medan yang lumayan curam, full batu karst.

Wajib pakai sepatu gunung, minimal sandal gunung, jangan sepatu kets biasa karena bakal jebol (sudah kami alami). Lebih baik lagi, kalau Anda memakai sarung tangan, karena salah pegang, kulit bisa mengelupas karena karang yang tajam.

Luar biasa juga perjuangan demi ketemu ubur-ubur. Sampai di puncak bukit, masih harus turun sedikit menuju danaunya. Airnya payau. Kami datang di awal bulan Juni, agak tidak tepat karena ubur-uburnya sedang musim bertelur (atau bahkan mati), sehingga posisi kebanyakan di bawah/dasar danau. Jika Anda datang di bulan Oktober-Februari, maka mereka sudah nampak sejak dari permukaan danau.

Jadilah kami harus berenang untuk mencari keberadaan mereka. Memakai mask dan snorkel, tapi dilarang memakai fin, karena kalau menendang ubur-ubur, mereka bisa mati, secara badan mereka sangat lunak. Syukur Alhamdulillah mereka sedikit baik dengan kami hahaha, karena ada lumayan banyak di kedalaman 1 meter dari permukaan.

Sayangnya karena kondisi air yang agak keruh, hasil foto menjadi tidak bagus. By the way anyway, lega juga bisa ketemu, warnanya orange, ukurannya kecil-kecil (menurut saya), badannya seperti tembus pandang, dan seperti jelly beneran: lunak lembut. Unyu-unyu!

Belanja di Madinah Lebih Murah, Mitos atau Fakta?

Belanja oleh-oleh lazim dilakukan jamaah haji dan umrah. Ribuan kios oleh-oleh menawarkan item khas Arab Saudi seperti kurma, sajadah, tasbih, dan lainnya.

Di kalangan jamaah haji dan umrah ada anggapan bahwa lebih baik belanja oleh-oleh di Madinah saja karena harganya lebih murah. Padahal hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Ada beberapa item yang lebih murah jika dibeli di Makkah, seperti baju, pashmina, maupun sajadah. Tetapi untuk produk makanan seperti kurma, dan coklat umumnya lebih murah di Madinah.

Lalu, dimana saja tempat belanja oleh-oleh yang haji dan umrah murah? Ini ada beberapa pilihannya:

1. Pasar Kurma Madinah

Pasar kurma Madinah terletak di dekat pintu 6 Masjid Nabawi. Tak jauh dari terminal bus. Di sini, banyak kios yang menawarkan kurma dan coklat dengan harga sangat miring. Kurma mentah yang berwarna kuning dijual seharga 10 Riyal per kilo. Coklat kerikil dijual seharga 10 Riyal per pack, atau 15 Riyal per 2 pack. Kurma Nabi atau kurma Ajwa kemasan kecil pun ada, harganya 10 Riyal.

2. Gerai Madina Made

Gerai Madina Made Terletak di dekat pintu 5 Masjid Nabawi, tak jauh dari Museum Quran. Tokonya terbilang kecil, namun lengkap dengan oleh-oleh unik yang jarang dijumpai di tempat lain, misalnya kurma Ajwa premium, dan kopi. Di Gerai Madina Made ini, kopi dijual dengan harga 15 Riyal. Di sini juga menjual sajadah dengan motif karpet hijau Raudah.

3. Siafa Dates

Siafa dates ini termasuk gerai oleh-oleh yang ramai dikunjungi jamaah haji dan umrah. Mayoritas produk yang dijual di gerai Siafa Dates adalah makanan. Di Makkah, lokasinya di Al Safwa Tower. Adapun di Madinah, gerai Siafa dates bisa dijumpai di kompleks Anwar Al Madinah Mall, dekat pintu 15. Di sini tersedia kurma Ajwa, kurma khalas, biskuit Mamool dan lain-lain . Ada pula kurma coklat rasa kelapa, dan rasa mawar. Produk Siafa dates dikemas dengan kemasan premium namun tetap dengan harga terjangkau.