Senin, 13 Januari 2020

Turbulensi Parah, Kepala Sampai Kejedot Kompartemen Kabin

 Pesawat Air Canada baru-baru ini mengalami turbulensi parah. 25 Penumpang cedera, sampai-sampai ada yang kejedot kompartemen kabin.

Dirangkum detikcom dari berbagai sumber, Minggu (14/7/2019) pesawat Boeing 777 Air Canada sedang terbang dari Toronto di Kanada menuju ke Sydney di Australia. Di tengah perjalanan, tepatnya di atas Samudera Pasifik terjadi turbulensi hebat.

"Pesawat dengan 268 penumpang mengalami turbulensi di ketinggian 36 ribu kaki (10 ribu meter) di atas Samudera Pasifik atau sekitar 900 km di sebelah barat daya Hawaii," tulis pernyataan Air Canada.

Pesawatnya kemudian mendarat darurat di bandara di Honolulu, Hawaii. Dilaporkan, 25 orang mengalami cedera ringan hingga dilarikan ke rumah sakit.

"Kepala saya sampai kejedot kompartemen kabin. Itu sungguh hal yang tak pernah saya kira dan belum pernah saya rasakan turbulensi sekuat itu," tutur salah seorang penumpang.

Pihak Air Canada menanggung seluruh biaya perawatan. Kabarnya, para penumpang sampai bermalam dulu di Honolulu hingga melanjutkan penerbangan di hari berikutnya. Setelah cuaca membaik dan penumpang yang terluka diobati.

Yang Segar dan Indah Dipandang di Lembang

Lembang memang jadi tempat liburan favorit. Yang asyik di sana, yuk datangi kebun-kebun bunga yang segar dan indah dipandang.

Kawasan Lembang menjadi favorit wisatawan untuk menghabiskan hari libur. Banyaknya tempat wisata di kawasan ini, ditambah dengan kesejukan udara khas pegunungan, membuat pikiran serasa sejuk kembali. Kesejukan udara pegunungan di Lembang, ditambah dengan tanah lembang yang terkenal akan kesuburannya, membuat aneka tanaman baik sayur-sayuran maupin bunga tumbuh subur di kawasan ini.

Tidak heran, banyak terdapat kawasan wisata yang menjadikan taman bunga yang cantik sebagai wisata unggulan. Berikut rekomendasinya:

1. Kebun Begonia

Kebun Bunga ini didominasi oleh Bunga Balinea yang merupakan kepanjangan dari Bunga Begonia yang berasal dari Bali. Terdapat juga bunga Celosia, Melampodium, Impatiens, Salvia, Geranium, dan bunga lainnya. Hanya jika tidak meu membayar biaya tambahan untuk kamera, pastikan hand phone traveller sudah di charge dengan baik untuk mengambil gambar selama berada di area kebun. Tidak hanya bunga, di kebun ini juga terdapat area kebun sayur, bahkan pengunjung bisa mencabut langsung sayuran dari kebun.

2. Rainbow Garden

Merupakan kebun bunga yang ada di kawasan wisata Floating Market. Yang unik, bunga di tempat ini edible, atau aman untuk di konsumsi. Jadi traveller tidak perlu kuatir jika bermain di kebun ini bersama si kecil dan bunganya tidak sengaja termakan. Untuk menikmati Rainbow Garden, traveller akan dikenakan tiket tambahan sebesar Rp. 10.000. Pemandangan dari Rainbow Garden pun sangat indah, sehingga kita bisa menikmati pemandangan area di seputar floating market dari ketinggian. Tidak hanya bunga, terdapat juga aneka spot foto menarik yang tersebar di area Rainbow Garden.

3. Orchid forest Cikole

Jika di dua tempat sebelumnya ditumbuhi aneka jenis bunga, di Orchid forest Cikole, mengkhususkan sebagai tempat konservasi bunga anggrek. Namun bunga anggrek memiliki berbagai bentuk dan jenisnya traveller. Saya pun baru kali ini melihat anggrek dengan berbagai bentuk yang unik. Bunga Anggrek yang ada di orchid forest merupakan tanaman endemik Indonesia dan mancanegara. Aneka jenis anggrek bisa traveller jumpai di Orchid House yang berada di dalam kawasan Orchid forest Cikole.

Bermain dengan Robot Nao dan Pepper di Trans Studio Cibubur

Pernah main dengan robot? Trans Studio Cibubur Theme Park memiliki robot yang diajak bicara, namanya Pepper dan Nao.

detikcom berkunjung ke Trans Studio Cibubur, Minggu (14/7/2019). Saat memasuki wahana Science Center di Trans Studio Cibubur Theme Park, wisatawan akan disambut oleh robot Pepper. Robot Pepper merupakan robot humanoid dikembangkan asalnya dari Prancis asalnya dari Jepang.

Robot Pepper berperan sebagai tour guide di Trans Studio Cibubur Theme Park untuk membantu para pengunjung mengetahui tata letak wahana Trans Studio Cibubur Theme Park. Selain itu dia bisa berinteraksi. Dia mempunyai mikrofon di atas kepala untuk berinteraksi dan ada speaker untuk merekam suara.

Robot pepper juga memiliki sensor kamera di atas kepalanya. Jadi, dia bisa melihat, mendengar dan merespon pertanyaan kita. Keren bukan?

Sama halnya dengan robot Pepper, kita juga akan menemui robot Nao. Perbedaannya robot Nao hanya memiliki tiga jari sedangkan Pepper memiliki lima jari. Mereka sama sama diprogram menggunakan kecerdasan buatan, untuk itu mereka bisa berinteraksi.

Jika robot Pepper hanya bisa bergerak dengan roda, robot Nao bisa bergerak seperti manusia yaitu 25 derajat. Robot Nao juga bisa bernyanyi dan menari lho!

Saat Anda terdeteksi di dekat Nao, maka Nao akan mencoba berkontak mata dengan Anda dan cahaya matanya akan berubah menjadi pink. Ketika matanya berubah menjadi biru, maka tandanya Nao sedang mendengarkan. Maka saat itu Anda bisa mulai berbicara dengan Nao.

Setelah berbunyi 'blip' mata Nao akan berubah menjadi hijau. Maka itu tandanya Nao sedang memproses apa yang kamu katakan. Setelah itu dia akan menjawab pertanyaanmu. Menarik bukan?

Ayo nikmati akhir pekan Anda di Trans Studio Theme Park Cibubur. Tiket Trans Studio Cibubur bisa dibeli secara online di aplikasi detikcom. Caranya, masuk ke aplikasi detikcom, klik 'Kategori', lalu pilih 'Trans Studio Cibubur'.

Tiket Trans Studio Cibubur juga bisa dibeli secara online di transstudiocibubur.com. Untuk harga tiket Trans Studio Cibubur adalah Rp 400.000 saat weekend, hari libur atau libur sekolah. Sedangkan untuk hari biasa harga tiketnya Rp 300 ribu.

Turbulensi Parah, Kepala Sampai Kejedot Kompartemen Kabin

 Pesawat Air Canada baru-baru ini mengalami turbulensi parah. 25 Penumpang cedera, sampai-sampai ada yang kejedot kompartemen kabin.

Dirangkum detikcom dari berbagai sumber, Minggu (14/7/2019) pesawat Boeing 777 Air Canada sedang terbang dari Toronto di Kanada menuju ke Sydney di Australia. Di tengah perjalanan, tepatnya di atas Samudera Pasifik terjadi turbulensi hebat.

"Pesawat dengan 268 penumpang mengalami turbulensi di ketinggian 36 ribu kaki (10 ribu meter) di atas Samudera Pasifik atau sekitar 900 km di sebelah barat daya Hawaii," tulis pernyataan Air Canada.

Pesawatnya kemudian mendarat darurat di bandara di Honolulu, Hawaii. Dilaporkan, 25 orang mengalami cedera ringan hingga dilarikan ke rumah sakit.

"Kepala saya sampai kejedot kompartemen kabin. Itu sungguh hal yang tak pernah saya kira dan belum pernah saya rasakan turbulensi sekuat itu," tutur salah seorang penumpang.

Pihak Air Canada menanggung seluruh biaya perawatan. Kabarnya, para penumpang sampai bermalam dulu di Honolulu hingga melanjutkan penerbangan di hari berikutnya. Setelah cuaca membaik dan penumpang yang terluka diobati.