Sabtu, 11 Januari 2020

Ditegur Saat Menyusui di Pesawat, Mama Muda Curhat di Facebook

Seorang ibu muda ditegur saat menyusui bayinya di pesawat. Dia pun curhat di Facebook dan menjadi viral.

Sebuah postingan di Facebook mendadak viral karena curhatan seorang ibu yang mengeluhkan teguran seorang pramugari saat dia menyusui selama penerbangan. Seorang pramugari memintanya untuk menutupi dirinya dengan selimut saat menyusui.

Dilansir detikcom, Jumat (19/7/2019) kejadian ini dialami oleh Shelby Angel, ibu menyusui yang terbang bersama bayinya di bulan Juni lalu. Dia terbang dari San Fransisco ke Amsterdam dengan maskapai KLM.

Dalam curhatannya, Shelby menghimbau para ibu menyusui yang ingin terbang dengan bayinya jangan menggunakan maskapai KLM. Karena pengalaman yang tidak mengenakan yang dialaminya.

Pada saat terbang, tatkala sedang menyusui bayinya dia dihampiri seorang pramugari. Sang pramugari menyerahkan selimut kepada Shelby dan meminta untuk menutupi ketika dia menyusui.

Shelby pun menolak karena bayinya tidak suka ditutupi wajah, karena dia akan marah dan menangis. namun sang pramugari tetap memintanya dan memperingatkan bahwa jika ada penumpang lain yang mengeluh, dan itu akan mengakibatkan masalah untuknya.

Shelby pun melanjutkan curhatnya, dia sering bepergian dan menyusui di beragam tempat namun tidak ada yang melarangnya, termasuk saat di pesawat. Namun hanya saat di KLM inilah dia sedikit 'diatur' bagaimana menyusui saat terbang.

Curhatannya pun viral dan mendapatkan respon di kalangan netizen. Orang pun beramai-ramai mengkecam maskapai Belanda ini. Menanggapi isu yang beredar, KLM pun membalas Twitter keluhan dengan menegaskan bahwa mereka mengizinkan menyusui di dalam pesawat.

KLM menegaskan bahwa mereka adalah maskapai internasional yang mengangkut semua penumpang pesawat dari beragam latar sosial. Mereka berusaha menjaga kenyamanan penumpang, dengan meminta seorang ibu menutupi dirinya saat menyusui, hingga penumpang lain tidak terganggu.

Taiwan Resmikan Pusat Informasi Wisata di Jakarta

Taiwan meresmikan Taiwan Tourism Information Center. Di Jakarta. Ini menjadi langkah awal mempermudah turis Indonesia ke Taiwan.

Dalam jumpa media, Jumat (19/7/2019) di Intiland Tower Jakarta, Taiwan Tourism Bureau bersama Taiwan Visitors Association dan John Chen, duta sekaligus Kepala Kantor Ekonomi dan Perdagangan Taipei di Indonesia meresmikan Pusat Informasi Pariwisata Taiwan. Dengan adanya pusat informasi ini, mempermudah turis Indonesia datang ke Taiwan.

"Kami mengharapkan dengan adanya pusat informasi ini mempermudah wisatawan Indonesia datang ke Taiwan," ungkap Ease Huang, Direktur Internasional Taiwan Tourism Bureau.

Huang juga mengatakan, peresmian ini adalah bentuk keseriusan Taiwan menyambut kedatangan turis Indonesia. Dan juga ini langkah memperkuat persahabatan dan pariwisata Indonesia dengan Taiwan," tambahnya.

Huang juga menambahkan bahwa Indonesia salah satu negara yang menjadi sasaran untuk wisata Taiwan. Di tahun 2018 jumlah turis Indonesia yang datang berkunjung meningkat.

"Di tahun 2018, turis Indonesia yang datang ke Taiwan mencapai 210 ribu orang. Ini meningkat 11 persen dari sebelumnya. Melihat warga Indonesia mulai tertarik datang, kami mempersiapkan diri menyambut turis Indonesia ke Taiwan," tutupnya.

Destinasi di Afrika yang Menginspirasi Lion King

Film animasi Lion King dari Disney tengah tayang dan dibicarakan. Buat kamu yang mengaku pecinta Lion King, ini destinasi di Afrika yang jadi inspirasi filmnya.

Versi baru live-action dari film berjudul sama di tahun 1994 silam, film Lion King mendapat 'nafas' baru di bioskop kini. Hanya walau berbeda secara kualitas gambar dan aspek lainnya, film ini masih terinspirasi dari kehidupan fauna liar di Benua Afrika.

Fakta itu pun pernah disebutkan oleh asisten sutradara film Lion King keluaran tahun 1994, Roger Allers dalam sebuah blog Disney yang kini telah dihapus. Dikumpulkan detikcom dari berbagai sumber, Jumat (19/7/2019), berikut beberapa tempat tersebut:

1. Samburu National Park

Berlokasi di distrik Samburu, Kenya tengah, Taman Nasional Samburu pernah didatangi langsung oleh tim produksi Lion King. Di sana tim Roger melakukan safari langsung dengan menggunakan jeep.

"Kami melewati savana dengan kendaraan bak terbuka untuk melihat binatang, tapi tak banyak yang bisa digambar karena binatang-binatang itu terlalu cepat. Sebagai gantinya kami mengambil foto," ujar roger.

Dalam bahasa suku Maasai, Samburu memiliki arti kupu-kupu. Untuk informasi, taman nasional tersebut juga menjadi rumah bagi sejumlah suku asli Kenya.

2. Namunyak Wildlife Conservancy

Destinasi berikutnya adalah Namunyak Wildlife Conservancy di Sarara, Kenya. Sesuai namanya, destinasi ini juga menawarkan fasilitas menginap semalam seperti camping dan lainnya.

Hanya walau diperuntukkan sebagai tempat perkemahan, nyatanya pihak taman nasional sangat menjaga keasrian tempat ini. Tak sedikit pula fauna liar yang tinggal di daerah konservasi ini.

3. Hell's Gate National Park

Banyak yang menyebut, kalau batu tempat Rafiki menggendong bayi Simba terinspirasi dari salah satu spot di Taman Nasional Hell's Gate. Walau ternyata tak benar, tapi taman nasional ini turut menginspirasi film Lion King.

"Ada banyak hal yang diangkat dari lanskap, tapi kami menggunakan banyak inspirasi. Banyak orang yang berujar kalau 'Pride Rock' berasal dari pegunungan di sini, tapi mereka semua salah," ujar Roger.

Menariknya, traveler bisa melakukan aktivitas hiking di taman nasional ini. Mengingat jumlah singa yang cukup terbatas dan didominasi oleh fauna herbivora seperti jerapah dan lainnya.

4. Serengeti National Park

Memiliki luas lebih dari 14 ribu km persegi, Taman Nasional Serengeti di Tanzania merupakan rumah dari 10 ribu singa di dunia. Mungkin taman nasional ini adalah yang paling memungkikan untuk traveler bertemu singa di alam liar.

Dahulu, tim produksi Lion King juga sempat bertandang ke taman nasional ini untuk mencari inspirasi film di habitat aslinya. Bahkan ada salah satu spot yang mirip dengan adegan di mana Mufasa jatuh dari jurang dan ditabrak sekawanan banteng.

Ditegur Saat Menyusui di Pesawat, Mama Muda Curhat di Facebook

Seorang ibu muda ditegur saat menyusui bayinya di pesawat. Dia pun curhat di Facebook dan menjadi viral.

Sebuah postingan di Facebook mendadak viral karena curhatan seorang ibu yang mengeluhkan teguran seorang pramugari saat dia menyusui selama penerbangan. Seorang pramugari memintanya untuk menutupi dirinya dengan selimut saat menyusui.

Dilansir detikcom, Jumat (19/7/2019) kejadian ini dialami oleh Shelby Angel, ibu menyusui yang terbang bersama bayinya di bulan Juni lalu. Dia terbang dari San Fransisco ke Amsterdam dengan maskapai KLM.

Dalam curhatannya, Shelby menghimbau para ibu menyusui yang ingin terbang dengan bayinya jangan menggunakan maskapai KLM. Karena pengalaman yang tidak mengenakan yang dialaminya.

Pada saat terbang, tatkala sedang menyusui bayinya dia dihampiri seorang pramugari. Sang pramugari menyerahkan selimut kepada Shelby dan meminta untuk menutupi ketika dia menyusui.

Shelby pun menolak karena bayinya tidak suka ditutupi wajah, karena dia akan marah dan menangis. namun sang pramugari tetap memintanya dan memperingatkan bahwa jika ada penumpang lain yang mengeluh, dan itu akan mengakibatkan masalah untuknya.

Shelby pun melanjutkan curhatnya, dia sering bepergian dan menyusui di beragam tempat namun tidak ada yang melarangnya, termasuk saat di pesawat. Namun hanya saat di KLM inilah dia sedikit 'diatur' bagaimana menyusui saat terbang.

Curhatannya pun viral dan mendapatkan respon di kalangan netizen. Orang pun beramai-ramai mengkecam maskapai Belanda ini. Menanggapi isu yang beredar, KLM pun membalas Twitter keluhan dengan menegaskan bahwa mereka mengizinkan menyusui di dalam pesawat.