Selasa, 07 Januari 2020

Gunung Kerinci Erupsi, Ini Imbauan Buat Pendaki

Gunung Kerinci di Jambi mengalami erupsi. Para pendaki diimbau untuk tidak mendekat ke kawah dan puncak gunungnya.

Dalam informasi dari akun Instagram kabargeologi yang merupakan akun resmi Badan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral, Rabu (31/7/2019) Pos Pengamatan Gunung Api Kerinci mencatat Gunung Kerinci mengalami erupsi pada pukul 12.48 WIB tadi.

Tinggi kolom abu teramati sekitar 800 meter di atas puncak (sekitar 4.605 meter di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah timur laut dan timur.

Saat ini, Gunung Kerinci berada pada status Level II (Waspada). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMB) mengeluarkan beberapa imbauan, termasuk bagi wisatawan atau pendaki.

Pendaki tidak diperbolehkan mendaki kawah yang ada di puncak gunungnya di dalam radius 3 km dari kawah aktif. Masyarakat pun dilarang beraktivitas di dalam radius tersebut.

Jalur penerbangan di sekitar Gunung Kerinci juga harus dihindari. Sebab, dinilai sewaktu-waktu masih memiliki potensi letusan abu dengan ketinggian yang dapat mengganggu jalur penerbangan.

The Kaldera Nomadic Bikin Jokowi Betah Berlama-lama di Danau Toba

Presiden Joko Widodo (Jokowi) terpukau dengan keindahan Danau Toba saat kunjungan kerjanya, hampir seluruh destinasi di danau purba itu disambanginya. Termasuk juga The Kaldera Nomadic Escape yang dikunjungi pada hari kedua kunjungan kerjanya, Selasa (30/7/2019).

Sebuah destinasi kelas dunia yang dikembangkan oleh Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT). Lokasinya ada di lahan Zona Otorita Pariwisata Danau Toba, Sibisa, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa).

"Alhamdulillah Bapak Presiden dan Ibu Iriana sangat terkesan dalam kunjungannya di The Kaldera Nomadic Escape. Di luar dugaan hingga 1 jam Bapak Presiden beserta rombongan berada di destinasi ini," kata Direktur Utama BOPDT Arie Prasetyo dalam keterangannya, Rabu (31/7/2019).

Jokowi beserta rombongan tiba di Kaldera pukul 12.10 WIB. Setibanya di sana, Jokowi langsung duduk menikmati hamparan indahnya Danau Toba dan perbukitan. Mantan Wali Kota Solo ini duduk di kursi besi dilengkapi dengan mejanya.

Sementara itu, beberapa menteri terkait dan kepala daerah setempat mengelilingi Jokowi membahas potensi wisata di Kaldera. Di sisi lain, Ibu Negara Iriana asik menunggu Jokowi yang tengah rapat ditemani istri bupati dan gubernur seraya menikmati indahnya pemandangan dari ketinggian.

Wajar jika Presiden Jokowi terkesan. Pasalnya The Kaldera Nomadic Escape bukanlah destinasi biasa. berdiri di kawasan The Kaldera Resort seluas 386,7 hektar, destinasi ini menawarkan sebuah petualangan di tengah indahnya Danau Toba. Fasilitasnya lengkap.

Di sana terdapat glamping modern rasa hotel bintang lima seluas 2 hektar. Amenitasnya ada camping ground tenda ala bohemian. Di dalam ada kasur, lengkap dengan kursi dan meja. Ada juga bubble tent, tenda dengan bagian atas transparan hingga area parkir untuk camper van.

Ada juga Kaldera Ampiteathre, dengan kapasitas 250 orang, Kaldera Plaza, Kaldera Stage, Kaldera Hill, dan juga toilet. Tidak hanya itu, The Kaldera juga memiliki cabin dari kaca. Dimana ketika pagi hari, pengunjung dapat langsung melihat matahari pagi yang menyinari perbukitan.

"The Kaldera memiliki view yang mempesona. Dari lokasi, kita bisa melihat indahnya Desa Wisata Sigapiton yang berlokasi di lembah di bawah The Kaldera, diapit bukit di kanan dan kiri dengan pemandangan Danau Toba dan Pulau Samosir di kejauhan. Udaranya sejuk khas pegunungan. Makanya Presiden Jokowi sangat betah di sini," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya yang meresmikan langsung The Kaldera Nomadic Escape pada 4 April 2019 lalu.

Uji Nyali di KL Tower, Menara Tertinggi di Malaysia

Selain Petronas Twin Tower, Malaysia juga punya KL Tower yang tak kalah menantang. Bisa sekalian uji nyali di menara ini!

Petronas Twin Tower biasanya jadi objek foto yang paling dicari ketika ke Kuala Lumpur Malaysia. Tapi saya punya satu lagi tempat yang pingiiiin banget saya kunjungi yaitu KL Tower, kepingin merayakan valentine bersama suami dan anak saya Nayla di sana sambil foto foto di atas menara yang memiliki urutan ke 6 tertinggi di dunia.

Gara gara saya lihat di acara Asia's Next top Model, para model berfoto di kotak kaca berbentuk kubus terbuat dari kaca transparant yang letaknya di atas KL Tower, menjorok ke luar. Di sana bisa melihat pemandangan kota Kuala Lumpur dari semua sisi bahkan dari bawah kaki kita (ini bagian yang paling seru dan bikin nyali ciut)

Makanya pas 14 Februari 2019 lalu, kita berangkat dari hotel tempat kami menginap di Bukit Bintang naik Grab car menuju KL Tower. Tempat yang dituju persis seperti kalau kita mau ke puncak, tinggi dan berkelok kelok, gak kebayang kalau naik kendaraan umum, turunnya jauuuh dari pintu masuk, yang harus ditempuh dengan jalan kaki bisa kuyus mendadak kita bertiga.

Sebelumnya karena saya takut salah beli lewat online (yang ternyata bisa jauh lebih murah) kita akhirnya beli tiket 3 buah, langsung di counternya, lumayan mehong, kalau di rupiahkan masing masing 340 ribu per orang.

Tapi semuanya terbayar dengan sensasi berfoto dalam Sky box di atas ketinggian kurleb 300 meter, Kebayang kan gimana rasanya, untuk menuju ke dalam box, kaki saya dan suami rasanya seperti digandulin bola baja yang ada rantainya, beraaaat banget, kita berdua seperti bayi yang baru belejar jalan, merembet pegangan sama besi yang adadi dinding kaca, sementara Nayla enteng saja melangkah sampai ke pinggir box kaca.

Pas foto sih gak terasa kalau lagi berdiri di atas ketinggian, walaupun kita berdua gak mau terlalu jauh ke tengah, dan begitu kelar, kalau gak malu rasanya saya pingin merangkak saja sambil nangis mewek, dengkul kemeretek ngilu gemetaran, ini Valentine model apa ya?

Ada dua box tempat foto, satu berlatar belakang Twin tower, satu lagi gedung gedung perkantoran lupa deh namanya. semua kita coba walaupun gemetaran, gak mau rugi, wong bayarnya mihil, apalagi hasil fotonya bagus dan bikin ngilu yang melihatnya ketika saya posting di sosial media.

Selanjutnya kami diantarkan Ke Sky Deck yang menyediakan teropong untuk melihat kota dan Twin Tower dari dekat, tapi rasanya gak perlu deh, tanpa teropong semuanya terlihat dekat dan jelas, pakai teropong malah saya bingung, gedung Twin Tower yang terbuat dari kaca kaca, seperti nempel di depan mata.

Sensasi naik ke tempat tinggi buat orang penakut seperti saya ini seperti jadi pemacu untuk mencoba di tempat lain seperti Burj Khalifa sebuah gedung pencakar langit di Dubai, Uni Emirat Arab, gedung yang memiliki ketinggian 828 meter ini terlihat lebih keren ketika dijadikan salah satu tempat syuting film Mission Impossible, Ghost Protocol.

Ngeri ngeri gimana gitu, melihat Tom Cruise gelantungan di dinding kacanya (walaupun itu bohongan), tapi pemandangan yang ditampilkan dari dalam kamarnya yang berada di lantai atas, baguuuus banget.

Belum lagi Dubai Aquarium & Underwater Zoo-nya yang berada di lantai dasar Mall of Dubai, sebuah mal terbesar di dunia yang merupakan bagian dari Burj khalifa, melihat tayangannya saja saya merinding, apalagi kalau melihat langsung ah seandainya bisa ke sana ya suatu saat nanti, Aamiin.