Jumat, 03 Januari 2020

Penyelam Jepang Temukan Pistol di Dasar Laut

Netizen Jepang dihebohkan dengan postingan Twitter salah satu penyelam. Dia menemukan pistol dan ini pun ramai diperbincangkan dan jadi tebak-tebakan online.

Dilansir detikcom dari SoraNews, Kamis (8/8/2019) akun Twitter dengan nama @ywmg_rcn memposting temuannya berupa pistol saat menyelam di laut. Sayangnya dia tidak menyebutkan lokasi penemuannya di pantai mana.

Penemuan @ywmg_rcn itu bukanlah hal biasa di Jepang. Karena Jepang sangat mengatur dan ketat soal kepemilikan senjata api. Dan juga untuk kepemilikannya senjata api hanya diperbolehkan senjata berburu saja, yaitu senapan.

Tentu saja postingannya ini menjadi ramai dan menimbulkan beragam spekulasi dari netizen. Ada yang menebak itu adalah senjata jenis Colt M1911, Smith, Wesson 356 bahkan menebaknya berjenis Glock.

Selain itu ada juga yang mengatakan bisa jadi pistol itu jatuh saat ada latihan, karea pistol itu digunakan oleh para pemula. Karena tidak mungkin pistol itu dimiliki oleh warga Jepang alias orang biasa yang taat hukum.

Ada juga netizen yang memperkirakan iu adalah senjata mainan alias replika yang terbuat dari plastik. Namun tebak-tebakan semakin ramai karena banyak yang mempermasalahkan pistol karena bentuknya yang telah hancur sebagian, terkikis air laut dan lainnya.

Sayang sekali, akun @ywmg_rcn tidak melanjutkan rincian postingannya ini. Namun sepertinya ini adalah pistol mainan karena sekarang pantai-pantai Jepang sedang ramai akan peluncuran RPG Video Game yang menawarkan secara acak aksesorisnya kepada pengunjung. Salah satunya adalah pistol dan perisai perang.

Seputar Pantai Klayar di Pacitan: Rute Hingga Tiket Masuk

Kabupaten Pacitan mungkin lebih dikenal oleh traveler sebagai Kota Seribu Gua atau sebagai kota kelahiran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Namun, di sana ternyata ada wisata pantai indah yang cukup tersembunyi yaitu Pantai Klayar.

Pantai ini dikenal dengan pasir putihnya serta deburan ombaknya yang cukup besar. Jika kalian berencana mengunjungi Pantai Klayar, simak dulu serba-serbi tentang tempat wisata ini yang dirangkum detikTravel dari berbagai sumber.

1. Lokasi

Pantai Klayar terletak di Pacitan, Jawa Timur dan berbatasan dengan Wonogiri, Jawa Tengah. Tepatnya, pantai ini berada di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo dan berjarak sekitar 40 km ke arah barat dari kota Pacitan.

2. Rute

Bagi kalian yang datang dari arah kota Pacitan, kalian bisa mengikuti jalur bis Solo-Pacitan kemudian belok kiri di pertigaan Dadapan. Kemudian belok kanan setelah tiba di Desa Candi. Lurus terus ikuti jalan tersebut sampai kalian menemukan pertigaan selanjutnya. Setelah itu ikuti petunjuk arah yang mengarahkan pengunjung ke Pantai Klayar.

Jika kalian datang dari arah Yogyakarta kalian bisa melalui kota Wonosari di Gunungkidul. Lanjut terus ke arah timur menuju Pathuk dan lanjut terus ke kota Wonosari.

Dari sana, lanjutkan perjalanan ke Pracimantoro. Setelah itu lanjut ke Giribelah di mana kalian akan melewati daerah Punung. Setelah melewati Punung, kalian akan melihat papan nama Pantai Klayar. Setelah ini kalian tinggal mengikuti petunjuk arah yang ada.

3. Tiket Masuk

Harga tiket masuk untuk menikmati keindahan Pantai Klayar cukup terjangkau, yakni Rp 10.000 untuk dewasa dan Rp 5.000 untuk anak-anak. Sedangkan untuk parkir kendaraan roda dua dikenakan biaya Rp 2.000 dan untuk kendaraan roda empat dikenakan biaya Rp 5.000.

4. Fasilitas

Pantai Klayar telah memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Di sana tersedia toilet dan kamar mandi yang bersih. Untuk mengisi perut juga tersedia banyak warung yang berjualan di area sekitar Pantai Klayar. Fasilitas lainnya antara lain mushola, gazebo dan penginapan.

Kamis, 02 Januari 2020

Malindo Air Akan Buka Rute Penerbangan Baru Sydney-Denpasar

Bali sebagai salah satu daya tarik pariwisata Indonesia membuat banyak maskapai yang membuka direct flight menuju pulau ini. Salah satu maskapai terbaru yang membuka rute penerbangan dengan poros Bali adalah Malindo.

Malindo Air rencananya akan membuka rute penerbangan Sydney-Denpasar. Inaugural flight rute ini akan dilakukan pada 15 Agustus mendatang. Menurut Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional IV Kementerian Pariwisata, Adella Raung, Malindo akan melayani daily flight. Atau terbang setiap hari.

"Bali selalu menjadi daya tarik buat wisatawan dan industri pariwisata. Banyaknya wisatawan yang berkunjung, menjadi alasan banyak maskapai membuka rute dengan poros Bali. Termasuk Malindo Air. Maskapai ini bukan hanya akan meramaikan, tetapi juga siap bersaing. Karena, Malindo akan membuka penerbangan reguler dengan frekuensi terbang harian (daily flight) mulai 15 Agustus 2019," kata Adella dalam keterangan tertulis, Senin (12/8/2019).

Untuk melayani rute Sydney-Denpasar, Malindo akan menggunakan pesawat jenis Boeing 737-900 ER. Dengan konfigurasi 12 kursi kelas Bisnis. Ditambah 168 kursi kelas Ekonomi. Malindo akan memberikan tambahan 23.472 penumpang (full capacity) hingga akhir 2019.

Penerbangan dari Sydney menuju Denpasar akan dilayani dengan nomor penerbangan OD172. Pesawat ini akan berangkat dari Sydney pukul 12.00 waktu setempat dan akan tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar sekitar pukul 16.50 WITA.

Sementara itu, penerbangan dari Denpasar menuju Sydney akan dilayani dengan nomor penerbangan OD171. Dari Bandara I Gusti Ngurah Rai, pesawat akan berangkat pukul 22.35 WITA dan dijadwalkan tiba di Sydney sekitar pukul 06.40 waktu setempat.

Menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani, dibukanya rute baru ini, merupakan wujud kerjasama antara Kemenpar dengan Malindo Air.

"Tahun ini merupakan tahun kedua Kemenpar melakukan kerja sama dengan Malindo Airlines. Kerjasama ini dilakukan dalam bentuk joint promotion. Kegiatan inaugural flight ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan joint promotion tersebut," papar Rizki.

Tak bisa dipungkiri, Bali masih menjadi magnet utama untuk mendatangkan wisatawan mancanegara ke Indonesia. Hal ini bisa dilihat dari data BPS yang dirilis 1 Maret 2019.

Tercatat kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke Pulau Dewata pada awal tahun 2019 mencapai 456.218 kunjungan. Wisman yang datang melalui bandara sebanyak 452.405 kunjungan. Sedangkan yang datang melalui pelabuhan laut sebesar 3.813 kunjungan.

Jumlah 456.218 kunjungan ini meningkat sebesar 27,41% jika dibandingkan dengan bulan Januari 2018. Wisman yang tercatat paling banyak datang ke Bali pada bulan Januari 2019 yaitu wisman dengan kebangsaan Tiongkok (24,9%), Australia (20,94%), India (6,30%), Amerika Serikat (3,85%) dan Rusia (3,59%).

Menteri Pariwisata, Arief Yahya menyebutkan bahwa aksesibilitas memiliki peran penting untuk meningkatkan kunjungan ke sebuah destinasi.

"Kuncinya adalah 3A (aksesibilitas, atraksi, amenitas). Kemudahan mencapai destinasi akan membuat wisatawan lebih banyak datang. Bali memiliki itu. Pulau Dewata memiliki akses udara dan laut yang mumpuni. Dan ini mempermudah wisatawan yang ingin berlibur kesana," paparnya.

Untuk atraksi dan amenitas, Arief tidak pernah meragukan Bali. Pulau Dewata memiliki atraksi nature, culture dan manmade yang luar biasa dan selalu membuat wisatawan ingin hadir kembali. Begitu pun dengan amenitas, hotel mewah sampai homestay tersedia di sana.