Kamis, 26 Desember 2019

Inilah Titik Paling Barat Benua Eropa

 Cabo da Roca merupakan titik terbarat dari Benua Eropa. Pemandangan alamnya menakjubkan serta berhadapan langsung dengan Samudera Atlantik.

Portugal merupakan negara yang memiliki sejumlah destinasi wisata menarik untuk dikunjungi di Eropa. Tidak seperti kebanyakan negara Eropa lainnya, Portugal memiliki keunikan tersendiri serta keindahan alam yang menakjubkan.

Cabo da Roca adalah salah satunya. Sebagai titik terbarat dari benua Eropa yang berlokasi di Portugal, lokasi ini tidak begitu jauh dari kota Lisabon. Kita dapat menuju tempat ini dengan menggunakan transportasi umum yang cukup terjangkau harganya.

Dari Lisabon, kita akan menaiki kereta (comboios) melalui stasiun Cais do Sodre menuju stasiun akhir Cascais. Sempatkan pula untuk menikmati keindahan kota pesisir Cascais dengan berjalan-jalan ke pantai dan menikmati bangunan tua di sekitarnya. Tarif kereta menuju Cascais yaitu sekitar 4 Euro. Selama perjalanan kita akan disuguhkan pemandangan pantai-pantai yang indah.

Setelah berada di Cascais, untuk menuju Cabo da Roca, kita akan menaiki bis nomor 403. Pastikan kita membeli tiket pulang pergi menuju Cabo da Roca dan mencari tahu informasi seputar jadwal keberangkatan dan ketibaan hari itu.

Banyak hal yang dapat kita nikmati ketika berada di titik ujung paling barat dari benua Eropa ini. Yaitu kita dapat melihat mercusuar yang ikonik, menikmati pemandangan tebing-tebing menakjubkan yang bertemu langsung dengan Samudera Atlantik, serta menikmati udara sejuk dari angin yang tertiup dari Laut Atlantik.

Jika kita berkunjung di musim panas, kita akan menikmati udara yang cukup menyegarkan ditengah teriknya matahari. Namun jika berkunjungi di musim dingin, pastikan kita memakai pakaian yang cukup hangat.

Jadi, jika Anda berkunjung di ibu kota Portugal Lisabon, sempatkanlah untuk mengunjungi tempat ini. Berada di Cabo da Roca merupakan sebuah pengalaman yang Extraordinary dan mengagumkan karena bisa menginjakkan kaki di ujung terbarat Benua Eropa serta melihat langsung dan merasakan hembusan udara Samudera Atlantik.

Selain Portugal yang memiliki destiansi wisata menakjubkan, di Timur Tengah juga ada kota yang sangat menarik untuk dikunjungi, yaitu Dubai UEA. Banyak aktivitas menarik yang dapat dilakukan di kota ini, seperti berpetualang di padang pasir, menikmati keindahan pantai serta merasakan pengalaman berada di puncak gedung pencakar langit paling tinggi di dunia.

Tempat Memandikan Gajah di Sumatera Utara

Theo namanya. Seekor gajah di Tangkahan, Sumatera Utara yang biasa dimandikan wisatawan.

Tepat setahun yang lalu, cuaca di Tangkahan, Langkat, Sumatera Utara sedang cerah. Langit biru, daun pepohonan saling melambai seakan mengajak untuk menari bersama.

Di jalan menurun yang belum beraspal terlihat Agustin, Ardana, Yuni, Sari, Albertin, Olive berjalan beriringan menuju Sungai Tangkahan. Besar mereka hampir tak bisa ku bedakan.

Pada urutan paling belakang, aku terpukau. Theo, satu-satunya pejantan di rombongan ini terlihat sangat gagah. Ukuran tubuhnya paling besar dan sangat jelas terlihat ialah pemimpin rombongan tersebut.

Tak buang tempo, aku bergegas turun ke sungai untuk mandi bersama Theo.

Ya, di Pusat Konservasi Tangkahan memandikan gajah adalah bagian dari paket wisata. Jadwal memandikan mamalia berbelalai ini setiap pagi Pukul 07.00 WIB.

Pada akhir pekan, puluhan wisatawan asing dan lokal mengantre untuk membersihkan badan, belalai, dan telinga gajah-gajah jinak tersebut di bawah pengawasan sang pawang atau biasa disebut mahout.Â

Aku terpikat pada Theo, tak mau yang lain. Karena Theo satu-satunya gajah yang memiliki gading di Tangkahan. Ada satu pejantan lain bernama Asep, namun usianya masih bayi. Selebihnya adalah gajah betina yang ada di pusat konservasi ini.

"Betapa gagahnya jika bisa berfoto selfie bareng Theo," aku ebergumam dalam hati.

Ternate, Bukti Maluku Utara yang Menawan (3)

Tak hanya itu, danau ini memiliki mitos yang unik. Konon, jika melempar batu ke arah danau, tidak ada satu pun batu yang bisa mengenai permukaan airnya. Aku yang penasaran ikut mencoba, tetapi memang saat dilempar batunya tidak bisa mengenai air.

Batu yang ku lempar jauh ke depan tiba-tiba langsung menukik kebawah seperti dibelokkan dari atas danau. Seperti ada gravitasi kuat yang menarik. Bahkan pesawat tidak ada yang terbang di atas danau ini. Entah ini hanya mitos atau ada rahasia alam yang belum bisa diungkap manusia.

Selain danau Tolire besar dan Tolire kecil, ada satu danau lagi yang memukau pemandangannya, yaitu Danau Ngade. Danau ini merupakan danau laguna, berada dekat dengan laut namun airnya tetap tawar. Karena lokasinya inilah yang membuat danau ini tampak indah indah jika difoto dari atas.

Tampak danau yang berwarna hijau, didepannya berjajar laut yang biru, Pulau Maitara dan Pulau Halmahera dengan awan menyelimuti puncaknya. Namun untuk mendapatkan spot foto ini harus naik ke dataran tinggi.

Selain wisata laut, kalian juga bisa melakukan wisata sejarah. Jaman dulu Ternate terkenal akan rempahnya, buah Pala. Hal itu menarik perhatian VOC dan datang ke Ternate untuk monopoli perdagangan. Karena itu sampai sekarang masih berdiri benteng-benteng yang megah di Ternate.

Tiga benteng yang terkenal adalah benteng Kastela, Tolukko, dan Kalamata. Kalian bisa mengunjungi benteng-benteng ini hanya dengan membayar uang parkir saja. Berfoto-foto dengan latar pemandangan Gamalama atau rumah penduduk dengan latar laut dan Pulau Tidore.

Sebagai kota sekaligus pulau yang berdiri sendiri di tengah laut, Ternate memiliki banyak sekali pantai-pantai yang indah. Namun saat malam hari ia berubah menjadi kota yang ramai dengan lampu mengiasi jalan, bilboard iklan, warung makan, cafe, tempat hiburan dan juga mall. Iringan musik meramaikan setiap sudut kota dari setiap angkutan umum yang melintas seperti parade. Aroma makanan laut merebak dari warung-warung seafood bakar yang berbaris rapi di sepanjang tepi laut dengan ikan-ikannya yang segar. Udang, Patin, Kakap, Kerapu dan yang paling terkenal adalah Cakalang.

Bersantai di warung-warug pinggir laut saat malam bersama teman-teman sambil menikmati es Guraka dan Pisang goreng yang dicocol dengan sambal, kacang, dan ikan teri. Ditemani lantunan lagu Ambon dari warung dan angin sepoi yang sejuk, ombak yang berdesir diantara karang dan ikan-ikan kecil yang terlihat berenang.

Jika dilihat dari dataran tinggi, Kota Ternate terlihat paling indah saat malam hari karena lampu-lampunya yang berpendar, kontras dengan langit malam. Bahkan kerlip lampu-lampu kapal yang bertebaran di tengah laut terlihat menyatu dengan bintang karena tak terlihat batas antara laut dan langit.

Ternate selalu membuatku takjub setiap mengunjunginya. Ia selalu mampu memberikan extraordinary traveling yang membuat rindu. Bahkan berkali-kali datang pun tak pernah membuatku bosan walau aku pernah mengunjungi tempat lain yang juga indah.

Saat aku sedang membaca berita-berita di detik.com, aku melihat artikel tentang sayembara traveling ke Dubai oleh Detik.com yang disponsori oleh Dubai Tourism Board. Ingin sekali mengunjunginya apalagi Dubai merupakan destinasi wisata yang banyak diincar para traveler, karena Dubai memiliki pesona yang sangat berbeda dengan di Indonesia. Terutama aku ingin sekali berada di lantai teratas Burj Khalifa sebagai gedung tertinggi di Dunia, dan menguji adrenalin dengan bersafari di Dessert Safari Dubai.

Aku sudah membayangkan betapa serunya menaiki unta dan mengendarai mobil 4 wheel di gurun pasir, dan yang pasti menikmati panorama gurun yang sangat indah. Lalu mengenal lebih dalam sisi lain Dubai di Bastaqia Quarter dengan bangunan-bangunan tuanya yang khas arab kuno, mengunjungi museum dan menikmati kopi khas arab. Tak lupa juga berfoto di Miracle Garden yang menakjubkan.

Membayangkannya saja sudah membuat adrenalinku membuncah, dan ingin segera bisa membagi keindahannya yang menawan agar semakin banyak yang ingin mengunjungi Dubai.