Selasa, 17 Desember 2019

Bintan, Keindahan Indonesia Favorit Orang Singapura

Pulau Bintan punya keindahan yang mencuri hati. Tak ayal, orang Singapura suka liburan ke sini di akhir pekan.

Beberapa waktu yang lalu saya berkesempatan untuk mengunjungi Pulau Bintan. Ini merupakan kali pertama saya ke pulau yang ada di sisi utara Indonesia itu dan saya akan menghabiskan waktu selama 4 hari disana. Pada awalnya ketika tiba di Bandar Udara Tanjung Pinang yang saya lihat adalah pulau ini datarannya adalah tanah merah.

Di sekeliling Bandara juga tidak terlihat terlalu ramai dan yang ada di pemikiran saya pertama kali adalah ada apa saja ya di pulau ini. Ternyata setelah menghabiskan waktu 4 hari disini saya baru menyadari bahwa Pulau Bintan ini sungguh indah dan eksotis. Tidak kalah dengan Bali. Banyak turis mancanegara yang datang ke pulau ini, terutama dari Singapura.

Saya bertolak dari Bandar Udara Soekarno Hatta, Jakarta menuju Bandar Udara Raja Haji Fisabilillah, Tanjung Pinang, Bintan. Hanya ada satu kali penerbangan langsung ke Bintan dari Jakarta menggunakan maskapai Garuda Indonesia.

Alternatif lain yang bisa ditempuh jika anda ingin berkunjung ke pulau ini namun tidak cocok dengan jadwal penerbangannya adalah mengambil penerbangan Jakarta - Batam. Kemudian dari Batam meneruskan lagi perjalanan ke Bintan menggunakan Kapal Ferry.

Karena perjalanan saya ke Bintan adalah untuk mengikuti acara kantor, setibanya kami di Bintan kami sudah disediakan penjemputan. Tujuan kami adalah Bintan Lagoon Resort. Di tempat inilah kami akan menghabiskan waktu selama 4 hari di Bintan. Ketika sampai, kami ditawari untuk membeli oleh-oleh terlebih dahulu karena mengingat posisi kami masih di daerah kota dan jadwal acara kami tidak akan kembali ke kota lagi karena akan langsung menyeberang menggunakan Ferry ke Singapura.

Kami dibawa ke Pasar Raya Kota Tanjungpinang terlebih dahulu yang merupakan pasar tradisional. Di sini banyak dijual aneka olahan seafood yang sudah dikeringkan. Di pasar ini juga banyak produk makanan dan minuman dari negara tetangga seperti cokelat, teh tarik, dan lainnya. Selesai dari pasar kami menuju ke Lagoi, jarak tempuhnya kurang lebih 1 jam.

Waktu penantian selama 1 jam ternyata terbayar sangat lunas karena hotel kami punya private beach! Naluri eksplore pun langsung memuncak namun sekali lagi karena ini adalah perjalanan dinas jadi begitu sampai ada meeting persiapan untuk acara besok terlebih dahulu.

Selesai meeting persiapan saya dan rekan kerja saya langsung menyusuri pantai untuk menikmati sunset. Namun karena sehabis hujan, jadi langit pun mendung dan sunset tak terlihat. Semua itu terbayar lunas esok harinya oleh pemandangan pantai yang sangat cantik di pagi hari.

Siang harinya kami dibawa ke salah satu restaurant setempat untuk menyantap seafood. Tidak afdol apabila ke Bintan namun tidak makan seafood. Makanan khas yang terkenal di Bintan adalah Gonggong. Namun, masakan olahan seafood lainnnya juga tidak kalah sedapnya. Bagi anda yang juga pecinta durian, apabila datang ke pulau ini saat musim durian makan anda akan merasakan surga dunia disini.

Hari ketiga diselingi dengan berwisata ke Safari Lagoi and Eco Farm yang masih berada di satu area dengan hotel. Safari Lagoi adalah kebun binatang yang masih dalam tahap pengembangan. Luas areanya direncanakan sekitar 100 Ha. Meskipun masih dalam tahap pengembangan, satwa yang ada disini cukup banyak dan kebanyakan adalah satwa endemik Indonesia. Ada Buaya, Kura-Kura, Monyet, Burung. Kita juga bisa berfoto dengan beberapa hewan seperti Ular dan juga mencoba pengalaman naik Gajah.

Perjalanan dilanjutkan ke Treasure Bay yaitu kolam air asin yang digadang-gadang sebagai kolam renang terbesar se-Asia Tenggara dengan luas kurang lebih 6,3 hektar. Tak hanya kolam renang, wahana water sport lainnya juga bisa anda coba di sini seperti kayak, paddle boarding, jet sky dan masih banyak lagi. Kita juga bisa mengelilingi area sekitar dengan menyewa Scooter atau Segway. Namun, karena waktunya cukup singkat, jadi saya memilih untuk duduk-duduk saja bersantai di pinggir kolam sambil menyantap cemilan yang bisa dibeli di counter makanan.

Saat di perjalanan dijelaskan oleh tour guide kami bahwa beberapa resort-resort yang dibangun di Bintan ini memiliki akses langsung ke pantai dan dapat langsung dinikmati oleh para tamu-tamu yang menginap di resort.

Pantas saja, lokasi resort ini kebanyakan berada d sisi utara pulau yang jauh dari daerah perkotaan karena memang didesain hanya untuk berlibur dan menghabiskan waktu di resort. Namun, tetap ada juga beberapa pantai yang masih bisa dikunjungi oleh wisatawan umum dan beberapa tempat wisata lainnya yang tak kalah menarik seperti Patung Seribu Wajah, Gurun Pasir Telaga Biru, ataupun menyeberang ke Pulau Penyengat untuk berwisata sejarah.

Bukan di Thailand, Ini di Geopark Ciletuh

Geopark Ciletuh tak hanya menawarkan panorama alam. Ada vihara, yang disebut-sebut mirip seperti di Thailand.

Weekend kali ini yuk ke geopark Cileuteh di Sukabumi. Di tengah perjalanan tepatnya di Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kota Pelabuhan Ratu. Mata kami melihat di sebelah kiri ada Vihara cantik di lereng bukit. Bernama Vihara Nam Hai Kwan Se Im Pu Sa.

Sayang untuk dilewatkan, kamipun memutuskan untuk naik. Tak tanggung - tanggung anak tangga yang harus kita daki berjumlah kurang lebih 500 anak tangga. Tetapi sesampainya di puncak pemandangan indah ke laut lepas pantai Loji begitu mempesona.

Konon kata penjaga Vihara, Vihara ini sama dengan yang ada di Thailand. So tak perlu jauh ke Thailand, di Sukabumi pun kita bisa menikmati Vihara cantik bak di Thailand.

Untuk masuk dan menikmati setiap altar, tidak di pungut biaya. Di setiap altar tersedia kotak amal, jadi kita harus mengerti sendiri untuk memasukkan sedekah di kotak amal seiklashnya. Puas rasanya berniat menjelajah wisata Alam, dapat wisata religi juga.

Bintan, Keindahan Indonesia Favorit Orang Singapura

Pulau Bintan punya keindahan yang mencuri hati. Tak ayal, orang Singapura suka liburan ke sini di akhir pekan.

Beberapa waktu yang lalu saya berkesempatan untuk mengunjungi Pulau Bintan. Ini merupakan kali pertama saya ke pulau yang ada di sisi utara Indonesia itu dan saya akan menghabiskan waktu selama 4 hari disana. Pada awalnya ketika tiba di Bandar Udara Tanjung Pinang yang saya lihat adalah pulau ini datarannya adalah tanah merah.

Di sekeliling Bandara juga tidak terlihat terlalu ramai dan yang ada di pemikiran saya pertama kali adalah ada apa saja ya di pulau ini. Ternyata setelah menghabiskan waktu 4 hari disini saya baru menyadari bahwa Pulau Bintan ini sungguh indah dan eksotis. Tidak kalah dengan Bali. Banyak turis mancanegara yang datang ke pulau ini, terutama dari Singapura.

Saya bertolak dari Bandar Udara Soekarno Hatta, Jakarta menuju Bandar Udara Raja Haji Fisabilillah, Tanjung Pinang, Bintan. Hanya ada satu kali penerbangan langsung ke Bintan dari Jakarta menggunakan maskapai Garuda Indonesia.

Alternatif lain yang bisa ditempuh jika anda ingin berkunjung ke pulau ini namun tidak cocok dengan jadwal penerbangannya adalah mengambil penerbangan Jakarta - Batam. Kemudian dari Batam meneruskan lagi perjalanan ke Bintan menggunakan Kapal Ferry.

Karena perjalanan saya ke Bintan adalah untuk mengikuti acara kantor, setibanya kami di Bintan kami sudah disediakan penjemputan. Tujuan kami adalah Bintan Lagoon Resort. Di tempat inilah kami akan menghabiskan waktu selama 4 hari di Bintan. Ketika sampai, kami ditawari untuk membeli oleh-oleh terlebih dahulu karena mengingat posisi kami masih di daerah kota dan jadwal acara kami tidak akan kembali ke kota lagi karena akan langsung menyeberang menggunakan Ferry ke Singapura.

Kami dibawa ke Pasar Raya Kota Tanjungpinang terlebih dahulu yang merupakan pasar tradisional. Di sini banyak dijual aneka olahan seafood yang sudah dikeringkan. Di pasar ini juga banyak produk makanan dan minuman dari negara tetangga seperti cokelat, teh tarik, dan lainnya. Selesai dari pasar kami menuju ke Lagoi, jarak tempuhnya kurang lebih 1 jam.

Waktu penantian selama 1 jam ternyata terbayar sangat lunas karena hotel kami punya private beach! Naluri eksplore pun langsung memuncak namun sekali lagi karena ini adalah perjalanan dinas jadi begitu sampai ada meeting persiapan untuk acara besok terlebih dahulu.

Selesai meeting persiapan saya dan rekan kerja saya langsung menyusuri pantai untuk menikmati sunset. Namun karena sehabis hujan, jadi langit pun mendung dan sunset tak terlihat. Semua itu terbayar lunas esok harinya oleh pemandangan pantai yang sangat cantik di pagi hari.

Siang harinya kami dibawa ke salah satu restaurant setempat untuk menyantap seafood. Tidak afdol apabila ke Bintan namun tidak makan seafood. Makanan khas yang terkenal di Bintan adalah Gonggong. Namun, masakan olahan seafood lainnnya juga tidak kalah sedapnya. Bagi anda yang juga pecinta durian, apabila datang ke pulau ini saat musim durian makan anda akan merasakan surga dunia disini.

Hari ketiga diselingi dengan berwisata ke Safari Lagoi and Eco Farm yang masih berada di satu area dengan hotel. Safari Lagoi adalah kebun binatang yang masih dalam tahap pengembangan. Luas areanya direncanakan sekitar 100 Ha. Meskipun masih dalam tahap pengembangan, satwa yang ada disini cukup banyak dan kebanyakan adalah satwa endemik Indonesia. Ada Buaya, Kura-Kura, Monyet, Burung. Kita juga bisa berfoto dengan beberapa hewan seperti Ular dan juga mencoba pengalaman naik Gajah.