Selasa, 10 Desember 2019

Riset Ungkap Manfaat Seks Pagi Hari Pada Performa Kerja Karyawan

Seks pada waktu pagi hari bisa bermanfaat untuk pasangan yang bekerja. Riset membuktikan seks di pagi hari dapat meningkatkan kualitas dan performa kerja.

Saat berhubungan seks, tubuh menghasilkan dopamin, oksitosin dan testosteron. Semua zat kimia tersebut dibutuhkan untuk meningkatkan kerja.

Seperti dikutip dari wellandgood, menurut penelitian Helen Fisher, PhD, seorang Biological Antrhopologist, zat kimia yang dihasilkan oleh tubuh ketika bercinta dengan pasangan dapat membantu meningkatkan kinerja seseorang. Hal ini dikarenakan dopamin, oksitosin dan testosteron yang dihasilkan, dapat meningkatkan skill seseorang dalam mengatasi masalah, pekerjaan, rasa percaya diri, dan juga membuat menjadi lebih fokus.


Oleh sebab itu, seks akan sangat baik dilakukan pada pagi hari sebelum melakukan aktivitas kantor. Pagi hari juga waktu yang tepat untuk pasangan bercinta karena tubuh telah kembali prima setelah mendapat istirahat yang cukup.

Dan berdasarkan riset yang diungkapkan British Medical Journal pagi hari merupakan waktu dimana pria dan wanita sedang benar-benar mood untuk bercinta. Dari riset itu juga terungkap waktu pagi hari yang tepat untuk bercinta adalah sekitar pukul 05.48.

Kenapa pukul 05.48 dianggap waktu yang pas untuk bercinta di antara suami dan istri? Alasannya, meskipun wanita cenderung malas bercinta di pagi hari, namun tetap memiliki sejumlah kecil testosteron (hormon seks) di dalam tubuh yang membangkitkan gairah seks. Hasil studi tersebut juga menunjukkan bahwa hormon testosteron pada wanita bisa meningkat ketika tubuh terpapar sinar matahari pagi. Matahari meningkatkan testosteron dengan menstimulasi hypotalamus (bagian dari otak yang berfungsi mengatur hormon), sehingga pria dan wanita jadi lebih mood bercinta.

"Level testosteron pada pria dan wanita cenderung tinggi di pagi hari. Tingkat energi mereka juga tinggi. Secara mental keduanya belum terlalu memikirkan tekanan hidup jadi waktunya tepat (untuk bercinta)," ujar terapis seks Geraldine Myers, seperti dikutip dari Daily Mail.

Pukul 05.48 juga waktu yang pas bagi wanita untuk melakukan 'pemanasan' sebelum gairah seks pria menurun setelah pukul 07.00.

65% Suami-Istri Bercinta di Tengah Malam karena Tak Ada Waktu

Salah satu solusi yang bisa dilakukan pasangan sibuk agar kehidupan seksnya tetap berkualitas dan menyenangkan adalah menjadwalkan aktivitas bercinta. Tapi nyatanya, praktek lebih sulit dilakukan ketimbang teori. Masih banyak pasangan yang sulit mendapatkan momen bercinta sesuai waktu yang mereka inginkan.

Penelitian terbaru mengungkapkan, bagi lebih dari 1/3 orang, seks hanya bisa dilakukan ketika mereka punya waktu luang di tengah-tengah kesibukan menyelesaikan tugas di kantor dan mengurus keluarga. Namun seringkali tersedianya waktu luang tersebut tidak diimbangi dengan mood mereka untuk bercinta.

Lebih jauh lagi, sebanyak 23 persen mengatakan bahwa ketersediaan waktu pasangan menjadi faktor utama yang menentukan, kapan mereka harus atau bisa berhubungan seks. Hal ini membuat seks hanya dilakukan pada malam hari setelah pulang kantor. Alhasil, pasangan menikah cenderung 13 kali lebih sering bercinta di malam hari ketimbang sore atau siang.

Studi yang diadakan toko online penjual sex toys, Lovehoney juga mengungkapkan bahwa 65 persen dari 300 pasangan yang disurvei lebih banyak bercinta di malam hari. Rata-rata antara pukul 23.00 hingga 01.00 dini hari.

Sedangkan 20 persen responden lainnya mengatakan waktu favorit mereka untuk menikmati keintiman ada pagi hari, dan 10 persen di sore hari. Hanya 5 persen yang lebih memilih bercinta di siang hari.

Hasil polling juga menunjukkan hanya 28 persen pasangan yang berhubungan seks karena memang mereka benar-benar menginginkannya. Sedangkan sisanya, lebih memilih bercinta ketika mendapatkan waktu yang tepat ketimbang menunggu mood seks itu datang.

Agar Lebih Mudah Dapatkan Orgasme: Bercinta di Pagi Hari

Mencapai klimaks atau orgasme saat bercinta menjadi keinginan setiap pasangan. Berbagai cara pun dilakukan untuk bisa orgasme. Mulai dari mengonsumsi makanan tertentu, olahraga sampai membuat dekorasi kamar lebih romantis. Namun ternyata ada cara-cara sederhana yang bisa membantu kamu dan suami meraih orgasme.

Berikut ini enam cara agar pasangan bisa lebih mudah mendapatkan orgasme saat bercinta:

1. Tarik Napas Dalam-dalam Lewat Mulut
Menarik napas lewat hidung dalam-dalam, dan mengeluarkannya dari mulut secara perlahan sangat bagus untuk menghilangkan stres. Tapi jika Anda ingin seks yang hebat, tariklah napas melalui mulut.


2. Bercinta di Pagi Hari
Level testosteron pria maupun wanita ada di puncak tertinggi saat pagi hari, setelah bangun tidur. Menjelang siang, tingkat testosteron pun menurun secara bertahap. Itu artinya, kemungkinan Anda dan pasangan untuk mendapatkan orgasme lebih besar saat bercinta di pagi hari.

3. Pelan-pelan Saja
Bergerak dengan perlahan membuat Anda maupun pasangan lebih bisa menikmati dan merasakan sensasi di setiap sentuhan, ciuman maupun saat penetrasi seks. Jadi, tidak perlu terburu-buru saat bercinta. Ambillah waktu satu atau dua menit lebih lama jika Anda terbiasa melakukannya dalam hitungan detik.

4. Kopi dan Gula
Sebelum bercinta, minumlah secangkir kopi hitam dengan satu-dua sendok teh gula. Kafein dan gula bisa meningkatkan detak jantung dan memberi tambahan energi. Dua hal tersebut membuat tubuh lebih responsif terhadap rangsangan dan stimulasi dari pasangan.

5. Ciuman yang Intens
Kesampingkan dulu hasrat untuk bercinta, dan fokuskan pada ciuman yang 'panas' dan intens. Tidak hanya membawa Anda dan si dia kembali pada kenangan mesra saat bulan madu dulu, tapi juga membangun gairah serta keintiman yang akan 'memandu' Anda pada sesi bercinta yang lebih mengesankan.

6. 'Mainkan' Otot Pelvic
Menekan otot bokong dan paha bagian atas saat bercinta akan meningkatkan serta melancarkan aliran darah di area tulang panggul (otot pelvic, biasa juga disebut selangkangan). Trik ini bisa memberikan Anda sensasi orgasme yang lebih mendalam.

Istri Perlu Tahu...Ini Alasan Libido Suami Memuncak di Pagi Hari

Suami menggebu-gebu ingin bercinta di pagi hari, sementara istri memilih menarik selimut dan kembali tidur atau bergegas membuatkan sarapan. Seringkah hal ini terjadi pada Anda dan pasangan? Mengapa gairah seks pria cenderung tinggi di pagi hari, saat aktivitas sedang sibuk-sibuknya?

Bahkan sebelum pria terbangun, level testosteronnya sudah mencapai puncak dan 25-50 persen lebih tinggi ketimbang waktu-waktu lainnya. Hal itu karena kelenjar pituitary di bawah otak yang bertanggungjawab memproduksi hormon seks pria aktif sepanjang malam dan baru mencapai puncaknya di pagi hari, sekitar pukul 05.00. Peningkatkan level testosteron ini bisa membuat pria ereksi dua hingga tiga kali seminggu di pagi hari.

Kualitas tidur juga berpengaruh terhadap tingkat gairah bercinta pria di pagi hari. Pria yang tidur nyenyak di malam hari cenderung lebih mesra terhadap pasangannya ketika bangun pagi dan biasanya terjadi sekitar pukul 06.00, ketika pria sudah benar-benar bangun dari tidur.

Lagi-lagi, hormon testosteron yang berperan dalam hal ini. Sejumlah studi menunjukkan bahwa semakin nyenyak dan lama pria tidur, tingkat testosteronnya juga semakin tinggi.

Hasil penelitian yang dimuat dalam Journal of the American Medical Association itu juga menunjukkan bahwa memiliki jam tidur berkualitas sedikitnya lima jam atau lebih bisa meningkatkan hormon testosteron pada pria hingga 15 persen.

Hormon seks pria umumnya berada pada level tertinggi hingga pukul 07.00. Setelah waktu tersebut, testosteron biasanya mulai menurun dan tergantikan oleh cortisol yaitu hormon stres.

Cortisol muncul untuk membantu pria juga wanita agar lebih waspada dan benar-benar terbangun untuk bersiap-siap menjalani aktivitas. Kemunculan hormon inilah yang membuat hormon seks menurun. Itulah sebabnya stres dan depresi yang berlebihan cenderung membuat gairah seks pada pria maupun wanita berkurang.