Sabtu, 23 November 2019

Profil 7 Anak Muda yang Jadi Staf Khusus Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan tujuh staf khususnya. Semuanya anak muda. Ini adalah profil tujuh pemudi-pemuda itu.

Jokowi memperkenalkan mereka di beranda Istana Merdeka, Kamis (21/11/2019). Mereka duduk di bean bag aneka warna.

Para pemudi-pemuda Indonesia yang menjadi staf Jokowi ini rata-rata punya pendidikan moncer sampai luar negeri. Selain itu, mereka punya catatan aktivisme sosial lewat perusahaan yang memberdayakan masyarakat.

Berikut ini profil tujuh staf khusus Jokowi yang berasal dari kalangan milenial:

1. Adamas Belva Syah Devara, Founder dan CEO Ruang Guru

Adamas Belva Syah Devara (Belva) adalah anak muda pendiri Ruang Guru. Pria ini lahir di Jakarta, 30 Mei 1990, alias berumur 29 tahun saat ini.

Belva menempuh pendidikan di SMP Al Azhar 4 Jakarta dan melanjutkannya ke SMA Presiden serta mendapatkan beasiswa penuh sepanjang studi. Dia melanjutkan pendidikan tinggi ke negeri jiran, Nanyang Technological University, Singapura. Dia menempuh gelar ganda (double degree) Bisnis dan Ilmu Komputer. Dia juga mendapatkan beasiswa penuh untuk studi di Nanyang.

Sebagaimana dilansir dari profil Linkedin-nya, Belva sempat magang di Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) pada 2011, kurang dari setahun. Selanjutnya dia bekerja sebagai konsultan di McKinsey & Company pada 2011-2013. https://bit.ly/2XF9mVi

Belva kemudian melanjutkan pendidikannya di Stanford University, California, AS, pada 2013-2015. Dia menyabet gelar MBA (Master of Business Administration). Sekalian, dia juga menyabet gelar MPA (Master of Public Administration) dari Harvard University pada 2014-2016. Dia juga terdaftar (cross-registered) di Department of Urban Studies and Planning, Massachusetts Institute of Technology, pada 2015.

Pada Juli 2014, dia dan Muhammad Iman Usman mendirikan perusahaan rintisan bernama Ruang Guru. Perusahaan ini kemudian berkembang menjadi aplikasi belajar terkemuka di Indonesia. Dia mengaku punya 3.500 orang yang bekerja untuk Ruang Guru. Inovasi teknologi pendidikan ini membuat nama Belva semakin dikenal.

Dia mendapat sederet penghargaan, antara lain Promising Southeast Asian Entrepreneurs Under 30 Tahun 2016 dari Tech In Asia, Forbes 30 Under 30 pada 2017. Pada 2018, dia mendapatkan penghargaan ASEAN 40 Under 40 dan dinyatakan sebagai satu dari 40 orang berpengaruh di bawah usia 40 tahun di ASEAN. Dia juga menyabet penghargaan 40 Under 40, The Vanguards tahun 2018 dari Prestige Magazine, karena dianggap sebagai perintis teknologi di Indonesia.

2. Putri Tanjung, Founder dan CEO Creativepreneur

Putri Indahsari Tanjung lahir pada 22 September 1996. Kini dia berumur 23 tahun. Dia adalah putri sulung pengusaha nasional Chairul Tanjung.

Putri merupakan CEO Creativepreneur Event Creator, perusahaan penyelenggara acara (event organizer) yang didirikannya pada Desember 2011. Awalnya, perusahaan itu bernama El Paradiso.

Dilansir dari situsnya, Creativepreneur Event Creator bertujuan menyelenggarakan acara yang menghibur sekaligus menginspirasi anak muda.

Sebelum mendirikan CEO Creativepreneur Event Creator, Putri Tanjung pernah magang sebagai Marketing Assistant di MTV Asia selama dua bulan, yakni pada November dan Desember 2012.

Dilihat dari profil LinkedIn-nya, Putri dulu bersekolah di Anglo-Chinese Jakarta (2006-2011). Dia melanjutkan pendidikannya ke Australian International School Singapore (2012-2014).

Gelar sarjana dia raih dari Academy of Art University, jurusan Multimedia Communication, San Fransisco, AS (2015-2019). Semasa kuliah, Putri menjadi Ketua Persatuan Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat Academy of Art University San Fransisco (Permias AAU). https://bit.ly/2QJcpuj

Sosok Andi Taufan Garuda Putra, Bos Pinjaman Online yang Jadi Stafsus Jokowi

Kemarin (22/11/2019) Presiden Jokowi telah menunjuk staf khususnya. Ada 7 anak muda yang dipilih, salah satunya CEO Amartha bernama Andi Taufan Garuda Putra. Siapa dia?

Pemuda-pemudi Indonesia ini menjadi staf Jokowi. Semuanya memiliki catatan aktivisme sosial melalui perusahaan yang memberdayakan masyarakat.

Andi Taufan Garuda Putra jadi salah satu yang diperkenalkan oleh Jokowi di Istana Merdeka bersama dengan enam milenial lainnya.

Dirangkum detikcom, berikut ini profil dari Andi Taufan Garuda Putra, staf khusus Jokowi:

1. Pendidikan

Pria berusia 32 tahun ini memulai pendidikan dibangku kuliah lulusan Manajemen Bisnis di Institut Teknologi Bandung pada tahun 2008. Dan di tahun 2015-2016, Taufan melanjutkan pendidikannya di Harvard Kennedy School dan mendapatkan gelar Master of Public Administration.

2. Pernah Bekerja di IBM

Sebelum melanjutkan kuliah ke Harvard, Andi Taufan masuk sebagai karyawan di salah satu perusahaan multi nasional yang banyak diminati anak muda yaitu IBM. https://bit.ly/33glZY6

Di IBM Taufan bekerja selama dua tahun dan memutuskan untuk resign.

3. Pendiri Amartha Microfinance

Lalu ia mendirikan lembaga keuangan mikro bernama Amartha Microfinance di Ciseeng, Bogor. Amartha adalah salah satu perusahaan teknologi finansial peer-to-peer lending yang ada di Indonesia.

Tujuan Andi Taufan mendirikan lembaga keuangan mikro ini untuk membantu pemodalan masyarakat desa untuk membuka usaha.

Awal dari usahanya ini ia jalankan di sekitaran Ciseeng, Bogor. Di sini banyak masyarakat kelas bawah yang tak tersentuh lembaga keuangan modern yaitu bank. Taufan mempunyai tujuan membantu golongan menengah ke bawah di daerah Ciseeng agar terbebas dari renternir melalui pinjaman online.

4. Penghargaan

Andi Taufan Garuda Putra telah banyak mendapatkan penghargaan bergengsi. Mulai dari Finalis Indonesia MDGs Awards, Finalis IPA Social Innovations and Enterpreneurship (Solve) Award, Penerima SATU Indonesia Award, Finalis Global Enterpreneurship Program Indonesia (GEPI), dan Penerima Ashoka Young Change Makers Awards dan Muda Berkarya.

5. Jadi Stafsus Presiden Jokowi

Menurut Jokowi, Andi Taufan Garuda Putra memiliki kepedulian di bidang bisnis usaha mikro kecil menengah (UMKM). Bersama dengan 6 pemuda-pemudi lainnya, kini Andi Taufan resmi terpilih menjadi staf khusus Presiden Jokowi.

Andi Taufan Garuda Putra, Pengusaha Fintech yang Peduli UMKM

 Andi Taufan Garuda Putra resmi menjadi staf khusus (stafsus) Presiden Jokowi. Andi dikenal sebagai pengusaha fintech yang memilki kepedulian pada dunia UMKM.

Pria ini lahir pada 24 Januari 1987 alias berumur 32 tahun untuk saat ini. Andi terkenal lewat lembaga keuangan mikro, Amartha.

Sebagaimana diberitakan detikcom, dia adalah lulusan Manajemen Bisnis ITB pada 2008. Andi pun kemudian masuk sebagai karyawan perusahaan multinasional yang diminati banyak anak muda Indonesia, IBM.

Dua tahun Andi bekerja di IBM, ia resign dari kantornya tersebut pada 2009 dan mendirikan lembaga keuangan mikro bernama Amartha Microfinance di daerah Ciseeng, Bogor.

Di pinggiran Bogor ini, banyak masyarakat kelas bawah yang tak tersentuh lembaga keuangan modern, yaitu bank. Andi mempunyai tujuan membantu golongan menengah ke bawah di daerah Ciseeng agar terbebas dari rentenir. https://bit.ly/2rfFMK6