Jumat, 22 November 2019

Gerindra: Prabowo Sudah Usaha Pulangkan Habib Rizieq

Partai Gerindra menyebut Prabowo Subianto sudah mengusahakan pemulangan Habib Rizieq Syihab bahkan sebelum proses pembentukan kabinet. Hal itu menanggapi permintaan PA 212 agar Prabowo, yang kini menjabat Menteri Pertahanan, memulangkan imam besar FPI itu.

"Namun perlu diketahui bahwa upaya-upaya untuk melakukan pemulangan, melakukan pendekatan kepada pihak pemerintah, itu sebenarnya kan kami juga sudah lakukan bahkan sebelum pembentukan kabinet," kata Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/10/2019).

"Kami sudah pernah waktu akan rekonsiliasi sebelum (pertemuan di) MRT kami juga sudah melakukan pembicaraan-pembicaraan ke arah situ sebenarnya," imbuhnya.

Namun, Dasco menyebut tak ada relevansi jabatan Prabowo sebagai Menhan dengan pemulangan Habib Rizieq. Menurutnya, Prabowo menjadi Menhan karena konsep soal pertahanan bisa diterima oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Saya pikir kaitan Pak Prabowo masuk sebagai Menteri Pertahanan adalah karena konsep kita yang kita berikan kepada pemerintah tentang pertahanan itu kemudian bisa diterima, bisa diakomodasi. Bahwa kaitannya dengan Habib Rizieq, saya rasa tidak ada relevansinya dengan Kementerian Pertahanan," ujarnya.

Saat ditanya apakah Prabowo akan kembali mengusahakan pemulangan Habib Rizieq, Dasco mengaku belum mengetahuinya. Ia mengatakan akan menanyakan hal itu kepada Prabowo.

"Kalau itu saya belum tahu apakah akan diusahakan kembali atau tidak. Saya belum mendengar langsung dari beliau. Nanti akan saya tanyakan," ucap Dasco.

Sebelumnya, juru bicara PA 212, Habib Novel Bamukmin, mengaku paham dengan kondisi Prabowo Subianto sebagai politikus jika memilih bergabung di pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. Novel akan memberi target 100 hari kerja kepada Prabowo, salah satunya adalah memulangkan imam besar FPI Habib Rizieq Syihab (HRS).

"Namun mungkin kami masih bisa berharap 100 hari ke depan PS (Prabowo Subianto) dan orang-orangnya (yang) bekerja, bisa menghasilkan apa yang kami perjuangkan agar ulama kami (yang ditangkap) semua di-SP3, juga HRS bisa kembali, serta usut hilangnya nyawa para mujahid politik dari pemilu sampai demo mahasiswa dan pelajar kemarin," kata Novel, Senin (21/10). https://bit.ly/2ON9K0b

Prabowo Calon Menhan, PA 212 Beri Target 100 Hari Kerja: Pulangkan Habib Rizieq

Prabowo Subianto siap menjadi calon Menteri bidang Pertahanan di pemerintahan periode kedua Presiden Jokowi. Persaudaraan Alumni (PA) 212 sebagai pengusung Prabowo di Pilpres 2019 angkat bicara.

Juru bicara PA 212, Habib Novel Bamukmin, mengaku paham dengan kondisi Prabowo Subianto karena latar belakangnya sebagai politikus. Ia memaklumi Prabowo jika memilih bergabung di pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

"Buat saya maklumlah kan Prabowo selain politikus kan pedagang juga, mungkin kalkulasinya yang dipakai kalkulasi dagang kali, bukan kalkulasi pejuang, karena kalau kalkulasi dagang ada peluang diterjang, yang penting untung atau balik modal, lumayan lah. Sedangkan kami pejuang, ada atau tidak ada peluang, kami PA 212 tetap berjuang sampai keadilan tegak dan jelas tidak akan berkoalisi dengan kedzoliman, kecurangan dan kemungkaran," ujar Novel melalui pesan singkat, pada Senin (21/10/2019) malam hari.

Meski memaklumi posisi Prabowo, Novel mengatakan akan memberi target 100 hari kerja kepada Prabowo jika benar menjadi Menteri Pertahanan (Menhan). Salah satu target itu adalah memulangkan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS).

"Namun mungkin kami masih bisa berharap 100 hari ke depan PS (Prabowo Subianto) dan orang-orangnya (yang) bekerja, bisa menghasilkan apa yang kami perjuangkan agar ulama kami ( yang ditangkap) semua di SP3, juga HRS bisa kembali, serta usut hilangnya nyawa para mujahid politik dari pemilu sampai demo mahasiswa dan pelajar kemarin," katanya. https://bit.ly/2qAWSlA

Prabowo: Saya Diingatkan Tugas Berat Menhan, Bantu Presiden Jaga Kedaulatan

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengatakan dirinya bakal berbuat yang terbaik selama menjabat. Prabowo menyatakan dirinya diingatkan oleh mantan Menhan Ryamizard Ryacudu soal beratnya tugas Menhan.

"Saya akan berusaha berbuat terbaik. Tadi beliau ingatkan kepada saya tugas menhan sangat berat. Harus ikut membantu presiden di bidang menjaga kedaulatan," kata Prabowo di Kantor Kemhan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (24/10/2019).

Dia mengatakan Menhan bertugas membantu menjaga keutuhan wilayah dan keamanan negara. Menurutnya, tanpa keamanan dan keutuhan wilayah, maka negara akan repot.

"Kalau tanpa itu negara ini bisa sangat-sangat repot. Itu saya terima dari beliau dan saya ucapkan selamat jalan ke beliau," ucap Prabowo.

Prabowo mengapresiasi kinerja Ryamizard selama menjadi Menhan. Dia menyebut Ryamizard bakal terus berkontribusi bagi negara dan bangsa.

"Sifatnya, hidupnnya untuk negara dan bangsa," tuturnya.

Pesan Pertama Ryamizard ke Prabowo: Loyal pada Pemimpin

Ryamizard Ryacudu menitipkan pesan ke Menhan Prabowo Subianto soal loyalitas kepada pemimpin. Dia mengibaratkan organisasi tidak akan berjalan jika tidak ada loyalitas.

"Saya sudah sampaikan pada Pak Prabowo lanjutkan loyalitas pada pemimpin yang baru. Saya selalu sampaikan pertama loyalitas, kalau mobil akan mandeg tidak akan jalan kalau tidak ada loyalitas. Agar Kemhan ini semakin maju terus," kata Ryamizard dalam pidato sertijab di lantai 16 Gedung AH Nasution, Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (24/10/2019).

Ryamizard juga mengucapkan terima kasih atas dedikasi jajaran Kemhan selama dia menjabat. Dia mendoakan agar TNI selalu sukses. https://bit.ly/2DahvYg

"Pada kesempatan acara ini sesuai dengan acara pamit, saya pamit. Saya pamit beserta istri dan anak-anak. Tapi kami selalu berdoa kepada Pak Prabowo agar TNI sukses terus," ujarnya.

Sebab, kata Ryamizard, TNI merupakan garda bangsa. Dia berpesan agar garta tersebut tidak rusak.

"Karena TNI ini adalah garda dari bangsa ini. Kalau TNI tidak kuat garda ini rusak," tuturnya.

Keluarga dan Sahabat Dampingi Prabowo Saat Sertijab Menhan

Prabowo Subianto melaksanakan serah terima jabatan Menteri Pertahanan (Menhan) dengan Ryamizard Ryacudu siang ini. Keluarga dan sahabat Prabowo ikut hadir.

Sertijab berlangsung di Kantor Kemhan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (24/10/2019). Awalnya, Prabowo lebih dahulu mengecek pasukan di halaman kantor.

Prosesi sertijab lalu dilakukan di lantai 16 Gedung Kemhan. Tampak adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo, serta kakak-kakak Prabowo menghadiri sertijab.

Keluarga dan Sahabat Dampingi Prabowo Saat Sertijab MenhanFoto: Keluarga hadiri sertijab Prabowo (Lisye/detikcom)


Ada pula keponakan Prabowo yang juga anggota DPR dari Fraksi Gerindra, Budi Djiwandono. Sertijab juga dihadiri oleh sahabat Prabowo di antaranya Maher Algadri dan Fuad Bawazier.

Waketum Gerindra yang juga Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, serta Sekjen Gerindra yang juga Wakil Ketua MPR, Ahmad Muzani, juga menghadiri acara tersebut. Ada pula Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, yang juga hadir. Seperti diketahui, Edhy juga merupakan Waketum Gerindra.

Pagi tadi, Prabowo sudah lebih dahulu mengikuti sidang kabinet paripurna di Istana Kepresidenan. Dari Istana, Prabowo lalu meluncur ke Kemhan. https://bit.ly/35vy8tX