Jumat, 22 November 2019

Sebentar Lagi Jack Ma Undur Diri

 Jack Ma pensiun sebentar lagi, meninggalkan Alibaba, raksasa e-commerce yang dibesarkannya. Ya, setahun silam, pria berusia 55 tahun ini mengumumkan akan mundur sebagai chairman Alibaba dan kini, waktunya sudah tiba.

Dikutip detikINET dari Economic Times, Ma dipastikan resmi meninggalkan Alibaba pada 10 September atau Selasa besok, tepat pada hari ulang tahunnya.

Usai pensiun, ia mengaku bakal menghabiskan waktunya untuk beramal, terkhusus di bidang pendidikan. Dulu sebelum merintis Alibaba, Ma adalah seorang guru sehingga wajar jika dia mencintai dunia edukasi.

Ma mendirikan Alibaba bersama para rekan pada tahun 1999. Sejak itu, pertumbuhan Alibaba tak terbendung dan Ma menjadi salah satu orang terkaya di dunia. Harta terkininya menurut Forbes di kisaran USD 41 miliar.

Penggantinya sudah diumumkan sejak setahun silam, yakni Daniel Zhang. Sekarang CEO Alibaba, dia akan meneruskan posisi Jack Ma sebagai chairman. Ke depan Ma masih akan menjadi penasihat Alibaba.

Suksesi yang mulus dan budaya bagus yang ia tinggalkan di Alibaba membuat Ma banyak dipuji. "Dia sungguh membangun budaya yang kuat di Alibaba dan mereka masih gila berinovasi," kata Jeffrey Towson, profesor di Peking University.

Dengan jumlah pengguna bulanan mencapai 750 juta, Alibaba membantu mengembangkan bisnis UKM di China secara masif, terutama melalui platform Taobao dan Tmall.

"Ma adalah pemicu utama perkembangan industri dan ekonomi internet China. Dia adalah godfather entrepreneur China," kata seorang pembuat perabot, Cheng Huaibao.

Cheng adalah salah satu dari jutaan pebisnis kecil di China yang menggantungkan penjualan pada Alibaba. Sekarang, bisnisnya berkembang dan dia memiliki 100 karyawan.

"Tanpa guru Ma, saya tidak akan bertindak dan memulai bisnis saya sendiri," kata Cheng yang sangat menghormati sosok Jack Ma.

Juni lalu, Ma mengaku akan menghabiskan waktu beberapa bulan untuk belajar, berencana dan untuk memikirkan perjalanan hidup selanjutnya. Dia mengestimasi 60% waktunya akan didedikasikan untuk kegiatan pendidikan. https://bit.ly/2XBFAkl

Melalui yayasannya, Ma berencana membangun sekolah-sekolah dan terlibat secara langsung, misalnya berdiskusi dengan para kepala sekolah. Adapun 40% lagi waktunya akan dimanfaatkan untuk hobi atau kegemaran yang menarik perhatiannya.

Ma terinspirasi oleh Bill Gates dalam mendirikan Jack Ma Foundation pada tahun 2014. Fokusnya untuk mendukung guru dan sekolah di pedesaan, yang melayani sekitar 90 juta siswa.

Pensiun di usia 55 tahun sebenarnya tergolong dini, banyak pendiri perusahaan di China bekerja sampai umur 70-an. Lantas, apa alasan Ma?

"Aku takkan pernah meninggalkan perusahaan jika waktunya tidak bagus. Jika perusahaan ini ingin terus ada, jika kita serius soal visi, kita harus melakukan transisi perusahaan pada generasi selanjutnya dan aku harus melakukannya saat muda," tandas Ma.

"Alibaba adalah bagian sangat penting dalam hidupku. Seperti seorang anak, saat dia tumbuh, kalian adalah ayahnya tapi tidak memilikinya. Biarkan dia ke sekolah, ke masyarakat, bekerja. Tapi tentu jika dia dalam masalah, kalian adalah ayahnya dan bisa menolongnya," papar Ma.

Ma menambahkan bahwa dia tidak memiliki Alibaba. Dia masih akan terlibat dalam masa transisi kepemimpinan, tapi lebih sebagai mitra.

"Aku masih terlibat sebagai seorang mitra. Tapi aku menghabiskan sebagian besar waktu bukan untuk mengarahkan soal bisnis. Aku akan menggunakannya untuk melatih para pemimpin muda perusahaan dan membantu mereka," cetus Ma. https://bit.ly/34brLLY

Pensiun dari Alibaba, Jack Ma Mau Jadi Guru?

 Alibaba mengatakan bahwa Jack Ma, ketua dan pendiri perusahaan tersebut, akan mundur segera mundur dari posisinya. Ke depannya, posisi Jack Ma akan diambil ahli oleh Daniel Zhang, selaku CEO Alibaba saat ini.

Alibaba mengatakan bahwa Jack Ma akan mundur sebagai ketua dewan tahun depan. Jack Ma bermaksud untuk tetap menjadi anggota dewan direksi Alibaba hingga pertemuan pemegang saham tahunan pada 2020 mendatang.

Setelah dua dekade membangun Alibaba menjadi bisnis besar dengan nilai $ 460 miliar, Jack Ma telah menunjukkan ketertarikannya akan filantropi. Mengintip dari Yayasan Bill dan Melinda Gates sebagai inspirasi untuk upaya amal nya, dia memulai Yayasan Jack Ma pada tahun 2014.

Melansir dari CNN, Selasa (10/9/2019) Duncan Clark, penulis "Alibaba: Rumah yang dibangun Jack Ma.", mengatakan bahwa Jack Ma memang telah memberi isyarat akan ketertarikannya pada filantropi, lingkungan, pemberdayaan wanita, pendidikan dan pengembangan.

Setelah pensiun ini, Jack Ma mengisyaratkan untuk meneruskan hasratnya di bidang pendidikan.

"Sebelum saya berusia 70 tahun, saya bisa melakukan sesuatu di bidang lain, di bidang-bidang seperti pendidikan," kata Jack Ma di acara Alibaba September lalu. https://bit.ly/2D58M9M

Jack Ma merupakan mantan guru bahasa Inggris, dan sering berbicara tentang hasratnya terhadap pendidikan. Tanggal di mana Ma memilih untuk mundur secara resmi, 10 September, adalah Hari Guru di China, "jadi ada beberapa pesan di dalamnya," kata Clark.

Sebentar Lagi Jack Ma Undur Diri

 Jack Ma pensiun sebentar lagi, meninggalkan Alibaba, raksasa e-commerce yang dibesarkannya. Ya, setahun silam, pria berusia 55 tahun ini mengumumkan akan mundur sebagai chairman Alibaba dan kini, waktunya sudah tiba.

Dikutip detikINET dari Economic Times, Ma dipastikan resmi meninggalkan Alibaba pada 10 September atau Selasa besok, tepat pada hari ulang tahunnya.

Usai pensiun, ia mengaku bakal menghabiskan waktunya untuk beramal, terkhusus di bidang pendidikan. Dulu sebelum merintis Alibaba, Ma adalah seorang guru sehingga wajar jika dia mencintai dunia edukasi.

Ma mendirikan Alibaba bersama para rekan pada tahun 1999. Sejak itu, pertumbuhan Alibaba tak terbendung dan Ma menjadi salah satu orang terkaya di dunia. Harta terkininya menurut Forbes di kisaran USD 41 miliar.

Penggantinya sudah diumumkan sejak setahun silam, yakni Daniel Zhang. Sekarang CEO Alibaba, dia akan meneruskan posisi Jack Ma sebagai chairman. Ke depan Ma masih akan menjadi penasihat Alibaba.

Suksesi yang mulus dan budaya bagus yang ia tinggalkan di Alibaba membuat Ma banyak dipuji. "Dia sungguh membangun budaya yang kuat di Alibaba dan mereka masih gila berinovasi," kata Jeffrey Towson, profesor di Peking University. https://bit.ly/2D7jFbk